TAKDIR SANG DEWA JUDI

TAKDIR SANG DEWA JUDI
Pasar Kota Parkir Raja


__ADS_3

.......................


"Apakah kamu baru pertama ini keluar jauh ? "


"Kamu terlihat gugup !....jangan kuatir kan ada Paman di sini " ( Paman Shi membuka percakapan setelah melihat Tao phiex yang selalu menengok ke belakang melihat Desanya yang makin hilang dari pandangan )


"Iya ...maaf paman Shi " ( Tao phiex akhirnya menjawab )


"Hmmm.....tidak usah gelisah .,.....Paman tahu perasaanmu " ( Paman Shi menghibur Tao phiex agar tidak terlalu kuatir )


"Eh ...mmmm ..sampe lupa lagi"


"ini paman..." ( sambil menyodorkan kantong kecil yang berisi PIL Jahe Manis )


"Apa ini ? " ( Paman shi menerima kantong. Itu )


"itu aku namakan PIL Jahe manis paman ,......dan karena waktu itu paman yang memberitahuku ,....maka aku ingin Paman mencobanya ! "


( kata Tao phiex merajuk )


"Oh ...baiklah " ( Paman Shi mengambil satu dari kantong itu dan langsung memakannya )


"Ini ...rasanya enak" ( sambil mengunyah PIL itu )


" ... Ada Rasa pedas,... rasa panas di mulut ,...tapi ada manisnya juga ...."


"Apakah kamu yang membuatnya ? " ( tanya Paman shi kemudian setelah habis memakan satu )


"Iya paman ,.....itu aku membuatnya sendiri " ( jawab Tao phiex antusias melihat reaksi Paman Shi yang seperti menyukai buatannya )


Padahal Dalam Hati paman Shi itu hanyalah PIL biasa yang tidak akan ada efeknya untuk sekelas Pendekar Suci seperti Paman Shi ...


Hanya saja untuk memberikan Perasaan nyaman dan akrab kepada Tao phiex terpaksa Paman Shi harus berbohong .....


"Aku tidak menyangka Anak ini akan ke Lembah itu dan mengambil Jahe Hutan yang aku ceritakan waktu itu,...."


"Padahal waktu itu Aku hanya iseng mengatakan supaya anak ini mengalihkan perhatiannya ,...sehingga aku bisa membaca tingkatan Energi yang ada di tubuhnya..."


"Dan setelah itu Aku sempat kaget karena dalam Tubuhnya selain energi Tenaga Dalam juga ada sedikit Aura energi lain,..... yang bahkan sampe sekarang aku tidak tahu energi apa itu ......"


( Paman Shi berkata sendiri dalam hati )


"Setelah kita melewati Desa Saba di depan,.... kita akan berhenti sejenak di Bukit Pendek ,...."


"Dan nanti malam kita akan menginap di pinggiran Desa Karang Pendek ,....Besok pagi baru kita lanjutkan perjalanan ,...."


( Paman Shi menjelaskan dan Tao phiex hanya sesekali menganggukan kepala tanda mengerti )


Perjalanan ke Kota Parkir Raja memerlukan waktu 2 Hari ,.....dan Tao phiex mulai terbiasa dengan situasinya ,....


Ini membuat Paman Shi sangat senang karena Perjalanan itu membuat mereka dekat dan akrab ....


Setelah hari ke 2 perjalanan tanpa hambatan ,...Rombongan mulai melewati Bukit Pandang ,...dan dari situ sudah terlihat perbatasan Kota Parkir Raja .....


Pasar Yang akan dituju Rombongan berada di samping Pintu gerbang persis ,...jadi begitu sampai di gerbang Kota Parkir Raja ,...rombongan Langsung belok kiri ke arah halaman Pasar Parkir Raja ,.....


