TAIDANA ANCHISUKIRU (1000 Tittle)

TAIDANA ANCHISUKIRU (1000 Tittle)
8. anak serigala petir


__ADS_3

syin lun yang masih tercengah seorang diri dalam goa karena terkejut sekaligus tidak percaya kalo dirinya sudah melompati 6 tahapan penyihir dalam kurun waktu beberapa menit setelah dia menyalurkan mananya ke dantian penyalur.


''7000...7000...7000'' ujar syin lun yang masih belum sadarkan diri dari keterkejutannya.


beberapa saat kemudian setelah syin lun sadar dari ketetkejutannya, ''kalo 7000 lingkaran sihir yang kupunya berarti aku sudah berada pada tahap alam high human, kalo gitu berarti aku sudah jadi seorang penyihir tingkat holy saint dong!!!... hehehe...hahahaha....'' ujar syin lun yang kemudian tertawa terbahak-bahak seorang diri didalam goa.


~>tingkatan kekuatan penyihir tahap alam high human:


~sage (220 lingkaran)


~sage master (330 lingkaran)


~sage agung (550 lingkaran)


~saint sage (880 lingkaran)


~saint sage master (1500 lingkaran)


~saint sage agung (3000 lingkaran)


~holy saint (7000 lingkaran)


~holy saint master (11000 lingkaran)


~holy saint agung (15000 lingkaran)


~?????????


tidak hanya itu saja yang membuat syin lun terkejut syok hingga tidak sadar karena saking terkejutnya, syin lun juga terkejut melihat kalo dirinya kini sudah jadi seorang immortal bintang satu hanya dalam kurun waktu setahun.


~>tingkat basis kultivasi tahap alam dewa.


~half immortal (*1-*9)

__ADS_1


~immortal (*1-*9)


~holy immortal god (*1-*9)


~half venerable (*1-*9)


~venerable (*1-*9)


~holy venerable god (*1-*9)


~dewa bumi (*1-*9)


~dewa langit (*1-*9)


~dewa alam (*1-*9)


~??????


''kalo makan daging bakar melulu bosan juga, eum????, lebih baik kubuat alat-alat masak aja dengan besi mitris yang ada di goa sebelah yang kualitas tinggi'' ujar syin lun sambil berjalan kegoa sebelah yang terhubung satu sama lain.


syin lun yang sedang mengumpulkan beberapa besi mitris seukuran kepalan tangan orang dewasa untuk bahan pembuatan alat masaknya, setelah selasai mengumpulkan 5 besi mitris syin lun duduk diatas tanah dan mulai mengolah besi mitris untuk dijadikan alat masak.


syin lun pertama membuat wajan, dia melebur besi mitris dengan elemen api, setelah besi mitris cair syin lun kemudian membentuknya menjadi wajan setelah terbentuk sempurna dia membasuh wajan yang telah dibuatnya dengan elemen air yang dikeluarkan dari udara oleh syin lun.


kemudian syin lun membuat sebuah panci dengan proses yang sama dan syin lun juga membuat beberapa alat masak yang lain dan syin lun juga membuat alat makan yang dikiranya perlu salama dia hidup didalam goa.


tiga jam lebih telah berlalu, kini didepan syin lun terdapat beberapa alat masak seperti, wajan, panci beserta tutupnya, sendok masak, sendok goreng dan penyaring gorengan dan ada juga alat makan seperti, piring, sendok makan, garpu dan mug beserta tutupnya.


setelah itu, syin lun membereskan alat dapurnya dan memasukkan alat dapur itu kedalam cincin dimensi, kemudian syin lun mulai bosan karena tidak tau harus melakukan apa untuk menghilangkan kesendiriannya.


sudah beberapa hari terlewatkan yang dia lakukan hanya berkultivasi, makan dan tidur namun kejenuhannya tidak kunjung hilang malah membuatnya makin jenuh, karena sudah tidak sanggup menahan lagi akan kebosanan tanpa teman bicara didalam goa, akhirnya syin lun memutuskan untuk keluar dari goa selama beberapa hari, ketika keluar dari goa, syin lun tidak lupa untuk memasang segel pada pintu goa, agar tidak ada yang masuk kedalam goa tempatnya tinggal.


2 hari telah berlalu selama syin lun keluar dari goa, pada hari pertama syin lun keluar dari goa dia pergi kearah dalam hutan kematian, hitung-hitung untuk melepas kejenuhan dia bertarung dengan beberapa moster kelas 4 dan 5, namun karena salah hitung tempat melepaskan kejenuhannya dia malah keasyikan saat bertarung dan membunuh lebih dari 500,000 hewan buas.

