Tak Pantas Untuk Cintamu

Tak Pantas Untuk Cintamu
Bab 10 Hak Suami


__ADS_3

Kaila dapat melihat keinginan seorang pria terhadap tubuh wanita dalam tatapan pria itu.


Kaila menundukkan kepala dan berhenti berbicara untuk sementara waktu.


Erick mengambil mangkuk yang Kaila pakai tadi untuk mengisi semangkuk sup untuk dirinya sendiri, lalu dengan elegan mulai menikmati makan malamnya sambil berkata, "Kopermu sudah kupindah ke lantai atas, tapi pakaianmu sudah tua, carilah seseorang untuk beli yang baru besok, merek apa yang kamu suka?"


Kaila menatapnya dengan tak percaya lagi.


Merek?


Tentu saja semakin terkenal semakin baik!


Tapi dirinya hanyalah seorang wanita yang bangkrut sekarang, jadi memangnya merek apa yang dibutuhkan?


Dia hanya memakai pakaian yang biasa-biasa saja.


"Sebaiknya jangan lakukan itu!"


Dia menundukkan kepala untuk mengingatkan pria itu.


Pria itu langsung berhenti makan, menatapnya dan bertanya, "Kenapa?"


"Cukup urus saja wanitamu sendiri!"


Tangan Kaila menggenggam bagian bawah meja.


"Betul juga."


Erick tiba-tiba setuju.


Kaila menghentikan genggam tangan di bagian bawah meja, tapi napasnya gemetar!


Pria itu benar-benar memperlakukan Amelia dengan sangat baik, mulai dari makanan, pakaian, perumahan dan transportasi hingga perawatan dari dokter.


Yang lebih penting lagi, di antara semua orang, hanya Amelia yang boleh menyentuhnya!


Kaila mau tidak mau berbalik untuk melihat pria itu, dan pria itu sudah makan dengan serius.


Pria itu benar-benar tipe pria yang terlihat tampan walaupun sedang makan!


Kaila tahu dirinya sudah tergila-gila pada pria itu, dan sekarang ingin tahu, bagaimana cara agar dia bisa menyerah pada Erick yang begitu mulia dan anggun untuk jatuh cinta pada orang lain?


Erick tidak tahu apa yang Kaila pikirkan, tapi tiba-tiba menatapnya dan berkata, "Entah kenapa aku merasa rugi."


Kaila merasakan napas yang tidak dikenal di telinganya, dan segera menghindar tanpa sadar, kemudian berbalik untuk menatap pria itu, "Rugi apa?"


"Kamu itu istriku, tapi aku tidak pernah menggunakan hak suamiku!"


"..."


"Rugi sekali kalau cerai begitu saja."


"..."


Kaila merasa pusing dan tubuhnya gemetar!


Tetapi tak lama kemudian, dia tahu dari senyum pria itu bahwa pria itu hanya sedang mempermainkannya!


Bagaimana pria itu boleh melakukan ini?


Kaila tidak percaya pria itu tidak tahu bahwa dia masih mencintainya!


Pria itu menyebalkan sekali!

__ADS_1


Matanya terasa semakin berat, setelah menyadari tubuhnya mulai jatuh, dia tidak peduli tentang apapun lagi dan segera bangkit, "Aku mau ke lantai atas!"


Kaila melarikan diri saat tengah malam saat pria itu sedang tidur.


Kaila tahu dirinya bukan tipe yang disukai pria itu, meskipun Amelia itu penyakitan, tapi setidaknya masih punya semua kriteria yang tidak dirinya punya.


Dia membawa koper dan berjalan keluar dari kompleks dengan cepat, melewati sudut jalan yang sepi, dan berbelok ke rumah di seberangnya.


Dia tidak berani tinggal lebih lama lagi, dia sadar dirinya tidak sehebat pria itu, selama tinggal bersama pria itu, dia pasti tidak akan berhasil menahan diri dan semakin terjebak dengan perasaan.


Jika dia tinggal lebih lama lagi, dia takut akan memohon pada pria itu untuk tidak bercerai!


Dia takut akan kehilangan satu-satunya harga diri yang tersisa karena pria itu!


Erick Dawson, satu-satunya pria yang dicintainya sejak kecil!


——


Kaila kembali ke rumah ibunya.


Sebenarnya, rumah ibunya tidak terlalu buruk, hanya berjarak satu jalan dari kompleks kelas atas milik Erick.


Sisa dari rumah yang dimiliki keluarga Melton sudah disita, hanya ini satu-satunya properti milik ibunya sebelum nikah, bangunan seluas 80 meter persegi.


Kaila meletakkan koper di pintu dan memasuki kamar ibunya.


Di atas meja samping tempat tidur masih ada foto dia dan ibunya yang diambil beberapa tahun lalu.


Kaila mengambil dan melihatnya, lalu tanpa sadar menyentuh wajah wanita foto itu.


"Bu, putrimu ini tidak akan mengecewakanmu!"


Kaila bergumam dengan suara rendah.


Dia dulunya sombong! Saat tertawa juga sangat berlebihan dan keras!


