Takdir Panjang Cinta RISA

Takdir Panjang Cinta RISA
07


__ADS_3

Sekarang keluarga Aditama telah duduk di kursi yang telah mereka pesan dan tentu saja di sana juga sudah terdapat keluarga Aby.


Selepas mereka berbicara basa basi,dan telah melaksanakan makan malam bersama.Ayah Aby pun mulai berbicara dengan serius


"Hm,,, karena kita sudah selesai,mari kita mulai membahas hal yang sudah kita tetapkan sebelumnya"Ujar ayah Abi serius


"Ah,kau benar"ucap papa risa"Dan Sekarang mari kita dengarkan keputusan yang telah diambil oleh anak-anak"ucapnya lahi sambil melirik Risa dam Abi bergantian.


"Bagaimana keputusan mu nak"Tanya ibu Abi kepada calon menantu nya dan membuat semua yang berada di meja tersebut melihat kearahnya.


"hm,,,baiklah tapi keputusan ku tetap berada pada keputusan akhir yang akan diambil Abi"ujarnya mantap dan membuat semua mata tertuju pada Abi."Apa,,,Huft baiklah itu akan terlaksana"Akhir keputusan Abi dan membuat yang disana tersemut senang berbeda dengan orang yang terlibat.


Seperti Risa seharusnya dia senang karena dia bisa bertunangan dengan Abi sang pujaan hati,tapi ada sesuatu yang membuat hati nya tidak tenang Karena hati kecilnya selalu berkata ini keputusan yang salah.Tapi dia berusaha menepis semua itu karena melihat betapa senangnya keluarga nya.

__ADS_1


Tapi berbeda dengan Abi dia tidak senang, karena ini tidak sesuai dengan isi hatinya dan dia benar" tidak menyukai Risa'apa kamu bahagia sekarang diva,aku telah mengabulkan permintaan mu,,,,,semoga kau bahagia'batin abi sambil tersenyum miris.


"Baiklah itu keputusan yang baik,,,,.Satu hari setelah kalian selesai ujian semester ganjil,kita akan melakukan pertunangan nya"ujar mama risa semangat.


"Bukankah itu terlalu cepat ma"ujar risa, karena menurut nya itu terlalu cepat.Bagaimana tidak sekarang itu hari kamis dan besok Jum'at dan berarti besoklah dia akan mengambil no ujiannya,hari senin dia mulai ujian selesai hari Jum'at kemudian Sabtu dia langsung bertunangan dan kapan dia akan mempersiapkan nya.Dan juga bukan kah hari Senin setelah dia ujian semester dia akan ke kota J untuk kemoterapi.


"Tenang saja kalian tidak perlu repot-repot karena kami para orang tua akan melakukan persiapan nya"Ujar ibu Abi dengan senyum yang masih merekat di senyumnya dan tentu saja perkataan nya di iyakan oleh yang lain.


"Terserah ibu saja"ujar abi parsah,karena dia tidak berniat untuk lebih lama lagi dalam kondisi ini.


"hmm,iya"ujar abi


"Baiklah by by,,,"ujar ibu ibu tersebut pergi sambil bergandengan dengan pasangan masing masing.

__ADS_1


Hening seketika saat para orang tua telah pergi dan itu membuat risa tak nyaman dengan situasi saat ini"khm"risa bedehem karena ingin memulai percakapan


"lo serius dengan keputusan lo"ujar nya lagi


"Ya,,gue serius"jawab abi


"Apa lo ngak punya orang spesial gitu atau pacar dan apa lo ngak mencintai seseorang gitu"tanya risa panjang lebar, dan membuat abi hanya diam ,Risa melihat abi yang hanya diam, kembali mulai mengangkat suara


"Gue bicara kaya gitu, gue hanya ingin memastikan aja agar disini ngak ada orang yang tersakiti,,,dan agar gue yakin buat belajar mencintai lo, karena gue ngak mau main main dengan sebuah hubungan"Risa menjeda kata katanya sebentar untuk mengambil nafas"gue tau kita masih di bilang remaja,yang suka labil,tapi gue punya prinsip tersendiri tentang sebuah hubungan"katanya lagi dan menatap dalam manik mata abi


"Gue tau sekarang mungkin,gue belum ada rasa sama lo tapi gue akan terus berusaha buat buka hati buat lo dan gue serius dengan keputusan gue"kata abi juga menatap risa tapi dia tidak tau apa benar dia bisa melupakan diva dan mencintai risa.Tapi biarlah demi janji nya dengan diva.


"Dan sekarang ayo pulang,udah malam besok kita udah mulai sekolahkan"ujar adi lagi sambil berdiri dari duduknya,berjalan keluar dan tentu saja diikuti risa.

__ADS_1


\*BERSAMBUNG\*


__ADS_2