__ADS_1


pada hari kedua, syin lun sudah berada dikedalaman hutan kematian tingkat 3 yang mana tidak ada seorangpun berani untuk menginjakkan kakinya disana, karena dikedalaman hutan kematian tingkat 3 ada banyak sekali hewan buas yang sudah berevolusi menjadi makhluk buas.


makhluk buas adalah hewan buas yang berevolusi menjadi lebih pinter dan kebanyakan mereka itu kelas 7 s/d 10, kelas 7 setara dengan pendekar master dan semakin tinggi kelas hewan buas maka semakin kuat kekuatan mereka, jika ada pendekar master yang ingin melawan hewan buas atau makhluk buas kelas sepuluh, maka dia harus mengumpulkan 20 orang yang berada pada tahap pendekar master puncak untuk mengalahkan seekor makhluk buas kelas 10.


karena makhluk buas kelas sepuluh itu setara dengan seorang pendekar tahap half saint bintang 2 puncak dan apabila untuk seorang penyihir jika ingin melawan makhluk buas maka dia harus setingkat dengan seorang sage.


diatas pohon besar ada seorang pemuda yang sedang duduk santai diatas cabang pohon besar itu, siapakah dia, dia adalah seseorang yang tidak lain dan tidak bukan syin lun itu sendiri.


saat sedang menikmati udara sejuk diatas pohon, syin lun tidak sengaja melihat seekor anak serigala petir ditindas oleh 4 anak serigala petir lainnya, syin lun yang sedang menonton tiba-tiba sedikit penasaran dengan anak serigala yang ditindas oleh anak serigala petit lainnya.


akhirnya syin lun turun dari atas pohon untuk melihat lebih dekat anak serigala petir itu dan mendarat tepat didepan mereka '' hai kalian, kenapa kalian menindas saudara kalian'' tanya syin lun pada 4 anak serigala petir yang menindas.


''hai manusia apa yang kau lakukan disini'' tanya seekor serigala petir dewasa yang datang pas setelah syin lun bertanya pada 4 anak serigala petir yang menindas.


''hah... aku cuman jalan-jalan untuk menghilangkan kebosananku dan saat aku sedang istirahat dicabang pohon besar itu aku tidak sengaja melihat mereka menindas dia, karena aku sedikit penasaran pada serigala kecil hitam ini jadi aku menghampiri mereka dan ingin kutanyai kenapa mereka menindas saudara mereka sendiri'' ujar syin lun pada siserigala petir yang dewasa.


''hah... apa kau bodoh jalan-jalan dihutan kematian dan lagi ini diwilayah terdalam dari hutan kematian yang dihuni oleh ribuan hewan buas yang sudah berevolusi, apa kau sedang mencari mati, wahai manusia bodoh'' tanya siserigala dewasa pada syin lun sambil menjelaskan keadaan hutan kematian terdalam.


'' aku tau itu dan aku tidak bodoh, walaupun kamu ingin membunuhku kamu tidak akan bisa karena aku lebih kuat darimu'' ujar syin lun pada siserigala dewasa sambil mengeluarkan tekanan aura tingkat half god.


''a...a...apa seorang tahap half god'' ucap siserigala yang tersuduk ketanah karena merasakan tekanan aura yang dikeluarkan oleh syin lun.


''apa kau masih meremehkanku wahai nyonya serigala petir'' ucap syin lun pada siserigala petir yang tersuduk ditanah, ''tidak...tidak...tidak... aku tidak berani, dan mana mungkin seorang half god datang kehutan kematian terdalam hanya untuk jalan-jalan'' ucap siserigala dengan rasa takut terhadap syin lun dan juga mengomentasi syin lun yang seorang half god tapi hanya jalan-jalan dihutan kematian terdalam mana mungkin dia percaya.


''aku sungguh hanya jalan-jalan dan tidak ada niatan untuk membunuhmu, jadi kau tidak usah gemetaran gitu'' ujar syin lun yang membenarkan kata-katanya, ''oh ya, apa kau punya nama'' tanya syin lun dengan santai pada siserigala.


''punya, namaku ferrisi dan apa benar tuan tidak akan membunuhku'' jawab siserigala sambil memastikan kebenaran dari ucapan syin lun, ''ia aku tidak ada niatan tuk membunuhmu dan apa kau tau kenapa sikecil ini mempunyai warna bulu yang berbeda dengan yang lainnya, aku sedikit penasaran dengan sikecil ini'' jawab syin lun sambil menanyakan tentang serigala kecil yang ditindas.


''ah itu karena beberapa hari setelah ia lahir, tanpa sengaja dia memakan sebuah batu hitam dan tertidur, ketika tertidur bulunya mulai berubah dikit demi sedikit hingga warna bulunya berubah menjadi hitam sepenuhnya dan dia juga tidak lagi mempunyai energi elemen apapun ditubuhnya setelah kejadian'' jawan ferrisi atas pertanyaan syin lun.


''kalo aku membawanya bersamaku apa kau keberatan, lagipula disini dia hanya akan ditindas oleh saudaranya yang lain'' tanya syin lun pada ferrisi, sedangkan ferrisi terkejut dengan pertanyaan syin lun yang ingin membawa anaknya, ''anu... tua ingin melakukan apa pada anakku'' tanya ferrisi pada syin lun dengan wajah sedikit sedih.


''kamu tidak usah khawatir, aku hanya ingin seorang teman untuk menemaniku, karena aku hanya tinggal sendirian dihutan ini'' jawab syin lun.

__ADS_1


__ADS_2