Takdir Panjang Cinta RISA

Takdir Panjang Cinta RISA
14


__ADS_3

"Sa apa yang harus mic lakuin supaya yisa maafin,mic"Cello masih berusaha untuk membujuk Risa untuk memaafkan nya


"Sa jangan diamin mic kaya gini"Cello ingin menggenggam tangan Risa tapi risa langsung menarik tangan nya,"Sa,mic kangen apa yisa ngak kangen sama mic,apa kata ayah benar ya,yisa marah ke mic karena,mic jahil,mic janji nggak akan jahil lagi,mic mohon jangan diamin mic lagi"Ucap Cello sambil mengatupkan tangannya.Sebenarnya Risa ingin sekali memeluk Cello saat ini tapi karena dia masih ada rasa kecewa terhadap Cello membuat dia takut untuk percaya lagi terhadap laki-laki yang ada di depannya.Ingin sekali dia menangis untuk mencurahkan semua yang dia rasa saat tiga tahun lalu kepada orang yang di depannya, Seperti apa yang dia lakukan tiga tahun lalu tapi sekarang beda,dia tidak hanya kecewa karena Cello tidak datang ke taman tapi dia juga sakit saat dia butuh Cello tapi Cello tidak ada,tidak seperti janji yang selalu dia katakan kepada *Risa'risa jangan nangis kan ada mama,papa, juga ada Cello,abang cuman tiga hari doang kok,ngak lama'kata Calvin"tapi nanti mama sama papa mereka sibuk di ladang,siapa risa bawa untuk kedanau beli eskrim,bantu risa belajar"ujar risa"Kan ada mic,yisa ngak udah nangis,mic kan selalu ada buat yisa,jangan nangis lagi jelek tau"kata mic,tapi itu nggak membuat risa melepaskan tangannya dari leher abangnya karena posisinya sekarang Risa tidak mau melepaskan pelukan Calvin dia memangku erat leher abangnya,karena Calvin akan pergi untuk kemping dengan rombongan sekolahnya."Ngak pokoknya risa ikut"kata risa "Kalau yisa main siapa dong yang nemenin mic main,dan juga kata momy dia mau buat cake kesukaan risa loh"kata Cello"tapi nggak papasih yisa pergi kan Mic ngak perlu bagi bagi cakenya sama yisa"Cello lagi dengan nada senang.


Akhirnya Risa membolehkan abangnya untuk pergi, Sekarang dia berada dibelakang rumah Cello,disana terdapat halaman yang besar dengan rumah pohon dan ayunan,Risa sedang duduk di ayunan dengan muka di tekuk"Bahhh"Ujar cello mengangetkan,tapi Risa tidak sedikitpun kaget"Yisa nggak suka ya sama main sama mic"ujar Cello"Ngak kok yisa suka main sama mic,tapi yisa kangen sama abang"Jawab risa menatap sendu Cello dengan mata yang berkaca-kaca."Jangan nangis,Yisa tau ngak,kalau suatu saat Abang calvin akan menikah dan mempunyai keluarga sendiri,pasti dia akan ninggalin Yisa,tapi mic janji sama Yisa,mic ngak akan ninggalin Yisa karena suatu saat kita akan bersama,apapun yang terjadi mic akan dengerin keluh kesah Yisa,Mic akan buat toko Serba coklat ,dan juga mic akan bawa Yisa keliling dunia dan Yisa kan mau coba buat boneka salju"Ujar Cello panjang lebar, Karena dia pernah dengar kalau risa bangun ingin ada toko dengan menjual cake coklat, eskrim coklat,dam semuanya khusus coklat,dan tentu saja melihat semua dunia dan membuat boneka salju juga merupakan impian Risa*.


Risa teringat dengan perkataan Cello saat mereka masih kelas satu SMP,tapi sua tahun saja,Cello telah mengingkari janjinya,Risa benci itu.Risa meneteskan air matanya dia terisak saat kenangan itu meruak di kepalanya.


