
sudah dua hari sikuro berada diluar goa sejak syin lun membawanya, sikuro berjalan santai menelusuri hutan kematian bagian dalam, ketika sikuro bertemu beberapa hewan buas saat berjalan dia mengacuhkan mereka dan terus berjalan.
''haah... apa tidak ada satupun hewan buas yang kuat dihutan kematian bagian dalam ini''batin sikuro yang mulai bosan karena tidak menemukan lawan yang sepadan dengannya.
"::::::::::::::::::::::::;
sikuro kini mempunyai badan setinggi 2,50m dan bulu-bulunya kini terlihat sedikit berubah dengang garis bercorak warna warni seperti warna elemen yang ada dalam tubuhnya.
''waauuw ini keren, aku pikir warna buluku akan hitam kelam selamanya, hah, lagi-lagi aku salah pikir,heh, kehidupan kelamku seperti warna buluku sudah berakhit berkat tuan, kini bulu kelamku yang dihiasi corak warna elemen akan menghiasi hidupku, hehehe...'' batin sikuro kagum dengan perubahannya yang sangat berbeda sebelum dia bertemu dengan syin lun.
selama seminggu sikuro berlatih dihutan kematian bagian dalam, sekarang sikuro berjalan santai menuju bagian terdalam untuk mencari lawan yang sepadan dengannya,
''aku harap dihutan terdalam ada yang bisa memuaskanku'' batin sikuro yang penuh harap, kemudian sikuro dengan santainya menantang beberapa hewan buas yang berpapasan dengannya, tidak butuh waktu lama untuk sikuro mengalahkan lawannya baik itu kelas 4,5,6 dan 7, karena lawan yang sanggup mengimbangin kekuatan sikuro sekarang hanya kelas 9 dan 10.
bagi sikuro yang sekarang memiliki inti bintang kegelapan dan intinya sendiri yang sudah disatukan bukan masalah besar untuk menghadapi lawan yang berada di kelas 9 dan 10 karena setelah kedua inti digabungkan sikuro langsung berada dikelas 7 dan dengan kekuatan penuhnya yang sudah kelas 8 dia sanggup mengimbangi lawan yang berada di kelas 11 seorang diri.
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
kediaman kei
''sayang tolong jangan terus mengabaikanku'' bujuk seorang pria yang terlihat paruh baya namun sudah 42 tahun, membujuk istrinya yang sedang ngambek karena marah.
''hah... kenapa aku harus memperhatikan pria sepertimu'' balas wanita itu yang juga istri sipria itu.
''sayang, bukankah itu karena dia sakit dan meninggal secara tiba-tiba'' jelas pria itu dengan wajah memelas.
''oh sakit dan meninggal begitu, KAU PIKIR AKU INI BODOH, KAU PIKIR AKU TIDAK TAU KAU YANG MENYURUH MEREKA UNTUK MEMBUNUHNYA'' balas si istri yang kemudian teriak kencang dengan tatapan penuh kebencian.
''xia sayang tolong jangan begitu, aku gak mungkin melakukan itu'' balas si suami dengan nada membujuk si istri yang ternyata ibunya syin lun.
__ADS_1
diluar ruangan ada beberapa orang yang sedang mendengar pembicaraan suami istri itu dan mereka tidak tau apa yang sedang terjadi, sehingga terjadinya pertengkaran mereka berdua, karena biasanya mereka berdua sangat akur dan saling menyayangi, tapi sekarang yang mereka dapatkan hanya pertengkaran dahsyat.
''hay kei san niu, jangan pikir aku tidak tau apa-apa, selama ini anakku selalu ditindas oleh anakmu yang lain, tapi apa yang kau lakukan ketika melihat anakku ditindas hah, kau hanya mengabaikannya hanya karena dia tidak punya bakat, ketika mereka merendahkanya kau hanya diam tidak memedulikannya, apa kau pantas disebut sebagai orang tua'' celoteh kai xia dengan amarah yang tertahan kepada si suami yang ternyata ayahnya kei syin oh no sekarang namanya sudah jadi syin lun.
''itu semua untuk keluarga kita, apa kau tidak malu memiliki anak cacat seperti sisampah itu yang hanya bisa mencoreng nama kuluargaku ini'' balas kei san niu yang mulai kesal.
