TAKDIR SANG DEWA JUDI

TAKDIR SANG DEWA JUDI
Pertama kalinya Pergi Jauh


__ADS_3

......................................


......................................


Menjelang Sore hari .....


Deretan Kereta yang sangat panjang terlihat di Ujung Desa Thie Phur tepatnya di persimpangan jalan......tempat Tinggal Tao phiex ...


Ada sekitar 22 Gerbong kereta yang sangat besar dan juga panjang berjejer memenuhi pinggiran jalan ....


20 Gerbong kereta adalah kereta barang yang terlihat berat dan penuh ....dan masing masing gerbong itu di Tarik menggunakan KERBAU .....


Sedangkan untuk 2 Kereta di barisan depan adalah kereta penumpang yang di Tarik menggunakan KUDA ...


Setiap orang yang melihat nya akan kagum dan juga heran ...


Karena baru kali ini ada Rombongan Kereta dalam jumlah banyak yang melintas jalanan Desa Thie phur ...


Penduduk Desa sampai banyak yang dengan sengaja keluar Rumah hanya untuk melihat pemandangan itu .....


"Rombongan Siapakah itu ...? ...Apakah Dari Kota Raja ??? " ( kata salah satu warga yang sengaja keluar rumah hanya untuk melihat rombongan itu )


"Tidak tahu ...." ( jawab seorang warga lainnya yang juga sedang menonton Barisan kereta yang sangat panjang itu )


"Apakah itu BANTUAN PANGAN untuk di desa kita ? " ( seorang warga yang baru datang ikutan nimbrung dalam percakapan )


"Hais ...kamu ini Selalu membuat berita yang tidak benar " ....Kalau itu Rombongan dari Kota Raja pastilah Pengawal nya PRAJURIT Kerajaan ..." !!! ( jawab warga lainnya )


"Lihat dong dengan jelas ...mereka semua tidak ada yang menggunakan Pakaian Prajurit ! ...


....( warga itu masih terus berdebat tapi tidak ada yang berniat untuk menanyakan langsung ke Rombongan jadi mereka hanya bisa saling menebak saja ).....


"Semuanya.....berhenti disini ...!!! " ( tiba tiba suara keras dan berwibawa terdengar dari kereta penumpang paling depan yang ditarik menggunakan KUDA )


Dan semua kereta kereta itu pun berhenti semua....setelah mendapat perintah dari Suara yang mereka kenal ...


"Tuan ...Apakah kita akan istirahat disini ? " ( tanya salah satu Kusir yang membawa muatan barang dengan Kerbau )


"Ya ....pinggirkan semua kereta dan kalian semua istirahatlah "


"Kita akan melanjutkan perjalanan besok pagi "


( Ternyata itu adalah Rombongan Tuan Shi Zen dari Kota Wang Hon, ..... yang akan mengantar Pesanan Batu Kapur ke Pasar di Kota Parkir Raja )


Setelah memberi Perintah kepada semua bawahannya ,...


Tuan Shi Zen langsung berjalan memasuki Desa dan berniat melapor kepada kepala Desa Thie Phur karena Rombongan akan menginap di jalanan desa itu .


"Maaf mengganggu Warga disini ....bisakah saya bertemu kepala desa ? "


( Tanya Tuan Shi Zen sopan setelah sampai di kerumunan warga yang sedang melihat barisan kereta )


"Wahhhh ....Tuan darimana kah ? " ( salah satu warga balik tanya bukannya menjawab )


"Oh iya ....Maaf saya Shi Zen dari kota Wang Hon di selatan sana ...." dan saya bermaksud menginap karena Kerbau dan Kuda kami sudah terlihat kelelahan " ( Tuan Shi Zen membuat alasan )


"Jadi bolehkah saya bertemu kepala desa ..??? ( Tuan Shi zen kembali mengulang pertanyaannya )


"Eh ...Oh ...Iya ...sampai lupa .." ( salah satu warga yang didepan menjawab dengan tergagap karena canggung )

__ADS_1


"Tuan bisa terus berjalan lurus ....nanti di sebelah kanan jalan,.....ada rumah yang seluruh halaman dipagari dengan bambu itulah Rumah Kepala Desa kami "


( warga menjawab dengan menunjukan arahnya )


"Terima kasih... " ( Tuan Shi Zen menjura hormat dan sopan kepada warga )


Kemudian Tuan Shi Zen pun berjalan ke arah Rumah yang di tunjuk warga tadi ....


Sesampainya di depan halaman rumah yang hampir semua di pagari dengan bambu sesuai petunjuk warga tadi , .....Tuan Shi Zen pun langsung menuju depan Pintu rumah kepala desa ....


"Permisi ....Apakah Tuan Kepala Desa ada dirumah ?.. ( Kata Tuan Shi Zen sambil mengetuk pintu )


Dan tidak lama kemudian pintu pun terbuka ...


Terlihat wajah setengah tua yang masih bertelanjang dada mungkin karena sedang santai dirumah ......


"Ah ....siapakah Tuan ini ? ...dan ada perlu apa ya ? .... " ( Tanya kepala desa setelah melihat tamunya )


"Maaf sudah mengganggu kesibukan Tuan kepala desa ....."


