Takdir Panjang Cinta RISA

Takdir Panjang Cinta RISA
18


__ADS_3

Setelah risa keluar butik yang tepat berada di tepi jalan raya,dia melihat anak kecil sekitar lima tahunan melintas,dan di susul dengan mobil yang melaju sangat kencang,dia membulatkan matanya saat melihat anak tersebut, langsung saja dia berlari,dan menarik anak tersebut, dia terduduk dengan memeluk bocah tersebut dan tangannya sedikit gores,Risa mengalami keringat dingin dia tidak merasakan sakit apa-apa padahal dia terduduk cukup keras tapi malah dia terbengong dan menangis dia teringat kejadian dengan kakaknya,andai dia cepat seperti ini maka. kakaknya tidak akan pergi.


Orang-orang telah banyak berkumpul,,melihat kejadian yang hampir saja merenggut nyawa.


membuat orang orang yang sedang lewat pun penasaran.


Risa masih memeluk anak kecil yang dia selamat kan dan dia juga masih termenung dengan air mata yang sudah membanjiri pipinya dan tubuhnya yang bergetar,,trauma masa lalunya kembali menghantui.


"Risa,, Risa kamu ngak apa apakan"Tanya seseorang yang tadi melihat saat risa akan menyelamatkan nyawa balita yang sedang berada di dalam dekapan risa,tapi risa tidak meresponnya membuat orang tersebut panik.


"sa,,RISA" teriak orang tersebut tapi masih belum ada tanggapan dari risa,dan orang yang berkumpul tersebut menjadi heran ada apa ini pikir mereka.


Hiks hiks hiks


Sebuah tangisan baru membuat risa sadar,dia mengerjapkan matanya,dia merasa kan basah di pipinya,meraba pipinya ternyata pipinya basah karena air matanya"aku menangis tapi kenapa"batin risa


Suara tangisan kembali membuat risa menatap ke arah bawah,kearah dekapannya.


Dia memandang anak tersebut khawatir,


Risa meregangkan pelukan nya melihat lebih jelas anak kecil tersebut,,"Kenapa menangis adik kecil,,apa kamu terluka,,kalau benar mari kakak lihat,dimananya yang sakit"Tanya risa pada anak kecil tersebut.


Tapi yang didapatkan risa bukanlah sebuah jawaban melainkan tangis anak tersebut yang semakin kencang,, melihat itu risa semakin khawatir dia membalik-balikan badan anak tersebut tapi tidak terdapat luka sedikitpun itu membuat dia heran.


Risa berdiri dan menggendong anak tersebut dan meminta maaf pada orang-orang yang melihat dan membuat orang yang melihat bubar,tinggallah risa,anak kecil tersebut dan orang yang mengenal risa tadi.


Risa menenangkan anak tersebut"Sayang apa kamu terluka,, ayolah bicara jangan membuat kakak khawatir"Tutur risa lembut


Membuat anak tersebut menatap wajah risa,dia mengerjapkan matanya lucu, membuat risa menahan gemes dengan bocah tersebut.

__ADS_1


" assa ndak apa-apa,,tapi kakak cantik teluka"Tanya anak tersebut takut takut dengan suara cadel anak tersebut.


"kakak tidak terluka kok jadi kamu jangan takut,,ok"Jawab risa sambil menghapus air mata anak tersebut yang sudah mulai berhenti menangis, yang dibalas anggukan antusias anak tersebut.


"Hmm nama kamu siapa,,dan kenapa kamu berjalan send"belum sempat risa menyelesaikan kata kata nya tapi ada tangan kekar yang langsung menarik bocah laki-laki tersebut dari gendongan Risa.


Risa sedikit mengadah ke atas untuk melihat orang yang menarik bocah laki laki yang ada di gendongan risa,karena risa hanya sebatas dada orang tersebut.


Sedangkan orang tersebut menatap tajam kepada risa, yang di balas tatapan heran oleh risa.


"Arsha kamu ngak apa-apa nak"Tanya laki laki tersebut,


"Daddy Ardha,,assa ngak apa-apa"Tutur anak laki-laki tersebut yang bernama Arsha yunandra


"Terus kenapa Arsha nangis dan jangan-jangan Arsha mau di culik yang sama orang ini"Kata Ardha menunjuk Risa,


mendengar perkataan Ardha,membuat mata Risa membulat sempurna,apa katanya tadi menculik, enak aja'batin Risa.


Membuat Ardha heran melihat Risa karena tadi risa berbicara sangat lantang tapi sekarang di menjadi diam, berbeda dengan orang yang tadi sudah bersama risa dari tadi,dan sebenarnya dia adalah kembaran suami aza atau kembaran dafa yaitu Rafa.


kembali ke belakang saat bagaimana Rafa busa ada di tempat kejadian.


Rafa berniat untuk menjemput Risa karena dia di suruh oleh iparnya atau istri dafa,aza.


saat dia keluar dari mobil Rafa di kagetkan oleh Risa yang berlari ke arah jalan,dan lebih parah lagi akan ada sebuah kecelakaan,rafa juga mengetahui trauma yang di alami oleh Risa,dia langsung saja mendekat dan dia melihat Risa sudah menangis dengan tatapan kosong dan mendekap anak yang diselamatkan nya.


BAKC TO STORY


Risa kembali sadar karena suara Arsha dia memanggil Risa dan menggoyangkan kaki Risa, bagaimana Arsha bisa menggoyangkan kaki Risa?,,Karena melihat Risa yang bengong membuat dia memaksa turun dari gendongan

__ADS_1


Ardha dan mencoba untuk memanggil Risa.


"kakak cantik kenapa kok begong" Tanya Arsha setelah mendapat usapan lembut dari tangan Risa.


"Hmm ngak apa-apa sayang,,,Nama kamu Arsha ya"Tanya Risa mengalihkan.


"iya"jawab Arsha mengganguk dan mengerjapkan matanya lucu.


Risa yang melihat itu tersenyum"hmm lain kali Arsha hati hati ya, jangan sampai kejadian tadi ke ulang lagi"nasehat Risa pengertian.arsha yang mendengar itu hanya mengangguk dan tangannya menggosok matanya yang berair karena menguap.


Ardha yang melihat Arsha menguap "sha kita pulang yuk"ajak Ardha lembut.yang dibalas anggukan kepala oleh Arsha.


"Kakak cantik,Assha pamit pulang ya,makasih"Ujar Arsha tulus dan memeluk Risa.


Risa membalas pelukan Arsha,dia sedikit menggerakkan tangannya di punggung Arsha"sama-sama sayang"


Setelah pelukan itu terlepas Ardha menggendong Arsha "Terimakasih,dan maaf saya telah berburuk sangka pada mu"Tutur Ardha tanpa menghilangkan wajah datarnya.


"Ya"Jawab Risa beserta anggukannya.


Setelah kepergian Arsha dan Ardha terjadi kesunyian sejenak karena Risa masih melihat kearah kepergian Arsha dan Ardha tadi.sedangkan Rafa sibuk dengan pemikiran tentang kejadian Beberapa saat tadi.


"Khmm , Risa "Panggil Rafa setelah dia sadar dengan pemikirannya,membuat Risa menoleh kesamping tempat berdiri Rafa dan mengernyitkan dahi nya,pertanda dia bingung.


Ardha melihat ada kerutan kebingungan di dahi Risa tahu bahwa dia tidak menyadari bahwa Rafa telah disana saat tadi.


"Kamu...


\*BERSAMBUNG\*

__ADS_1


Please Like And Komen Dong.....


__ADS_2