"Kelihatanya halaman ini cukup luas untuk menampung semua rombongan " ( kata Paman shi pelan )


"Semuanyaaaaa.....berhenti disini dan tempatkan kereta berjejer" ( Paman Shi sedikit teriak kepada Rombongan )

__ADS_1


"Baik Tuan " ( Jawab rombongan serempak )


"Nak Tao ....hari masih sore ,...jadi Paman akan langsung menemui pemilik Toko yang memesan "


".....mungkin nanti barang akan di bongkar sampai tengah malam ,....jadi Nak Tao bebas ,.....dan ini ada beberapa Koin untuk Nak Tao ,"


"....pake saja habiskan jangan kuatir,.... karena paman masih memegang banyak ,...."


( Paman Shi menerangkan dengan jelas dan langsung memberikan kantong yang berisi koin )


"Terima kasih paman ,.....Paman pasti sibuk,....jadi paman tidak usah kuatir ,...aku akan keliling pasar untuk melihat lihat "


( Jawab Tao phiex sambil menerima kantong koin itu )


Setelah paman shi meninggalkan rombongan untuk menemui pemilik toko, ....Tao phiex pun langsung berjalan melihat lihat suasana pasar ,....


"Wah ,....banyak sekali pedagang disini ,...sangat rame ,......beruntung juga aku ikut paman shi ......bahkan di kasih koin banyak tadi ,....he he...he ..."


( Tao phiex membatin dengan sedikit tersenyum )


"Anak muda ....apakah kamu baru disini ? ,....bagaimana kalau aku kenalkan daganganku yang super istimewa ini "


( tiba tiba seorang pedagang buah menghampiri Tao phiex )


"Apakah paman punya buah yang istimewa ? " kelihatanya hanya buah buah biasa yang banyak tumbuh di tempatku !"


( kata Tao phiex menjawab sambil melangkah ke toko buah itu dan melihat lihat nya )


"Ah ...itu dia anak muda ,....di pasar ini bahkan di seluruh Kota ini hanya aku yang menjual buah buahan istimewa "


"Kalau anak muda tidak percaya ,...coba saja membeli satu ! ,....disini tidak boleh di coba ,...harus langsung membelinya"


"Ah ...mana bisa begitu paman buah ,....perasaan di mana mana boleh mencoba dulu kalau enak.. baru membelinya ?"... ( kata Tao phiex )


"Nah itu lah bedanya ,....makanya Buah yang aku jual ini istimewa , ....biar aku jelaskan anak muda "


( Pedagang buah mulai beraksi dengan menerangkan satu per satu buah yang dijualnya )


"Ini adalah semangka suround hil ,....semangka ini hanya ada di pesisir pantai selatan dan untuk mengambilnya aku harus menunggu sampai bulan purnama "


"Semangka ini aku jual per buahnya dengan 10 keping koin perak "


"Yang ini adalah Mangga Gedong Dewa, ...hanya akan berbuah 10 buah saja setiap Pohonnya ,....makanya harganya sangat mahal,....ini aku jual dengan harga 20 keping koin perak "


"Yang ini Adalah Buah yang sangat langka dan mengandung Energi Dewa ,....Nama Buah ini adalah Buah Salam Kristal , ...buah ini hanya tumbuh dan berbuah di Bukit Sun dhan ..."


"jika orang biasa tidak akan bisa membelinya karena tidak akan merasakan energi Dewa yang terkandung di dalamnya ,...Buah Salam Kristal ini,....aku jual dengan harga 25 keping koin perak per ikatnya )


"Jadi apakah kamu berminat membelinya anak muda ? "


( tanya pedagang buah kemudian dengan sedikit mencondongkan wajahnya dan tersenyum manis ke Tao phiex )


"Sialan ...pedagang buah ini kelihatannya bermaksud membohongiku " ( kata Tao phiex dalam hati )


"Paman buah ,....baiklah aku beli Mangga ini saja ,....apa nama mangga ini paman ? "


( karena kasihan dengan pedagang itu yang sudah berbusa busa menerangkan buah dagangannya akhirnya Tao phiex bermaksud membeli satu buah saja ,....sambil menunjuk buah Mangga yang sedikit berwarna Pink karena terlihat manis dan menarik )


"Oh pilihan yang sangat bagus anak muda ,....ini adalah Buah Mangga Gin Chu ,...buah ini di datangkan langsung dari daratan Tibet,....karena Buah ini berasal dari jauh maka Buah ini sedikit Mahal ,...harga Satu buahnya 20 Keping koin perak "

