
.......,...,
Pagi ini akan menjadi pagi ke 2 untuk Tao phiex berlatih di Hutan Kapur
Tao Phiex keluar Rumahnya dan langsung menuju Pohon Nhang Key berniat untuk pamit berangkat berlatih kepada Kakek Gurunya...
Tapi ...sayangnya Tao phiex tidak menemukan kakek gurunya di Dalam Pohon Nhang Key itu..... akhirnya memutuskan untuk langsung berangkat ke Hutan ..
Setelah Latihan kemarin dan semenjak memakan Buah Jambu Monyet emas sekarang Tao Phiex bisa berlari ke Hutan lebih Cepat dan jarak tempuh yang sekitar 10 km itu bisa dia tempuh dengan hanya 5 menit saja ketika berlari....
Luar biasa ...untuk anak seusia Tao phiex saat ini sudah merupakan pencapaian yang tidak semua Pendekar bisa mencapainya dalam hitungan hari.
Setelah sampai di kedalaman Hutan Tao Phiex langsung mulai latihannya dengan mempercepat Lari nya melesat seperti bayangan ...
Sesekali Tao Phiex akan melompat ke Pohon dan kembali turun ke tanah kemudian Lompat lagi terus berlompatan dari Pohon ke pohon..... dan terus melesat seakan anak panah yang ditembakan dengan busur ....
Jika ada yang tidak sengaja melihatnya pasti mengira bahwa Di hutan ini ada Hantunya karena kecepatan Tao Phiex sekarang sudah seperti bayangan ...hanya terlihat Sosok bayangan yang tidak bisa dilihat dengan jelas wujudnya .....
Hampir setengah harian Tao Phiex berlatih dan saatnya untuk istirahat sehingga Tao phiex berhenti di bawah Pohon Apel .....kemudian melihat telah banyak yang Matang serta siap untuk di petik...
Setelah memetik 5 buah apel yang matang....Tao phiex langsung duduk di bawahnya dan mulai menyantap Apel tersebut sampai habis tidak tersisa sedikitpun ....
Setelah habis buah apelnya mata Tao phiex mulai sayu .......Di tambah Angin yang menerpa selain kekenyangan juga Rasa kelelahan membuat Tao phiex mulai ngantuk dan akhirnya tertidur di bawah pohon apel tersebut...
Tanpa di sadari Oleh Tao Phiex sepasang Mata di balik semak semak sedang memperhatikannya ....
Tiba Tiba Tao Phiex langsung terbangun dan Reflek melompat lari menghindar ...
( Untung saja saat Harimau itu ketika akan menerkam mengeluarkan suara auman yang cukup keras sehingga Tao Phiex tersadar Dari tidurnya dan bangkit berdiri langsung menghindar dari terkaman Harimau itu )
"Dasar gila ....Hampir saja aku mati dimakan Harimau itu .. ( mendesah Tao phiex didalam hatinya )
'Tidak lagi lagi ah ....Tidur ditempat sembarangan .."
"Masih untung juga Harimau itu Bodoh ...kenapa juga Pake teriak saat mau Menerkam coba kalau dia secara diam diam Saat mau menerkamku...... kan aku sudah pasti mati dan dimakan olehnya ... Dasar harimau bodoh ( Batin Tao Phiex )
Sekarang ini Tao Phiex sudah bersiap dengan sangat waspada sambil tengak tengok berpikir untuk lari dari sana ....
Sebetulnya masih ada rasa ragu dan bimbang jika harus melawan Harimau itu karena ini akan jadi Pertarungan pertamanya dalam sejarah Tao phiex berlatih ilmu beladiri...
Selama ini dia hanya membayangkan pertarungan dengan jurus jurus yang dia hapal dari ingatanya ...
Belum pernah yang dengan sengaja melakukan sparing atau uji coba dengan lawan secara langsung ....
Sehingga ini akan jadi pengalaman langsung dan nyata jika terjadi pertarungan antara dia dan Harimau itu...
