
"Hmm abang ngak yakin dia mau kesini"Kata cello menunduk."Emang kenapa dia marah sama abang, Abang buat dia marah ya,minta aja sama calvin agar dia ngak marah lagi sama abang"kata sang momy."iya itu abang jahil banget sih kalau sama risa baru ketemu aja udah buat dia marah,pantasan dia ninggalin Abang waktu itu tanpa mau bicara dulu sama abang"Timpal sang papa.
Cello menatap kedua orang tua nya bergantian,dia memikirkan apa dia harus menceritakan semuanya atau tidak pada orang tuanya,"Mom bang calvin udah ngak ada"Kata cello menatap mamanya,karena dia tau momynya sudah menganggap risa dan calvin sebagai anaknya.
"Maksud kamu apa bang,jangan bercandadeh"Ujar momynya kesal,dia kesal sendiri kepada anaknya dia memang suka bercanda tapi dia tidak suka apabila bercanda tentang hal semacam ini.
"Cello ngak bercanda mom,Abang calvin emang udah meninggal"Kata cello yakin,momy Cello menutup mulutnya yang sedikit menganga akibat mendengar kata Cello."Bang calvin meninggal dua hari setelah Cello dan risa lulus,Dan saat itu kita sedang di kota B tempat kakek nenek"Ujar cello lagi.
"Kenapa Calvin sampai meninggal bang"Daddy Cello mengangkat suara nya.
"Yang cello tau kecelakaan dad"Jawab cello.
"Cello pamit ded,mom Cello mau ketemu risa dulu"Pamit cello setelah menyelesaikan sarapannya.Dia hanya mendapat anggukan dari kedua orang tua nya.
Sekarang Cello sudah berada di depan pintu ruang inap Risa,Cello mulai membuka pintunya,dia mengucap salam,dan bersalaman kepada mama risa.
__ADS_1
"Tante udah sarapan"Tanya Cello setelah dipersilahkan untuk duduk,
"Belum"Jawab wita
"Kalau gitu biar cello aja yang jagain Risanya,tante mending sarapan dulu"Kata cello sambil melirik ke arah risa yang masih tidur"Lagian risa masih tidurkan"Tambah cello lagi"Yaudah tante titip risa ya,tante juga lapar"Kata wita,dan dibalas anggukan oleh cello.
Cello mendekati ranjang Risa"Sa gue minta maaf,gue tau gue salah, karena ingkarin janji gue ke lo, Seharusnya gue ada saat lo butuh gue,tapi lo tau saat itu gue pergi ke rumah kakek,nenek.Gue ngak tau kalau bang calvin meninggal saat itu,gue minta maaf.Lo tau gue sakit saat lo pergi,gue udah cari lo tapi gue ngak pernah nemuin lo,gue rindu banget sama lo tapi saat kita bertemu lo malah kayak ngak kenal sama gue"kata cello sendu dengan mata yang sudah berkaca-kaca"Lo tau ngak kalau dad sama momy rindu lo dan juga bang calvin,momy marahin gue saat dia tau lo marah sama gue,dia bilang gue itu jahil sama nakal dan itu penyebab lo pergi ninggalin gue tanpa ngasih tau, Sebenarnya yang anak momy itu gue atau lo sih"kata Cello terkekeh kecil"Tapi momy hampir nangis dengar bang calvin udah ngak ada"Kata cello lagi.
"Lo ngak salah gue aja yang cenggeng,manja makanya gue kayak gini"Kata risa,dia sudah bangun saat mamanya pergi ,dia hanya pura-pura tidur karena malas untuk melihat cello,Karena dia masih sakit lihat orang yang membuat dia kehilangan kakaknya.
#FLASHBACK#
Saat akan beranjak dari duduknya Risa mendapat chat dari Diva yang mengirim foto cello yang sedang memeluk gadis yang tidak risa kenal di bandara,Risa kecewa dengan Cello,dia kesal,tanpa dia sadari air matanya mengalir deras dipipinya yang tembem'mic,mic ingkarin janji,mic yang ngajak yisa ketemu di taman kota tapi mic ngak datang, katanya mic akan ngepentingin yisa dari yang lain tapi mic buat yisa nunggu lama'Batin Risa
Dia mengangkat telepon yang ada digenggamannya,tertera nama abang calvin dengan emot love.
__ADS_1
"Hallo bang,hiks bang Risa benci mic,mic buat Risa nunggu lama,dia ngak sayang lagi sama risa, jemput risa bang,hiks"Kata risa sesungukan.
"Risa,Risa kenapa sayang, Sekarang risa dimana,abang jemput risa ya"Kata calvin di sebrang sana dengan lembut,dan nada khawatir.
"Risa di taman kota bang,,,akh"Teriak risa di akhir karena ada preman yang menggangunya.
"RISA"Panik Calvin.
Calvin segera melajukan motornya dia sangat cemas dengan adiknya,dia tak pernah Dengar adiknya menangis seperti tadi dan juga dia mendengar teriakkan risa yang membuat dia semakin cemas.Untungnya taman kota tak jauh dari rumahnya.Calvin sudah bisa melihat risa, dia melihat Risa sedang di ganggu oleh tiga preman.Calvin memberhentikan motonya di dekat Risa dan ketiga preman tersebut,Calvin turun dari motor dan langsung saja memukul ketiga preman tersebut,dan tanpa sengaja salah satu preman mendorong Calvin ke arah jalan raya dan diasana melaju lah mobil yang sangat kencang dan menabrak Calvin hingga membuat kepalanya terbentur trotoar jalan.
Risa memekik keras saat melihat abangnya tertabrak mobil,dia mendekati abangnya,dia bersimpuh dan membawa kepala abangnya ke pahanya"Abang"Serak Risa dengan air mata semakin deras"Risa"Kata Calvin senyum dengan menahan sakit,"Risa harus janji sama abang jangan nangis ya,ngak boleh cengeng karena tangisan adik abang membuat abanh sakit"Kata Calvin lagi"Risa janji ngak akan nangis lagi tapi abang ngak boleh ninggalin risa"Ujar risa,bajunya sudah kena darah dari kepala Calvin tapi dia tidak peduli,Calvin hanya tersenyum mendengar pernyataan adiknya,dia mulai kehilangan kesadarannya,kata terakhir yang dia dengar adalah teriakan sang adik memanggilnya.
Calvin di larikan kerumah sakit dia mengalami pendarahan hebat di kepala dan itu menyebabkan dia koma tapi itu tak bertahan lama dia menghembuskan nafas terakhir nya pada keesokan hari, itu membuat risa kehilangan dia menyalahka dirinya.
Semenjak saat itu risa menjadi gadis kasar,galak,dan dia juga meminta untuk pindah rumah agar dia tidak terbayang bayang kakaknya tapi ada alasan lain dia meminta pindah rumah yaitu dia tidak ingin bertemu lagi dengan Cello.
__ADS_1
#FLASHBACK#
*BERSAMBUNG*