
"kamu,,,,
"aku udah dari tadi disini,,kamu aja yang ngak ngeh liat aku"Jelas Dafa.
Risa mengangguk-anggukan kepalanya
"ngapain"
"jemput kamu"Dafa cepat
"Ya udah Ayuk,,,,"Ajak Dafa
"Kemana?"tanya Risa heran
"ya kerumah nenek lah,,, emang mau kemana lagi"Jawab Dafa enteng
"Yaudah Ayuk nanti lambat,nenek marah"Ajak Dafa.
.....
Sesampai di rumah nenek Risa,,,dia langsung masuk tanpa menghiraukan Dafa,,
"Assalamualaikum nek,,,"Salam Risa masuk kedalam rumah.
"Waalaykumsalam nona Risa,, nyonya besar dan lainnya di halaman belakang nona"Ujar salah satu pelayan di rumah itu,Risa mengangguk tanda mengerti.
Risa melangkah menuju halaman belakang,,disana sudah banyak kerabat nya, seperti om,tante dan juga para sepupunya juga keluarga mereka.
Risa sebenarnya sangatlah malas untuk berkumpul seperti ini karena dia tau pasti ini akan membahas tentang suami anak dan lain-lain.
"Assalamualaikum"Salam Risa menyalami nenek,papa,mama,dan para orang tua lainnya.
"Waalaykumsalam"jawab mereka.
Di sana terdapat keluarga besar dari ayah nya,karena ayahnya saja yang memiliki satu adik laki-laki sedangkan ibunya adalah anak tunggal.
"Wah kamu tambah cantik Risa,,,,tapi kok masih belum nikah,,apa ngak laku"Kata ibu tiri dari aza, dia heran mengapa omnya bisa menikah dengan wanita seperti ini,selain mulutnya yang lemes dia juga biang gosip.
"Saya bukan barang tante yang laku,, walaupun saya dianggap barang tapi saya akan sangat mahal dan saya tidak murahan"jawab Risa sopan.
__ADS_1
Wanita itu tersenyum sinis kepada Risa dia tidak suka dengan kata-kata Risa,Dia tau Risa sedang menyindir dia.
"Apa kamu mengatakan saya murahan Risa"Kata Wanita tersebut tak lain Jesika.
"Apa tante merasa"Jawab Risa santai
"hiks Risa saya hanya memuji dan menasehati mu tapi kamu menghina saya"kata Jesika sambil menangis.
Risa tau itu hanya acting dari Jesika, dia hanya Melihat jijik kepada wanita yang hanya berbeda empat tahun darinya.
"Risa cukup,,kalau kamu masih menghargai om, sebagai om mu maka minta maaf kepada istri om sekarang"Ujar Andi adik dari ayahnya atau papa aza,dan suami Jesika.
"Maaf tante kalau saya lancang,,dan saya hanya bergurau jadi tante tak perlu memasukkan nya kedalam hati bukan,,kalau begitu saya permisi untuk undur diri"Kata Risa tersenyum dan melangkah kan kakinya ke dalam rumah dia berencana untuk membersihkan diri.
"Risa,,,,"Panggil aza sebelum Risa melangkah menjauh
"kamu kok sendiri, Dafa mana"tanya aza karena sedari tadi dia tidak melihat iparnya itu,,
"Ngak tau,,gue masuk dulu"Acuh Risa masuk kedalam rumah ,dia membalikkan badannya langsung saja ada orang yang menyentil Dahinya
"kebiasaan"Ujar pria yang menyentil Dahinya
Andi memiliki dua anak laki-laki dan satu perempuan, sepasang anaknya dari istri pertamanydan satu lagi dari istri keduanya. istri pertamanya meninggal waktu aza sekolah SMP dan Andi menikah kembali karena di jebak,,dia dijebak dan paginya dia melihat jesika dengan dirinya,dan dia menikah 6 tahun lalu memiliki seorang anak yang sekarang berumur 5 tahun.
