TAKDIR SANG DEWA JUDI

TAKDIR SANG DEWA JUDI
Ternyata Kemenyan Surga


__ADS_3

................


Setelah berjalan melewati ujung Desa Thie Phur dan berbelok ke arah kiri sedikit sampailah Tohar dan Darma di depan pasar Desa yang sudah terlihat rame pengunjung ....


Dan mereka berdua pun terus berjalan memasuki area pasar ....


di samping kanan dan kiri jalan sudah penuh berjejer para penjual sayuran yang hanya menggunakan tikar sebagai alas nya ....


Tidak terlalu peduli dengan keramaian itu karena mereka berdua sudah akrab dengan kondisi seperti itu yang biasa mereka saksikan setiap harinya ...


Sebagai penghuni pasar maka mereka banyak kenal dengan para pedagang di situ ...apalagi Tohar yang memang sudah dari kecil dibawa orangtuanya ikutan berjualan di salah satu kios atau toko di pasar itu...


Selama berjalan masuk ke area pasar tidak sedikit pedagang yang menyapanya karena memang Tohar sedikit terkenal di pasar itu , ...dan Tohar pun akan membalas sapaan mereka dengan sopan ...sambil terus berjalan ke arah kios ayahnya ...


Sesampainya mereka di depan kios yang bertuliskan 'KIOS CAHAYA SU' ....itu adalah kios milik keluarganya Tohar Su ....


"Darma ...kelihatanya Kios ayahku sibuk...banyak pembeli ,...jadi aku langsung masuk untuk membantunya "


( Kata Tohar sambil menepuk pundak Darma )


"Nanti sore ...kita pulang bareng , aku tunggu di ujung depan pasar ..."


"Jangan lupa bawakan aku tembakau super yang kamu ceritakan tadi ..."


"Tenang saja aku tidak minta gratis kok...nanti akan aku bayar "


( kata Tohar sambil berjalan menuju kiosnya )


"Sante aja....pasti gue bawakan yang kualitas super "


"Gue suka gaya lu ..."


( Darma menjawab sambil mengacungkan jempolnya ke arah Tohar )


Dan akhirnya Darma pun sampe di depan Kios ayahnya yang juga ada tulisan di gantung di depannya ...' KIOS LIM ' ...itu adalah kios milik keluarga Lim .


Saat ini suasana kios ayahnya juga sedang sibuk karena banyak pembeli yang harus dilayani....bahkan ada beberapa pembeli yang terlihat menyerobot untuk minta di layani segera dengan alasan terburu buru...


Melihat ayahnya sibuk melayani akhirnya Darma pun masuk dan langsung ikut melayani pembeli dengan ramah dan sopan seperti ajaran ayahnya agar bersikap sopan dan ramah kepada setiap pembeli ......


"Kamu sudah datang " ....( kata ayahnya yang hanya menengok sekejap dan kemudian sibuk lagi melayani pembeli )


"Ya ayah ...Tadi mampir kerumah Tao phiex ...Temennya Tohar " ( jawab Darma yang sudah ikutan sibuk juga melayani pembeli )


"Ooh.. Kamu punya temen baru lagi ...selain Tohar dari keluarga Su itu ? " ...( kata ayahnya lagi )


"iya .. ayah ....Namanya 'Tao phiex' dia Yatim piatu yang tinggal sendirian menempati rumah peninggalan orang tua nya " ...( jawab Darma menerangkan )


"Jangan mudah dekat dengan siapa pun ....kita baru pindah disini, jangan sampe membuat masalah yang tidak perlu " ( kata ayahnya memberi saran )

__ADS_1


"Tidak akan ada masalah ayah ...kelihatanya Tao phiex ini anak yang baik " ( jawab Darma )


"Ya sudah ayah hanya memberi saran .." ( kata ayahnya lagi )


.........


Mereka berdua sibuk melayani para pembeli sampai siang hari ...dimana terik matahari seakan membakar apapun di muka bumi ini ...


Setelah sekian lama dan pembeli sudah sepi hanya satu atau dua orang saja yang datang ...


Ayahnya Darma yang bernama Cung Lim duduk di kursi belakang meja ...Di antara tumpukan Kotak Kotak besar tempat dagangannya ...


"Huhhh....Mungkin karena aku baru disini , "... "Sehingga pembeli seperti penasaran ...banyak sekali pengunjung hari ini bahkan tadi Kepala desa sempat mampir juga untuk berbelanja ..."


"Tapi aku sedikit kesal hari ini, ...karena ada barangku yang nilai nya tinggi hilang"


"Tidak sengaja tadi aku melihat kotak merah itu dan di sana hanya ada 9 butir saja , ...padahal seingat ku ada 10 butir ! ...berarti ada yang hilang satu ? "


( kata Cung Lim yang menggunakan Nama bermarga Lim seperti juga Darma Lim sebagai laki laki nya juga membawa serta Marga Lim di namanya )


"Mungkinkah ada yang mencurinya ? " ( batin Cung Lim sambil menebak nebak )


"Darma ....sini sebentar " ....( Ayahnya darma tiba tiba memanggil )


Darma pun langsung menghampiri ayahnya ...