"Saya Shi Zen dari Kota Wang hon di selatan sana ...."


"Saya dan Rombongan bermaksud meminta ijin,....untuk menginap di ujung jalanan depan desa ini ..."


"Itu juga,.... jika Tuan Kepala Desa mengijinkan ! "


( Tuan Shi zen menerangkan maksudnya kepada kepala desa )


"Oh begitu ya ...? Emmmm...." ( Tuan kepala desa menjawab.... dan berhenti sejenak seperti sedang berpikir )


"Baiklah ....Tapi Tuan dan Rombongan jangan terlalu mencolok karena ini hanya desa kecil "


"Terima kasih Tuan kepala Desa ..." Saya pasti akan mengingat budi baik ini ! "


( Tuan Shi Zen sedikit membungkuk kepada kepala desa tanda hormat )


"Tuan kepala desa ...??? ...( sebelum melangkah pergi Tuan Shi Zen kembali bertanya )


"Silahkan Tuan ..." ( Kepala Desa menjawab dengan tenang )


"Saya berniat untuk menemui Nak Tao phiex ,....! "


"Apakah Tuan Kepala Desa tidak keberatan untuk menunjukan jalannya ? "


( Tanya Tuan Shi Zen )


"Oh ...Tao phiex ya ....? "


"Ya ....dia tinggal di desa ini ...."


"Tuan bisa berjalan lagi Lurus mengikuti jalanan ini,.....ke arah dalam sana ,....nanti setelah bertemu persimpangan jalan Tuan bisa ambil ke arah Kiri, ......"


"Setelah melewati Rumah yang agak besar Tuan bisa terus berjalan Lurus ...."


"Tidak jauh dari Pohon besar nanti Tuan akan melihat Rumah di kanan jalan ...itu Rumah Nak Tao phiex "


( Kepala desa menerangkan dengan sangat jelas )


"Baiklah ...Terima kasih ! "

__ADS_1


"Saya akan langsung ke Rumah Nak Tao phiex "


"Sekali lagi maaf ,....karena telah menganggu Tuan kepala Desa " ( Tuan Shi Zen sekali lagi menunduk hormat )


"Tidak masalah " ( jawab kepala desa singkat )


................................................


Tidak berapa lama kemudian akhirnya Tao phiex sampailah di rumahnya,......setelah berlari dari Hutan Kapur dengan mengerahkan tenaga dalamnya ....


"Sekarang Aku merasa Kekuatan Ku makin bertambah setelah sering berlatih di Hutan Kapur "


( kata Tao phiex dalam hati setelah sampai di rumahnya )


"Tadi aku lupa membawa Pedang Kayu sehingga aku tidak berlatih Pedang hari ini "


"Hais ....memang.... dasar pelupa " ( sambil garuk garuk kepala yang tidak gatal )


Dan Tao phiex pun langsung masuk ke kamarnya .....


"Sebaiknya malam ini,...aku coba menyerap PIL Jahe Manis " ( kata Tao phiex dalam hati di sertai senyum senyum sendiri )


"Aku akan bermeditasi mengumpulkan Tenaga dalam lebih banyak lagi,....agar bisa menerobos ke Pendekar Puncak awal "


( Tao phiex berkata sendiri dalam hati )


"Baiklah akan aku mulai ..."


Kemudian Tao phiex mengambil PIL jahe manis yang sudah dibuat nya beberapa hari lalu ...


Dan mulai menelan 2 PIL sekaligus ....


Sambil duduk bersila Tao phiex mulai mengatur Pernafasan ....


Lama kelamaan Tao mulai memejamkan mata,.... dan mulai mengatur semua Udara yang masuk melalui Pernafasan ...


Dan seperti dapat di rasakan layaknya benda padat Tao phiex terus mengarahkan Udara yang masuk melalui pernafasan,...


Lalu di arahkan ke perut dan kemudian di kumpulkan di Pusarnya ....


Tanpa disadari oleh Tao phiex Ruangan Kamarnya mengalami perubahan suhu yang tidak menentu ....


Kadang Panas ...Kadang juga dingin ....


itu terjadi terus menerus selama Tao phiex bermeditasi dengan mata terpejam dan Nafas yang terlihat sangat teratur ....


Dan tanpa disadari oleh Tao phiex ...


Di pojok ruangan kamarnya telah berdiri sosok yang hanya berupa asap putih saja ...


"Hmmmm...anak ini makin Stabil Tenaga dalamnya ...."


"Tidak akan lama dia harusnya bisa naik ke tingkat Pendekar Puncak "


( Ternyata itu Kakek guru Tao phiex yang berkata sendiri dalam hati sambil masih memperhatikannya )


"Setelah dia berada di Pendekar Puncak maka aku akan mulai mengajarkan bagaimana meningkatkan kekuatan Jiwa nya ,..."


"Sehingga nantinya dia akan bisa mulai menggunakan energi spiritualnya " ....

__ADS_1


"Baiklah ...untuk sekarang aku tidak akan mengganggunya ..." ( kata kakek guru Tao phiex yang langsung memudar seperti asap yang diterpa angin )


__ADS_2