"Oh iya mana si kembar sama mbak Zahra aku udah kangen banget sama mereka"Kata Risa sambil melihat kebelakang punggung Azmi.
"Lagi main tuh sama jam"Kata Azmi,jam atau james anak ketiga dari Andi dan jesika.
"Oh jadi di depan,"Ujar risa mangut mangut.
"Iya,,disana juga ada Dafa,kamu tinggal sendirian aja anak orang"Kata Azmi,
"Makanya sampai sekarang masih jomblo aja,,kalau laki aja di tinggal sendirian"goda azmi pada Risa.
"Tau bang,,ngak kangen apa sama adik nya,tapi malah di jahilin"Ujar Risa kesel
"Iya,,iya abang Abang. banget sama adik abang paling bawel ini"Azmi memeluk Risa.
Risa membalas pelukan tersebut dia menjadi kangen dengan pelukan Abang kandungnya biasanya sejak kecil apabila Azmi memeluk nya maka sang abang akan marah dan memperebutkan nya seperti main tarik tambang.
__ADS_1
......
"Ih jangan peluk-peluk Risa azmi kamu itu punya adik sendiri,,ini tuh adik nya aku"Kata Abang Risa..menarik sebelah tangan risa menjauh dari pelukan Azmi
"Pinjam dikit napa,,kalau aku peluk aza itu ngak ngemesin lagian dia ngak mau sama aku,aku itu rindu sama dia,," jawab azmi jengkel dan menarik lagi satu tangan Risa.
Jadi lah mereka menarik Risa seperti tali tambang."Aww sakit bang,sakit tangan Risanya,,hiks ,,, hiks sakit"Tangis Risa pecah karena merasa kan sakit di kedua pergelangan tangan nya.
Mereka kedua tersadar dan langsung memeluk Risa berdua dan Risa di tengah.o
......
Membayangkan itu seketika membuat Risa mempererat pelukannya dia menangis.
Azmi merasakan bajunya basah dan punggung Risa yang bergetar.
Dia hanya mempererat pelukannya dan mengelus punggung Risa..
Yang disana hanya memperhatikan tingkah mereka mungkin tadi mereka adu mulut tapi sekarang seperti orang yang tidak akan pernah saling melepas.
"Shutt kamu kangen"Tanya Azmi lembut
Risa hanya mengangguk dan mempererat pelukannya, dia rindu pelukan ini, pelukan ternyaman laki laki selain papa dan Abang kandungnya.
Sepuluh menit kemudian,, Azmi merasakan pelukan nya mulai longgar dia melihat kebawah ternyata Risa telah tertidur di dekapannya itu mungkin tidak masalah tapi ini sambil berdiri.
Azmi terkekeh melihat itu, membuat semua orang kembali memperhatikan mereka kembali,.
"bang azmi kenapa,,gila"Kata aza tanpa filter
"Ngak,,, kamu ngak liat apa ni bocah udah tidur aja ,, Emang pelukan gue itu nyaman sampai dia tertidur sambil berdiri"Jawab Azmi sombong.
Semua tersenyum selain jesika yang tersenyum sinis,
"Ada-ada aja Risa,,,maaf ya Az,,kamu jadi repot sama dia,,mungkin dia rindu abangnya sampai kayak gitu,,dan juga dia jarang tidur,, karena takut katanya,,mimpi Abang nya kecelakaan masih melekat di ingatannya"kata Mama Risa merasa tidak enak.
"Ngak papa kok tan udah lama Azmi ngak meluk dia,karena selalu dia tolak,,tapi tadi dia yang minta peluk jadi Azmi senang"Tutur Azmi
Ya karena Risa tidak mau dipeluk Azmi sejak dia memberontak saat azmi memeluk nya,,waktu pemakaman abang kandung Risa,waktu itu Azmi mencoba menenangkan Risa dengan di peluknya tapi Risa malah memberontak dan sejak itu Risa tak mau lagi di peluk oleh Azmi.
__ADS_1
*BERSAMBUNG*