Dia hampir tidak bisa mengingat seperti apa wajah dirinya yang dulu!


——


Pada pukul sepuluh keesokan harinya, dia keluar dengan pakaian formal dan makan di restoran dekat stasiun TV, tiba-tiba seseorang muncul di depannya, "Kaila!"


Amelia menatapnya sambil tersenyum.


"Kak Amelia!"


Kaila tersenyum paksa.


Amelia duduk di sampingnya sambil ditemani seorang pria tampan.


Amelia memperkenalkan. "Ini pengawal yang dicari Erick untukku, kamu juga tahu kalau Erick itu sangat perhatian padaku."


Kaila tersenyum ringan dan menundukkan kepala untuk lanjut memakan sarapannya sendiri.


"Kaila, Tante sudah tiada, aku seharusnya tidak mendesakmu, tapi mengingat tubuhku yang akan bertahan lama lagi, aku beneran mau masuk gereja bersama Erick secepat mungkin," kata Ameila dengan sedih!


Kaila merasa tidak nyaman tapi tetap tersenyum sopan, Amelia sudah mengatakannya dengan sangat jelas, dan Kaila juga menangkap artinya dengan jelas.


Satu-satunya hal yang dia tidak suka adalah diikuti!


"Kami sudah tanda tangan surat cerai, cuman dokumen keluarga Dawson diambil sama kakek, jadi terpaksa harus ditunda beberapa hari," kata Kaila dengan jujur!


"Begitu ya?"

__ADS_1


Ameila tampak lega.


"Mm!"


Kaila mengangguk dan tidak mengatakan apa-apa lagi.


"Penyakit ini sungguh membuatku banyak pikir setiap hari, Kaila, jangan salahkan aku, sebenarnya aku tahu tidak ada yang terjadi di antara kalian berdua, karena kamu bukan tipe Erick, dia hanya merawatmu sebagai seorang kakak laki-laki karena ibumu baru saja meninggal, aku..."


"Iya, dia hanya merawatku sebagai kakak laki-laki, apa yang harus kamu khawatirkan Kak Amelia?"


Kaila kehilangan nafsu makan, jadi langsung pergi setelah mengatakan itu.


Ameila berkata, "Kaila!"


Kaila tidak suka wanita itu memanggil namanya, jadi berjalan ke arah Ameila lagi: "Kak Ameila, berhenti mengikutiku!"


Amelia pada awalnya bingung, kemudian bertingkah seperti tidak bersalah. "Kaila, apa yang kamu bicarakan?"


Kaila langsung melangkah pergi.


Tangan Ameila yang ada di pangkuan tiba-tiba mengepal erat, matanya yang awalnya polos dan kasihan tiba-tiba berubah total.


Kaila berharap bisa segera bercerai, secepat mungkin.


Hidupnya tidak akan ada Ameila atau Erick lagi!


Tapi kakek tidak kunjung pulang, dia takut setelah waktu yang lama, Erick akan salah paham kalau dia yang tidak membiarkan kakek pulang.


Bagaimanapun, Tuan Besar dan Nyonya Besar selalu memperlakukan Kaila seperti cucu kandung!


Hari ini adalah pertama kalinya dia memasuki studio untuk menjadi pembawa acara berita siang hari selama tiga puluh menit.


Setelah merapikan rambut panjangnya dan memakai setelan formal ungu, dia berjalan ke studio, duduk di depan panggung sambil dibimbing oleh seorang pembawa berita yang berpengalaman, dan memulai pekerjaan pertamanya setelah pulang ke Indonesia.


Karena ini adalah siaran langsung, jadi semua orang yang membuka saluran ini dapat melihatnya.


Beberapa restoran hotel bahkan akan membuka saluran TV tentang berita saat siang hari.


Sekarang Erick sedang makan bersama William dan Gabriel di sebuah restoran bawah tanah, ketika mendengar suara yang dikenal muncul di TV yang bergantung di atas,


Mereka bertiga langsung melihat ke sumber suara secara bersamaan.


"Itu Kaila, kan?"


"Dia jadi pembawa berita? Kau yang carikan pekerjaan itu untuknya ya Erick?"


"Bukan."


Menghadapi pertanyaan itu, dia hanya teringat saat bangun pagi, Kaila beserta kopernya sudah tiada.


Dia lalai tadi malam!


Ketiganya memasuki ruang pribadi, dan William berkata, "Kudengar pembawa berita itu sangat populer baru-baru ini, beberapa lelaki tua sering mencari selingkuhan di sana!"


"Erick, Kaila tidak akan dipanggil untuk menemani orang-orang itu makan malam, kan? Lagipula tidak ada yang tahu tentang pernikahanmu dengan Kaila."


Gabriel mengingatkannya.


"Mereka sebentar lagi akan cerai, walaupun Kaila kecil kita dibungkus oleh pria lain, memangnya ada hubungan dengan Erick?"


William tiba-tiba mengatakan itu.


"Betul sekali."

__ADS_1


Baru pada saat itulah Gabriel menyadari bahwa hubungan antara Kaila dan Erick itu akan menjadi status mantan tidak lama lagi.


__ADS_2