
AUTHOR POV
KEDIAMAN ADITAMA
"ma jangan nangis lagi dong,aku ngak apa apa kok"ujar risa lembut sambil menenangkan wita,karna sedari pulang dari rumah sakit,wita manangis.Bagaimana tidak dia sangat takut kehilangan anakanya.Sudah cukup dia kehilangan anak sulung nya dia tidak mau lagi mengalaminya.
Dan sekarang dia sedang memeluk anak gadis satu satunya.
"Ma udah ya,aku janji setelah selesai ujian minggu besok kita akan ke kota J buat pengobatan aku"ujar risa lembut sambil mengeratkan pelukannya.
"Kamu janjikan sama mama"ujar sang mama,menggurai pelukannya.
"Iya,,,,,risa janji"ucap risa senyum meyangkinkan.
"eh ada apa ini,kok belum siap siap malah pada nangis"Kata adi yang baru pulang dari ladang untuk melihat perkembangan usahanya.
"papa udah pulang,kok ngak baca Salam"kata wita menesehati sang suami
"udah papa baca Salam,kalian saja yang ngak dengar"adi membela.
__ADS_1
Pasalnya dia benar sudah mengucapkan salam tapi tak ada yang menjawab,jadi langsung saja dia masuk ke dalam rumah.
"Oo emang kita mau kemana pa"ujar risa
"Kita kan mau makan malam sama camer kamu" jawab Adi dengan tersenyum lebar
"Camer"ujar wita dengan nada bertanya
"Calon mertua ma"ucap risa menjelaskan walaupun dengan nada malu malu.
"cie,,cie,yang mau ketemu camer"ucap wita dan adi bersamaan.
"Apaan sih"ujar risa salah tingkah+kesel sambil berdiri dan pergi ke kamar nya.
yang masih di dengar orang tuanya.
"Risa kita dengar lo"ucap wita dan adi bersamaan.
Sampai risa dikamar dia tidak langsung pergi bersiap siap melainkan dia merebahkan tubuh nya di ranjang terlebih dahulu.
__ADS_1
Dia sedang memikirkan apa yang harus dia lakukan melanjutkan atau membatalkan perjodohan ini,karena dia tidak tau sampai mana dia bisa bertahan.Apa lagi dengan penjelasan dokter tadi dia semakin ragu akan bertahan."Huft dunia memang tidak adil,baru saja gue mau ngerasain kebahagian,tapi udah ada aja ujiannya"ucap risa lelah.sebenarnya dia sangat lelah dengan apa yang harus dia lakukan setiap hari,dia harus meminum obat buat meredakan rasa sakit yang hari demi hari semakin sakit,tapi dia ngak boleh nyerah karena sekarang dia mempunyai hal yang membuat dia harus berjuang untuk bertahan lebih lama.
Lima menit dengan keaadaan yang masih sama, yaitu masih merabahkan dirinya di ranjang.Risa mulai bangun dan masuk kekamar mandinya,untuk bersiap-siap untuk pergi makan malam dengan keluarga pujaan hati pikir risa masuk kekamar mandi sambil tersenyum lebar.
Setengah jam lisa bersiap siap, akhirnya ia keluar juga dari kamar nya sambil menuruni tangga rumah nya.
"Udah siap"ujar sang mama
"Udah"kata risa dengan senyumnya
"Ya udah,ayo"ucap adi menggandeng wita dan di ekori oleh risa.
Adi masuk kedalam mobilnya di bagian sopir dan wita di bagian sebelah kemudi dan tentu saja risa di belakang.
Empat puluh lima menit perjalanan mereka akhirnya mereka sampai juga.Adi turun dari mobil dan di ikuti oleh wita dan risa.
Setelah mereka keluar,langsung saja adi menggandeng wita untuk masuk kedalam restoran yang tentu saja di ikuti oleh Risa.
Didalam restoran keluarga dari Abi telah menunggu sejak sepuluh menit lalu.
__ADS_1
BERSAMBUNG
MAAF 🙏 TYPO BERTEBRAN GUYS