TAKDIR SANG DEWA JUDI

TAKDIR SANG DEWA JUDI
Perjalanan ke Kota Parkir Raja


__ADS_3

...,....................


Menjelang malam suasana langit yang terlihat cerah semenjak beberapa hari tidak turun hujan ....


Di Selatan Desa Thie Phur ....tempat tinggal Tao phiex.......


Jika kita berjalan melewati bukit ....


Maka Kita akan menjumpai sebuah Kota yaitu Kota Wang Hon ....


Kota Wang Hon hanya sedikit lebih Rame dari desa Thie Phur tempat tinggal Tao phiex...


karena jumlah penduduknya yang lebih banyak dan lebih padat di banding dengan desa tempat tinggal Tao phiex ....


"Suamiku .... "( tiba tiba suara merdu terdengar ...dia adalah Jie Tam ..... istri dari Tuan Shi Zen yang merupakan Tuan pemilik Penambangan batu Kapur di puncak Hutan Kapur )


..........saat ini di ruangan tengah rumah keluarga Tuan Shi Zen ......


"hmmm. ...iya katakan ...ada apa istriku ? "


( jawab Shi zen pelan sambil mendesah seakan melepas kagundahan )


"Apakah ada masalah ...?


( tanya Jie Tam sang istri ...sambil menuangkan teh di atas meja dan menyodorkan dengan lembut ke arah Shi Zen suaminya )


" Haahh.....tidak ada istriku ...."


( Shi Zen menjawab sambil sedikit membuka mulut mengeluarkan udara )


"Kamu ingat... kemarin waktu aku ceritakan mengenai pertemuanku secara kebetulan dengan anak muda yang bernama Tao Phiex di Hutan Kapur ? ".....


"waktu itu ...aku kebetulan mendengar Suara berisik dan Gaduh di kedalaman Hutan ...dan aku memeriksanya ...Ternyata pemuda itu yang sedang menebang Pohon ...


"Melihat dari ketenangan anak itu .....


dan merasakan energinya ....maka menurut perkiraanku mungkin dia sudah di level pendekar muda akhir yang akan melangkah ke Pendekar Puncak ....."


"Aku jadi penasaran dengannya ....


......"dan kebetulan akhir akhir ini aku merasa sudah saatnya untuk merekrut banyak karyawan di Lokasi penambangan batu Kapur kita "!!!...


"Dengan jarak rumahnya yang dekat ke Lokasi Penambangan Kapur.... dia harusnya Cocok jika Ku jadikan pengawas sekaligus Penjaga Lokasi penambangan "...


"Jadi mungkin besok ... memikirkan Rutenya ....aku akan ikut mengawal pengiriman Batu Kapur ke Kota Parkir Raja "


"Kebetulan juga Pengiriman Batu Kapur besok sangat banyak "


( Tuan Shi Zen melanjutkan kata katanya ...)


"Permintaan Batu Kapur di Pasar Parkir Raja tiba tiba saja meningkat "...


"Besok kita harus mengirim 20 gerbong kereta yang berisi sekitar 5000 bongkahan Batu Kapur ..."


"Jika melalui jalur yang biasa dilalui selama ini maka akan memakan waktu sangat lama bisa 7 harian untuk sampai di pasar Kota Parkir Raja ....


"terutama karena kita akan membawa 20 gerbong kereta berisi penuh material batu kapur ...berjalan beriringan di jalanan ....


"dan melewati daerah perbukitan yang jalan nya sangat tidak bagus ..."


"Belum lagi kalau terjebak hujan ..."

__ADS_1


"Itu sangat tidak hemat biaya ......


.....( Desah Tuan Shi Zen sambil melihat istrinya yang masih setia mendengarkan penjelasannya secara serius )


"Aku akan mengarahkan rombongan kereta barang itu melewati Rute jalan via Desa Thie phur ....


"walaupun sedikit agak jauh dan melingkar tapi jalan yang akan dilalui Rata ....


..dan tidak naik turun ...sehingga mungkin 3 hari sudah bisa sampe di Kota Parkir Raja ".....


"Bukankah ini sangat kebetulan .......


"jadi ketika rombongan berhenti untuk istirahat menginap di Desa Thie phur sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Parkir Raja ......


"aku berniat mencari tahu anak muda yang bernama Tao phiex itu " ...


"Mungkin dengan aku merekrut anak muda itu segera ....


"Aku akan menjadi orang pertama yang mengenal Gurunya...."


"Aku yakin Gurunya Bukan orang biasa biasa saja. ...dan yang jelas bukan asli dari Desa itu.."


"Karena aku sangat Hapal dengan Desa itu dari dulu Desa itu tidak pernah ada orang Kuat ...


"Bahkan setahuku si tua kepala desa Thie Phur hanya berada di Pendekar Puncak awal ..."


"Jika aku bisa membujuk pemuda itu..."


"maka akan menjadi tambahan kekuatan di keluarga kita "


( Tuan Shi Zen masih terus berbicara menjelaskan maksud dan tujuannya dengan raut muka yang sangat serius )


"untuk anak seusia Tao phiex itu tidak mungkin tumbuh menjadi Kuat Tanpa pembimbing atau seorang guru " ....


