
"Assalamualaikum"ucap seorang yang baru masuk kedalam ruang inap risa.
"Waalaykumsalam"Ucap mereka kompak.
"Maaf ya cel tante telat,tadi tante selain pulang dulu buat ganti baju"Kata mama risa tidak enak.
"Engak papa kok nte,cello juga senang nemanin yisa"kata cello
"Dan lagi udah lama cello ngak ketemu sama yisa"Ujarnya lagi dengan senyum dan juga dibalas senyum oleh wita.
"Eh ada teman teman risa juga ya, makasih udah pada jengukin risanya"sapa wita ramah.
"Iya tante,sama sama"Kata Diva pada wita.
Waktu berlalu sekarang sudah sore teman teman Risa pun pamit untuk pulang,dan sekarang hanya tersisa risa dan juga mamanya.
"Ma risa kapan pulang sih,risa bosan banget disini"kata risa
"Yang sabar sayang,kamu mau kan sembuh jadi kamu dirawat dulu"Jawab wita
"Apa benar Risa bisa sembuh,mama tau kan penyakit risa,kakak lia aja ngak bisa,dan juga teman kelas risa waktu itu sama juga penyakitnya dengan risa"Ujar risa sendu.
Wita yang melihat anaknya mulai putus asa terhadap penyakitnya hanya bisa menghela nafas panjang,dan berusaha untuk menguatkan,"Risa percaya kan sama allah, ajal itu udah ada yang ngatur,jadi risa harus tetap semangat buat,bisa sembuh"Wita membelai rambut panjang Risa lembut.
"Tapi risa capek ma,risa capek buat nahan sakitnya,risa,,,,risa,,,,,ri,,"Ujar risa tersedu sedu.
Wita merasakan jika anaknya sangat tersiksa dengan kehidupan nya ,dia sakit melihat anaknya seperti ini,ini pertama kali risa bilang capek karena penyakitnya, biasanya risa lah yang menguatkan dia,dia tak sanggup jika harus kehilangan anaknya lagi,tidak itu mimpi buruk baginya.
"Risa sayang kan sama mama,kalau risa sayang,risa harus bertahan buat mama,mama ngak bisa kehilangan risa,mama bisa gila sayang,sekuat kuatnya mama,mama lemah tanpa kamu nak,mama ngak bisa,mama mohon jangan pernah bicara gitu lagi ,risa anak kuat,risa putri mama,risa hidup mama,mama ngak bisa"Ujar wita histeris,sambil memeluk erat risa seperti takut jika anaknya benar benar akan pergi darinya.
__ADS_1
Risa yang melihat mamanya begitu,hanya bisa meneteskan air matanya,dia selama ini bertahan hanya Karena sang mama, andai tidak ada mamanya mungkin risa hanya pasrah dengan penyakitnya.
"Maafin risa ma risa ngak bermaksud buat mama nangis,risa sayang sama mama"Ujar risa meregangkan pelukan wita dan menghapus air mata wita dan air matanya.
"Jadi kapan kita akan ke kota J buat mulai pengobatan"Kata risa semangat,atau pura pura semangat lebih tepatnya.
"Gimana kalau kita berangkat lebih awal supaya,risa cepat sembuh dan kita tunda dulu pertunangannya"Tambahnya.
"Hmm ok besok kita akan berangkat"kata sang mama.
"Gimana kalau sekarang aja ma,mm risa ngak mau teman teman tau dan juga,kita batalin aja ya pertunangan risa sama abi"Kata risa
"Mm ok mama mau ngurus ini dulu setelah itu kita berangkat kalau papa udah sampai"Kata wita menyetujui pendapat risa.
Malam harinya risa,wita dan adi berangkat ke Rumah sakit yang berada di kota J, mereka berangkat dengan pesawat dan tiba disana dini hari.
Sedangkan di Kota P teman teman Risa sedang melaksanakan ujian, mereka berfikir bahwa risa masih di rumah sakit,dan berencana akan menjenguk risa pulang sekolah.