"Apakah Kamu pernah menjual barang yang di Kotak merah itu " ...( tanya ayahnya sambil menunjuk kotak merah di pojok kanan )


"Apakah barang itu tidak untuk dijual ? ( tanya Darma Polos )


"Bukankan itu cuma batu kemenyan biasa layaknya kemenyan yang lain ? ...( tanya Darma setelah melihat raut wajah ayahnya yang seperti kehilangan harta paling berharga )


" Itu dia.....ayah belum merasa menjualnya selama ini karena Harga yang sangat tinggi jadi tidak semua orang mampu membelinya ! '


( ayahnya mulai menjelaskan )


"Harga yang sangat tinggi ? ...bukankah selama ini ..kita menjual kemenyan hanya dengan harga 2 keping koin perak saja untuk setiap butirnya ? "


( kata Darma menjawab sedikit heran dan penasaran )


"Aah.....( sambil menepuk jidat ) ....aku lupa belum memberitahu mu tentang harga jualnya ..." ( kata ayahnya kemudian )


"Akan aku jelaskan Kemenyan itu yang ada di kotak merah ...kenapa dipisahkan tersendiri "


( kata ayahnya yang sambil mengambil kotak merah berisi kemenyan itu )


"Jadi waktu itu ayah sedang mengambil kiriman Tembakau di pesisir utara ..."


"Secara tidak sengaja bertemu dengan orang sebrang yang sedang berlayar dengan Kapal Besar ,... "

__ADS_1


"Dan karena orang itu juga seorang pedagang maka aku banyak berbincang bincang seputar perdagangan sehingga kami menjadi akrab "


"Sampai akhirnya orang itu menawarkan Kemenyan ini ..." ( kata ayah Darma sambil menunjuk kotak merah )


"Menurut orang sebrang itu , ...Batu kemenyan ini istimewa....karena Aroma dan khasiatnya yang berbeda dari kemenyan lain "


"Kemenyan ini di sebut dengan 'KEMENYAN SURGA' ..."


"Di daratan Vavan yang kita tempati tidak akan bisa menemukan Kemenyan Surga ini, ... kecuali membeli ke sebrang lautan sana "...


"Ayah waktu itu hanya kebetulan ...."


"Waktu itu Kemenyan Surga ini di beli oleh ayahmu dengan harga 10 keping Koin emas per butirnya " ...


( ayah Darma terus menceritakan tentang Kemenyan Surga yang ada di kotak merah itu )


"Hah....10 keping koin emas ? ...itu per butir ? ...jadi 10 butir Kemenyan itu ayah telah mengeluarkan 100 keping Koin emas ? ....


( Darma terkejut saat itu ...dan merasa bersalah karena telah mengambil satu tanpa izin ayahnya ...dan itu telah di berikan ke Tao Phiex sebagai tanda perkenalan nya tadi pagi )


"Iya ...untuk itulah mengapa ayah memisahkan Kemenyan ini dengan kemenyan yang lainnya " ...


( Ayah Darma berkata sambil sedikit mendesah merasa rugi kehilangan satu butir )


"Rencana ayah akan menjualnya dengan harga 20 keping Koin emas per butir nya" ...


"Dan itupun tidak mungkin dijual di pasar ini,... karena harga nya yang selangit bahkan Bangsawan pun akan berpikir dua kali jika harus mengeluarkan 20 Keping koin emas hanya untuk membeli Kemenyan ini "


( Ayah darma menjelaskan dengan serius )


"Wah ..gila ...gue hampir bikin bokap bangkrut gara gara ngambil kemenyan itu " .....sial ...tidak mungkin juga kan gue ambil lagi barang yang udah gue kasih ke orang " ...


"Hais...sial ..dasar sial ....Pantas saja tadi waktu Tao phiex menghisap nya gue sempet kaget dengan aroma yang dikeluarkan karena selama ini Aroma kemenyan tidak sewangi itu ...."


"Tapi setelah Tao phiex menghisapnya,... dan menyemburkan asapnya keluar gue sempat kaget karena Aroma yang dihasilkan berbeda dengan yang lain "...


( Darma berkata dalam hati ...sambil terus menyesali perbuatannya yang ceroboh karena memberi kan barang secara sembarangan )


"Kemenyan Surga ini selain Harganya mahal juga Sulit di dapatkan "


"Menurut orang sebrang itu... Kemenyan Surga ini Efek dan Khasiat nya sudah berada pada level Dewa "


"Makanya kamu jangan sampe salah menjual ..."


"Perhatikan baik baik kotak merah ini ..."


"Jaga jangan sampe hilang"


"Ya sudah , ....sekarang kamu ke depan lagi layani pembeli, ....ayah akan merapikan barang yang masih menumpuk di belakang"

__ADS_1


( Ayah Darma melanjutkan penjelasannya dan di akhiri nasihat agar menjaga kotak merah itu )


__ADS_2