( Tuan Shi Zen lanjut menjelaskan ...dan istrinya masih serius mendengarkan )


"Jika aku merekrutnya menunggu dia dewasa itu tidak mungkin ...."


"Karena dengan kekuatannya saat ini saja....


..." anak muda itu tidak akan sulit mencari pekerjaan di Kota Kota besar seperti melamar Prajurit kerajaan misalnya yang ada di Kota Raja ..."


"Aku yakin dia pasti akan diterima tanpa syarat ...


"mengingat bakat kekuatan nya yang sudah di level Pendekar muda menuju ke Pendekar puncak "


"Tapi kalau aku merekrut sekarang mungkin anak muda itu tidak butuh pertimbangan yang serius ..."


"Tentunya aku akan merayunya dengan menawarkan banyak Fasilitas dan keuntungan baginya ...


"Terutama aku akan menawarkan sumber daya untuk meningkatkan kekuatannya ..."


"Untuk usia dia saat ini ....Pasti akan menjadi sangat menggiurkan ...


( Tuan Shi Zen masih terus menjelaskan secara detail dengan pancaran mata bersinar .....walau hanya istrinya saja yang saat ini mendengarkan)


,.......................


Tiba tiba saja Tuan Shi Zen berdiri dari duduknya ....seperti tergesa gesa dan mendapatkan ide sesuatu ....


"Istriku ....aku pamit sebentar ke Kediaman Tuan Eco wan ...

__ADS_1


....."Aku akan menyewa tambahan 2 gerbong kereta lagi agar jika nanti anak muda itu bersedia ikut denganku maka aku akan langsung mengajaknya melihat pasar kota Parkir Raja"


(kata Tuan Shi Zen sekaligus pamit keluar rumah sebentar kepada istrinya )


Melihat itu Istrinya hanya bisa pasrah dengan tindakan suaminya...seakan percuma jika ingin mencegahnya sekalipun ...


karena dia tahu suaminya sangat keras kepala terhadap sesuatu yang sudah menjadi keinginannya ...


"Baiklah... suamiku ....tapi hati ..hati lah !


( jawab istrinya singkat ...hanya dengan ekspresi sedikit manyun )


Dengan tergesa gesa Tuan Shi Zen berangkat menuju kediaman rumah Tuan Eco Wan....


....yang berada diujung Kota Wang Hon yang terkenal sebagai satu satunya pengusaha yang menyewakan banyak sekali Kereta Kuda


Baik itu untuk angkutan barang maupun Kereta kuda khusus membawa rombongan Keluarga ....


Sesampainya di depan rumah keluarga Eco Wan ....


"Salam SaudaraKu" ...... ( Tuan Shi zen langsung menyapa Tuan Eco Wan yang kebetulan sedang berada di depan rumahnya duduk santai sambil minum teh )


"Wah .....Wah ...Tumben Saudara Shi ...ada apa gerangan malam malam....... kesini ? ...


'Apakah kamu berniat akan melunasi biaya sewa yang masih tersisa ? ....( Jawab Tuan Eco Wan ...sambil sedikit tersenyum )


"Eh....itu ...maaf saudaraku ...jangan sekarang nantilah setelah selesai pengiriman ....


"dan aku sudah kembali kesini lagi ......maka aku akan lunasi semuanya ..." ( Tuan Shi Zen langsung menjawab dengan sedikit terbata bata )


"Ha ha ..ha .....jangan Tertekan Saudara Shi ....aku hanya bercanda saja ...."


"Silahkan duduk dulu ..."


( Tuan Eco wan menjawab dengan santai sambil menawarkan Tuan Shi zen untuk duduk )


"Ahhhh....terima kasih ...( Tuan Shi Zen menjawab singkat ....dan terasa lega setelah Tuan Eco menjawab bahwa kata kata tadi hanya bercanda saja )


"Langsung saja Saudaraku ......"


( Tuan Shi zen berhenti sejenak untuk melihat respon Tuan Eco wan )


"Aku berniat menyewa 2 kereta lagi tapi ini bukan kereta barang .....Karena aku berniat mengawal sendiri pengiriman itu ! ...


( Tuan Shi Zen mulai mengungkapkan niatnya )


"....Ha ha ....ha ...Kamu Terlalu sopan Saudara Shi ...."


"Kamu pikir aku ini orang yang Pelit sampai kamu terlihat ragu ragu kepadaku ..."


"Selama ada Kereta kuda ku yang masih tersedia di lapangan parkir belakang......"


.." kamu bisa bebas memilih sesuka hatimu ...dan juga jangan terlalu memikirkan biaya sewanya ..."


"Sekarang apa kamu puas dengan jawabanku ini ...? ! ..


( Tuan Eco Wan menjawab niat Tuan Shi zen sekaligus memberi kepastian Sambil tertawa lebar )


"Ooh ...ini sungguh luar biasa .....Terima kasih Saudaraku ...Terima kasih sekali lagi ......Kamu memang Saudaraku yang sangat pengertian ....he he ......"


( Tuan Shi Zen menyahut sambil senyum senyum bahagia )

__ADS_1


__ADS_2