"Paman Harimau apakah kamu lapar ? ...itu ada Apel dan rasanya enak ...kalau tidak bisa memanjat biar aku yang akan naik mengambilkannya untuk paman ! ...( Tao phiex berkata seakan mengajak berdamai kepada Harimau itu )
Tapi justru sekarang Harimau itu terlihat sangat emosi mungkin karena Harimau itu menganggap Tao phiex sedang mengejeknya ....
__ADS_1
Dengan sangat cepat Harimau itu langsung Lari menerkam ke arah Tao phiex...
Akhirnya pertarungan pun di mulai....Tao phiex selalu menghindar dengan susah payah ke kanan dan kekiri....... kadang melompat ke atas terus berbalik menghadap Harimau yang terus mengejar kemanapun Tao phiex menghindar...
Tanpa disadari Tao phiex saking fokusnya menghindar beberapa bagian tubuh Tao phiex banyak Goresan kuku Harimau itu...
"Gila kalau begini terus aku bisa mati ini .." ( pikir Tao phiex dalam hati )
"Bahkan kalau aku kabur berlari pun pasti akan terkejar juga oleh dia " ... ( pikir Tao phiex lagi )
"Ah bagaimana ini .... Apakah Kakek Guru akan kesini untuk menolongku ? ..
"Hadehhhh ....apa yang harus aku lakukan ini ..? ( Tao phiex mencoba berpikir keras menghadapi masalah ini )
"Tiba tiba Tao phiex teringat akan Jurus Pedang Seribu bayangan yang ada di ingatanya ...seketika itu juga langsung melirik kanan kiri untuk mencari batang atau ranting kayu di tanah sambil terus menghindari terkaman harimau yang makin buas ..."
Akhirnya menemukan juga ranting pohon yang kecil seukuran tangannya dia ......itupun tidak terlalu panjang ...
Dengan sigap kaki Tao phiex langsung mengangkat Ranting itu ke atas dan langsung di pegang dengan erat ditangannya ...
Sekarang Tao phiex langsung mempraktekan Jurus Pedang Seribu Bayangan sesuai dalam ingatannya ...
Akhirnya sedikit mengubah pertarungan walaupun masih terlihat acak acakan jurusnya tapi itu sudah lumayan membuat Harimau sekarang tidak terus terusan menerjang dan menerkam .....
karena sesekali dia harus menghindar setelah pernah sekali tidak dapat terhindar dari sabetan ranting dan merasakan sabetan Ranting dari Tao phiex itu....dan timbul ada rasa sakit ditubuh harimau itu..
Sehingga sekarang pertarungan Antara Tao phiex dan Harimau mulai terlihat seimbang ..
sambil mengeluarkan suara auman yang menyeramkan....
Tao phiex pun tidak kalah Gesit ...dia terus menghindar dengan sangat cepat dan sesekali menyabetkan Ranting pohonnya sesuai Jurus Pedang Seribu Bayangan ...
Lama kelamaan Tao phiex mulai bisa menguasai Jurus Pedang Seribu Bayangan walaupun tidak sempurna tapi sudah mulai bisa mengarahkan Ranting itu ke badan Harimau dan sudah mulai terlihat ada banyak goresan di kulit Harimau itu ...
Tapi setelah sekian lamapun bertarung Harimau itu seakan tidak merasakan sakit ditubuhnya akibat goresan goresan yang Tao phiex buat..
"Wah sial ..Kuat sekali tubuhnya bahkan tenaganya seakan masih banyak sekali ..."
"Aku sendiri sudah mulai kehabisan tenaga ....gila ini... Aku harus bagaimana lagi ini ? ..... ( Tao phiex berpikir keras setelah mengetahui kalau Harimau ini sangat Kuat )
Hampir setengah harian mereka bertarung tanpa ada yang kalah apalagi mengalah karena mereka bertarung seperti pertarungan hidup dan mati ...
"Kasihan juga murid bodoh itu.... He he ...
"Kelihatanya energinya sudah mulai habis ....mungkin jika diteruskan Harimau itu yang akan menang .."
( Di atas pohon tidak jauh dari pertarungan Tao phiex dan Harimau ternyata Sang Kakek Guru Tao phiex sudah memperhatikan pertarungan dari awal )
"Baiklah akan ku bunuh saja Harimaunya ... ( kata kakek gurunya Tao phiex dalam hati )
__ADS_1
Hanya dengan Santai memetik daun di dekatnya dan melempar seakan melempar lempengan ...