''heuh... ok kalo gitu, mulai sekarang kau jangan harap untuk menyentuhku lagi atau bagaimana kalo kita cerai saja'' tutur kai xia yang sudah hampir meledak karena amarahnya pada sisuami dengan air mata yang sudah berlinang sejak awal pembicaraan.
si istri langsung melangkah pergi dari ruangan itu tampa menoleh lagi kebelakang, karena sudah tidak sanggup lagi mendengar suara suaminya.
''xia aku tidak akan pernah menceraikanmu'' tutur kei san niu kepada kai xia yang terus melang kah pergi, ketika kei san niu meraih tangan xia, tangannya langsung membeku karena uap dingin yang dikeluarkan oleh kai xia.
kai xia tidak peduli lagi dengan apa yang dilakukan oleh suaminya, dia terus berjalan meninggalkan ruangan itu hingga tak terlihat lagi oleh suaminya dan para pendengar yang budiman.
÷÷÷÷÷÷÷÷÷
goa
÷÷÷÷÷÷÷÷
dihutan kematian terdalam
sikuro yang sekarang sudah menginjakkan kaki dihutan kematian terdalam berencana untuk mengunjungi ibunya, karena sudah bosan keliling tanpa hasil yang memuaskan, ''apa ibu masih mengenaliku dengan tanpangku yang sekarang.
sikuro berjalan dengan santainya, seakan tempat itu daerah kekuasaannya, sekarang sikuro dapat melihat 5 hewan buas lainnya dan satu diantara mereka setinggi 8m lebih sedangkan yang lainnya setinggi 2,27m lebih kurang.
sikuro berjalan menuju kearah hewan buas yang paling besar tanpa menghiraukan hewan buas lainnya yang sudah mewaspadainya dengan ancang-ancang, sikuro tidak berhenti melangkah walaupun ada aura mengancam yang tertuju padanya.
hewan buas yang paling besar itu merasa familiar dengan kehadiran sikuro dan tidak mengambil tindakan apapun, dia hanya duduk santai sambil mengamati sikuro dengan cermat karena merasa familiar dengan kehadiran sikuro.
__ADS_1
sedangkan sikuro terus berjalan menuju kearah yang paling besar, ketika sikuro sudah ada disamping hewan buad yang paling besar dia mengusapkan tubuhnya pada hewan buas yang paling besar dengan manja dan berbicara dengan bahasanya.
grheuu!
groouuu!
graaaauuu!
sibesar yang tadinya hanya duduk santai membiarkan sikuro menggeserkan tubuhnya pada dirinya karena tidak merasa ada ancama dari sikuro mulai bangun mendengar gerangan sikuro.
''sayang apa ini benar dirimu'' tanya sibesar pada sikuro.
''iya bu ini kuro'' telepati sikuro pada sibesar yang tak lain ternyata ibunya sikuro ferrisi.
ferrisi mengalirkan air mata karena melihat sikuro yang kembali padanya, tapi ferrisi tidak sadar dengan perubahan sikuro karena sangat bahagia bisa melihat sikuro lagi, lalu beberapa saat kemudian dia baru sadar.
''sayang, kamu menjadi semakin tinggi ea,,, eh!!!... k.kamu s.sudah k.k.kelas 8!'' ujar ferrisi yang terkejut kemudian.
''hehehe... ea bu, tuan telah menyembuhkanku dan sekarang aku sudah bisa menggunakan elemen dan bukan hanya satu tapi lima elemen!'' telepati sikuro pada ibunya yang tercengang setelah mendengar apa yang dikatakan oleh sikuro.
''li.li.li.li.lima elemen!!!'' ujar ferrisi dengan sangat terkejut.
sedangkan hewan buas yang lain dan tak bukan adalah adik-adiknya sikuro menatap bingung kearah sikuro dan ferrisi, ditambah keterkejutan mereka karena perubahan sikuro yang ada didepan pandangan mereka tidak dapat mereka cerna dengan pikiran mereka, karena itu tidak mungkin untuk menembus 7 kelas sekaligus hanya dalam sebulan.
sikuro bersama keluarganya selama seminggu, dalam minggu itu adik-adik sikuro meminta maaf padanya karena dulu sering membullynya, sikuro melihat dan menatap mereka dengan serius pada saat itu, setelah ditinjau ternyata kelima saudara kecilnya itu tulus meminta maaf padanya.
sikuro menerima permintaan maaf mereka dan menasehati mereka agar tidak mengulanginya lagi perbuatan mereka pada siapapun kecuali musuh mereka yang mencari masalah duluan.
next
__ADS_1