__ADS_1


( pedagang itu menjelaskan dan langsung mengambil satu kemudian menyerahkan ke Tao phiex dengan dua tangan nya seakan buah itu sangat berharga )


"Baiklah ...baiklah....ini koin nya " ( akhirnya Tao phiex membayar Buah mangga itu dan langsung berjalan menjauh )


"He he ..he ...akhirnya aku bisa membohonginya juga ,....kalau sehari ada anak muda bodoh seperti itu 10 orang saja aku akan kaya ...ha ha ha " ( pedagang buah itu sangat puas )


"Huhh...ternyata di dunia luar ini sangat aneh dan tidak baik ,...hanya karena uang koin saja dia berkata tidak jujur " ( Batin Tao phiex yang polos itu )


Dan tiba tiba ,.....


"Itu Rame sekali ....apakah ada yang menarik sampe berkumpul seperti itu "


( kata Tao phiex dalam hati setelah melihat di pojok sisi tembok Pasar sangat banyak orang berkumpul memutari sesuatu )


Akhirnya Tao phiex pun masuk dalam kerumunan dan karena badannya yang kecil di banding orang orang dewasa itu maka Tao phiex pun bisa mencapai barisan depan ......


"Haisss.....ternyata Bertaruh Dadu ,....ini sih aku sering memainkanya dengan Tohar "


"hanya kalau aku main dengan Tohar,... yang bisa menebak Angka Dadu itu akan di gendong keliling halaman "


( Tao phiex berkata dalam hati saat melihat ternyata itu adalah tempat bertaruh Dadu )


"Hei ...anak muda apa kamu akan bertaruh ? "


( Tanya Sang Bandar saat melihat anak muda yang masuk barisan depan )


"Siapa takut ..." ( jawab Tao phiex terpaksa karena terlanjur berada dibarisan depan )


Dan akhirnya Tao phiex pun sedikit mengalirkan energi ke Matanya ,.....


"Hahhh...aku menebak angka satu " ( kata Tao phiex tiba tiba dan langsung melempar 1 koin emas di angka satu yang tertera di atas meja itu )


Seketika orang orang yang bertaruh disitu langsung menengok ke arah Tao phiex seperti tidak percaya ,...karena disitu yang bertaruh paling banyak 1 keping koin perak ,...dan kebanyakan hanya bertaruh dengan koin perunggu ,....


"Anak muda ? ...benarkah kamu akan bertaruh 1 koin emas ? " ( sang bandar memastikan )


"Ya ..tentu ,...apa ada masalah ? " ( jawab Tao phiex Cuek )


...........................


Setelah semua orang sudah selesai menebak Taruhan dan sudah melempar koin di atas meja sesuai tebakannya masing masing,....


Maka sang bandar pun membuka Tutup Dadu yang terbuat dari Tempurung Batok kelapa di beri warna Hitam agar tidak terlihat dari luar ,...


Dan ternyata benar itu adalah bulatan warna merah Satu ,...yang berarti Tao phiex menebak dengan benar .


Hampir semua orang di situ terkejut termasuk bandarnya .....


"Sial ...sial ....dasar sial ....Anak muda itu,....ah ...sial ...sial ...., dia menebak benar padahal dia bertaruh 1 koin emas ,.....ahhhhh...sialan ... "


( Sang bandar dengan kesal akhirnya membayar Taruhan Tao phiex dengan 10 Koin emas )


"Terima kasih paman , ...aku memang sangat beruntung ,......he he..he "


( Tao phiex menerima 10 koin emas itu dan langsung pergi dari sana dengan cueknya )


"He he ...kalau aku Tahu bertaruh Dadu menghasilkan Koin aku dari dulu kesini saja"


"....dengan Mata ku yang sekarang jangan kan cuma Tempurung yang menghalangi bahkan jika itu penutup Dadu dari Batu Hitam sekalipun akan tetap tembus pandang oleh ku "

__ADS_1


( Tao phiex membatin sambil tersenyum dan berjalan ke arah Toko Perlengkapan Pendekar )


__ADS_2