
"Risa bangun,,,RISA"
Ceklek
"Astaga anak ini "
wita memijat pangkal hidung nya saat bagaimana anak semata wayangnya tidur.Anak nya seperti bukan seorang gadis yang tidur bagaimana tidak lihatlah kepala risa telah sampai di lantai kaki nya masih berada di atas kasurnya.
"Bagaimana bisa dia tidur dengan keaadaan seperti ini"
"Huff,,Risa bangun sudah siang,SAYANG bangun kau tidak sekolah hari ini"kata wita berkacak pinggang dan menekankan kata sayang.
Bagaimana lagi cara membangunkan anak ini pikir wita punya anak satu seperti punya anak seribu,,dan timbullah ide jahil wita kepada sang anak.
Wita berlalu masuk ke kamar mandi yang ada dikamar tersebut,dia keluar membawa se ember dayung yang akan dia gunakan untuk menyiram putrinya agar bangun.
BYURR,,,,
"Banjir,,banjir mama,papa banjir, tolong risa huhuhu mama papa tolong"Teriak risa
AWW
"ih mama jahil banget deh sama anak sendiri"
__ADS_1
ucap risa sambil mengelus pantatnya yang sakit karena terbentur lantai
"Apa" kata wita memelototkan matanya pada risa
Risa hanyan bisa meneguk salivanya
"Kamu itu sekolah engak sih lihat sekarang udah jam berapa"sambung wita sambil menunjuk jam yang ada di atas nakas sambil tempat tidur risa
"WHAT" risa melototkan matanya pada jam yang di nakas,dan bergegas kekamar mandi.
Astaga dia akan terlambat setengah jam lagi bagaimana ini dia saja menghabiskan waktu bersiap dua puluh menit dan berangkat sekolah dari rumahnya kesekolah menghabiskan waktu dua puluh menit juga
'oh astaga andai waktu bisa di putar kembali' batin risa
"Risa apa kau tidak makan dulu" kata sang mama
" tidak ma nanti saja di kantin sekolah "teriak risa sambil lari ke depan rumah untuk mengendarai mobil kesayangan nya yaitu hadiah ulang tahun sweet seventeen dari orang tuanya.
Risa sekarang telah tiba di parkiran sekolah nya,dia sedikit heran mengapa sekolah masih sepi pikirnya,padahal ia telah terlambat dan sekarang jam tujuh lewat,,,,eitss bentar sekarang masih jam tujuh tapi tadi jam yang ada di nakas menunjukkan bahwa ia telah telat,,ASTAGA......Mamanya benar" ajaib"batin risa.
Baru saja risa ingin melangkahkan kakinya ada orang yang memanggil nya
"RISA"
__ADS_1
Dia memutar bola matanya jengah,dia tau siapa orang yang memangilnya dengan berteriak sangat kencang,,,siapa lagi kalo bukan sahabat tercintanya yang sangat lebay,itulah pikirnya.
Risa tetap saja melangkahkan kaki nya untuk menuju ke kelas karena dia tidak mau membuang waktunya untuk melihat hal yang tak penting atau lebih tepatnya dia malas untuk menghadapi teman"nya karena dia merasa mood nya sedang buruk ulah sang mama tercinta.
ya karena Masalah jam di kamarnya yang di ubah sang mama yang membuat nya takut setengah mati.
Diva kembali bersuara"risa tungguin kita dong,,ih lo rese' banget sih"ujarnya yang terengah engah akibat berlari untuk mensejajarkan langkah nya dengan risa
"betul tuh"timpal lisa sama dengan diva.
Risa berhenti sejenak,dia menatap tajam keduanya sedangkan yang diatatap hanya menampilkan senyum pepsodennya.
Tiba mereka dikelas risa langsung saja duduk di bangkunya yang urutan tiga sebelah dinding dekat jendela yang menghadap lapangan basket.
Risa menyulungkupkan kepalanya ke bawah meja,Baru saja matanya terpejam bel sekolah terlebih dahulu berbunyi,ingin sekali ia mengeluarkan kata kata mutiaranya
tapi apa daya.
*BERSAMBUNG*
JANGAN LUPA LIKE DAN KALAU SUKA TAMBAH KE FAVORIT DAN VOTE YA GUYS...
DAN MAAF YA KALAU BANYAK TYPONYA KARNA INI KARYA PERTAMA AUTHOR,,,😘
__ADS_1