"Lo kenapa cell,belum makan atau gimana"kata abi bercanda.
"Lo masih bilang gue kenapa"Kata cello emosi.
"Lo kenapa sih ngengas aja,santai dong"Kata abi masih dengan santai.
"Lo masih bisa santai"Kata cello hilang kendali,dia memberi bogem mentah terhadap abi,dia membabi buta,diva dan lisa yang melihat itu menjerit kaget.
Mereka kaget melihat cello hilang kendali, mereka tau cello tidak akan seperti itu, karena cello yang mereka kenal sejak SMP adalah orang yang lemah lembut dan tidak pernah main tangan,dia tidak akan pernah memukul orang,tapi ini berbeda,cello memukul abi tidak ada ampun.
Sedangkan abi yang diserang tidak tau apa apa itu tidak terima,dia balik melawan cello,
__ADS_1
Diva berusaha melerai mereka,"Stop,,,,apaan sih lo cell, Abi aja baru datang,kok lo main nonjok aja,lo sakit ya"Kata diva yang sudah berhasil melerai mereka.sedangkan cello yang mendengar itu, langsung tersenyum miring dia benar-benar muak dengan ini.
"gue mukul dia karena ada alasan, sebenarnya gue juga mau nampar lo, orang yang munafik banget"kata cello"Kalian udah buat risa pergi lagi,dan lo"Cello menunjuk abi dengan jarinya"gue ngak nyangka lo buat kayak gini,lo emang brengsek tau ngak"Kata cello lagi.
"Ini kenapa sih"Kata lisa yang mulai bersuara
"Mending sekarang kita keruangan Risa dulu,gue mau ketemu sama dia"Katanya lagi.
"Dia udah pergi karena kalian"Kata cello sambil menatap mereka sengit, sahabat risa kaget mendengar itu semua.
"Maksud lo apaan sih cell,lo ngak usah ngada-ngada deh ini ngak lucu"kata diva yang nada bicaranya naik. Belum sempat cello menjawab lisa sudah melerai mereka dan membawa mereka ke kafe dekat rumah sakit agar suasana sedikit kondusif.
Sekarang mereka sudah berada di kafe dan mereka sudah duduk.
"Apa yang sebenarnya terjadi"Kata abi langsung, karena dia tidak mengerti dengan situasi ini,bahkan saat cello menonjoknya dia keget,ini baru pertama kali,cello main tangan terhadapnya bahkan saat dia memutuskan hubungan dengan cella,cello tidak marah sedikit pun padanya tapi ini sangat berbeda.
Cello mulai menarik nafasnya dia tidak ingin lagi kehilangan akal sehatnya,dia menyesal telah berkelahi dengan abi dia tadi terbawa emosi dengan semua yang terjadi.
"Sebelumnya gue minta maaf karena udah nonjok lo dan juga gue mau nanya"Kata cello melirik diva dan abi bergantian"Lo mau tunangan kan sama"Belum sempat cello melanjutkan kata katanya ada seorang yang datang dan menyapa mereka"Oi katanya mau jenguk risa,tapi kok kalain malah disini,dan juga kenapa muka pada tegang gini"Kata roni dan langsung mendudukkan bokongnya di kursi sebelah lisa,lisa yang melihat pacarnya itu mencubit pinggang nya"Aw,,,apa sih beb,kok main cubit aja,sakit tau"ringis roni manja dan yang melihat itu hanya menunjukkan ekspresi jijik dengan tingkah Roni.
"Kamu diam deh,aku lagi ngak mood bercanda"Kata lisa menatap malas sang pacar,dan Roni hanya mengangguk patuh.
"Lanjut"Kata lisa lagi.
"Jadi apa yang mau lo tanyain sama gue"Kata abi mengingat perkataan cello sebelumnya.
"Jadi,,,,,,,,.
*BERSAMBUNG*
__ADS_1
🙏🙏🙏