Sangat cepat melesat dan seperti logam yang terbuat dari besi begitu melesat ke arah Harimau ...daun itu layaknya Logam baja yang sangat kuat menancap tepat di lehernya ...
sehingga tiba tiba hanya sedikit mengeluarkan erangan Harimau itu ambruk ke tanah dengan banyak darah di lehernya ...
Saat itu juga Tao phiex berhenti bertarung dan berdiri mematung belum sadar apa yang terjadi ...
Setelah pulih bingungnya ...Tao phiex melihat banyak darah keluar dari leher Harimau itu yang sudah tidak bergerak sehingga memberanikan diri untuk mendekat dan melihatnya ...
"Ahh ....Kelihatannya dia memang sudah mati ....( Gumam Tao phiex pelan )
"Lalu siapakah yang sudah menolongku ? ...apakah kakek guru ? ( pikir Tao phiex sambil tengok kanan kiri mencari sosok penolongnya )
"Ha ..ha ...Dasar murid Bodoh ...Hanya Harimau saja kamu sudah terlihat ketakutan ...bagaimana mau bercita cita menjadi Kuat dan berpetualang ke seluruh alam semesta kalau baru bertemu Harimau lemah saja sudah begitu ? .. ( Tiba tiba sosok Roh Gurunya muncul )
"He he ... ( Tao phiex cengengesan sambil garuk garuk kepalanya yang tidak gatal )
"Tapi makasih kakek guru sudah menolongku tadi .."
"....mungkin kalau kakek guru tidak membunuhnya aku yang akan terbunuh he he .." ( Tao phiex berkata sopan sambil sedikit membungkuk tanda hormat seorang murid kepada gurunya )
"Ya sudah ...Tapi kakek Gurumu ini suka ...karena pertarunganmu tadi memaksa mu memahami jurus Pedang Seribu bayangan ..."
"Sekarang kamu walaupun Tadi karena terpaksa....... tapi akhirnya menjadi bisa menguasai teknik jurus Pedang Seribu Bayangan "
( Kakek Guru Tao phiex menjelaskan dengan kata katanya )
"Terima kasih kakek guru ... " ( jawab Tao phiex singkat )
"Baiklah...tapi sebenarnya kamu harus berterima kasih sama Harimau itu ... ( kata kakek guru )
"Melihat kamu sudah bisa menggunakan Pedang besok kamu buatlah pedang sendiri ..."
"Cari saja Kayu yang bagus. Tentunya periksa saja di hutan ini jika menemukan ada Kayu berwana hitam dan ada sedikit garis garis emasnya maka itu adalah kayu yang sudah berusia ratusan atau bahkan ribuan tahun ...."
"Itu sangat cocok untuk di buat Pedang kayu...karena kuat dan padat " ( Kakek guru menerangkan sekaligus menyarankan Tao phiex untuk membuat pedang Kayu )
"Kamu tinggal Ikuti cara membuat pedangnya sesuai ingatan yang aku kirim dahulu .."
"Hanya bedanya ingatan membuat pedang yang aku kirim dahulu itu .... di buat dengan bahan logam ...besok kamu buat dengan bahan kayu...tapi caranya sama ... ( kakek Guru masih menjelaskan dengan detail )
"Baik guru ...Terimakasih !..... ( Jawab Tao phiex singkat )
"Huh ...Dasar murid bengal cuma terimakasih doang " ( kakek guru berkata dengan ketus )
( Tao phiex hanya bisa senyum senyum sambil garuk kepala yang tidak gatal )
"Kalau begitu kamu sudahi latihan hari ini ...kebetulan hari akan gelap ...kembalilah pulang " ... ( Kakek guru memberi perintah dan langsung melesat pergi dengan hanya telihat sedikit cahaya saja yang terbayang di udara kosong )
__ADS_1
"Huh ... Guru sangat kuat bahkan aku tidak tahu di tingkatan apa kakek guru saat ini "... ( Tao phiex berkata dalam hati ...sambil ikutan melesat lari dengan kecepatan penuh untuk pulang ke arah rumahnya )