Sedangkan Cello yang melihat Risa terisak langsung saja membawa risa kepelukannya,dia tidak lagi berkata kata,dia hanya mengelus punggung Risa lembut.


Risa melonggarkan pelukan Cello dia menatap wajah yang dia rindukan sekaligus wajah yang dia harap lupakan,dia melihat Cello juga meneteskan air matanya,"Yisa,,hiks, hiks,,Benci Mic"Ujar Risa terbata bata


"Iya mic salah,mic salah,mic ngak ada disamping Yisa saat yisa butuh Mic"Kata Cello dan kembali memeluk Risa erat dan juga dibalas Risa.


Beberapa saat setelah Risa tidak menangis lagi,dia mulai melepaskan pelukan Cello,Cello pun duduk di sebelah ranjang Risa.


Risa menatap Cello, ternyata setelah sekian lama dia masih tidak bisa melupakan orang yang di depannya tapi sekarang ada bedanya dia hanya menganggap Cello sebagai sahabatnya tak lebih,Karena hatinya tak lagi untuk Cello.


"Yisa,, Mic minta maaf ya"Kata cello lembut.

__ADS_1


"Hmm iya,,,tapi Mic harus jawab dulu apa kesalahan Mic"Tanya Risa.


"Karena mic ngak ada pas Risa membutuhkan Mic"Jawab cello yakin,"Ngak itu aja ada satu lagi"Jawab Risa menggeleng-gelengkan kepalanya"Mic juga ngak datang pas di taman,padahal Mic yang buat janji"Kata Risa Cemberut."Sebab itu Yisa ngak mau ketemu Mic,Mic bilang akan selalu ngutamain Yisa tapi mic aja lupa sama yisa,Yisa juga yanv minta pindah rumah ke papa"Ujar risa lagi.


Oh astaga dia benar benar lupa dengan janji tersebut,pantasan risa marah, sampai pergi tanpa pamit padanya.


"Itu yang buat Bang calvin pergi,andai yisa ngak nangis dan ngak nelvon bang calvin pasti bang calvin masih ada"Kata Risa lagi dengan air mata tertahan.


Belum sempat Cello menjawab ada suara dari luar,dan ternyata teman teman Risa telah ada sejak tadi, mereka mendengarkan kata Cello dan Risa.


"Hy"Sapa Lisa dan Diva kikuk


Abi merasa takut saat Risa akan kembali pada Cello,padahal dia sendiri mengatakan tidak memiliki perasaan kepada Risa,Tapi apa sekarang dia mulai cinta pada risa,'entalah'hanya itu jawaban yang dia berikan pada pikiran nya.


"Pagi"Kata suster di depan pintu dia membawa sarapan untuk risa.Semua melihat kepada suster tersebut.


"Ini sarapannya nona"Kata suster tersebut sebelum keluar dari ruangan inap risa.


"sini gue suapin"

__ADS_1


"Mic suapin ya"


Ucap Abi dan Cello bersama.


Abi dan Cello bertatapan,tapi Abi mengalah karena Cello memang belum tau hubungan Abi dan Risa yang sebenarnya.


Cello menyuapi Risa dengan telaten


"Udah mic,yisa kenyang"Kata Risa,sudah beberapa kali Risa mengatakan itu tapi mic selalu bilang dikit lagi,tapi Karena Risa sudah ingin marah maka Cello mendengarkan nya.


"Yaudah, nih minumnya"Kata Cello,memberikan segelas air putih pada Risa.


"Lo sakit apa sih sa,sampai dirawat"Kata Diva yang telah mendudukkan dirinya pada sofa sejak tadi dan diikuti dengan yang lainnya.


"Gue ngak papa kok"Kata Risa memberikan gelas yang sudah kosong pada Cello.


"Lo ngak bohong kan"Kata lisa"Ngak"Jawab Risa singkat.


Mereka ngobrol dan sesekali tertawa,hingga ada yang membuka pintu ruang inap Risa.

__ADS_1


*BERSAMBUNG*


__ADS_2