TAKDIR SANG DEWA JUDI

TAKDIR SANG DEWA JUDI
6. Berlatih meringankan Tubuh di Hutan Kapur


__ADS_3

.........


Sinar mentari pagi sudah nampak terlihat di ufuk timur ....


Pagi pagi sekali Tao Phiex sudah bangun dan hari ini adalah hari pertama dia akan melakukan Pelatihan agak jauh dari rumah yaitu di Hutan Kapur yang berada tidak jauh di timur Desanya .....


Semua itu atas perintah Kakek Gurunya kemarin yaitu Berlatih Lari dan Lompat dengan Tenaga dalam yang menurut ilmu pendekar disebut meringankan Tubuh ......agar tidak mencolok warga Desa maka Kakek gurunya menyarankan untuk berlatih di Hutan .


Setelah keluar rumah Tao phiex mampir ke Pohon Nhang Key tempat ROH Kakek Gurunya Bersemayam tapi setelah melihat Kakek Gurunya dalam keadaan memejamkan mata Dengan sikap Bersemedi maka Tao phiex langsung berangkat ke Hutan Kapur.


Sesampainya Di Hutan Kapur Tao Phiex Langsung melatih Jurus Lari Mengejar Bayangan sesuai dengan Ingatan yang diperoleh dari Kakek Gurunya .


Disebut dengan Hutan Kapur karena Dipuncak Gunung terdapat Batuan Kapur yang membentang sepanjang Puncak tanpa tumbuhan ....dari jauh akan terlihat dengan jelas berwana Putih dan terlihat gersang mungkin karena Hawa panas yang tersembur dari Batuan Kapur itu


Tetapi yang Aneh nya Di Lereng Gunung Kapur itu Justru terlihat subur dengan Pohon Pohon lebat dan Tinggi berusia Ratusan tahun atau bahkan mungkin ada yang sudah ribuan tahun ....membentang Puluhan Kilometer seperti Hutan yang Tidak pernah Terjamah oleh Manusia.


Tidak ada Jalan setapak pun jika dilihat...


Bahkan terkesan Gelap serta Menyeramkan.


Tanpa Pikir panjang Tao phiex yang memang antusias untuk berlatih segera mengerahkan semua Tenaga dalamnya untuk berlari tidak tentu arah yang penting melatih kecepatan Larinya ...


"Aku harus bisa Melatih keseimbangan ...( gumam Tao phiex saat kecepatan larinya diluar dugaan nya )


Hal itu karena secara tidak sengaja Tao phiex tidak bisa berhenti menge-rem mendadak atau lepas kontrol saking kencangnya lari ...


Sehingga se ekor Babi Hutan tidak sengaja dia Tabrak karena sama sama Kaget bertemu di semak semak dimana Babi Hutan yang sedang santai keluar dari sarangnya di balik pohon besar dan tanpa bisa mengelak tertabrak Oleh Tao Phiex dan akhirnya Babi Hutan tergeletak pasrah sambil matanya menatap Heran ...


...."Ehhh ...Maaf ya Babi gemuk aku tidak sengaja menabrak he he... ( sambil cengengesan Tao Phiex melanjutkan Latihannya dengan melompat dari Pohon satu ke Pohon yang lain )


Kadang kadang Tao Phiex berhenti sejenak untuk istirahat itupun karena dia melihat ada Pohon yang berbuah walaupun tidak tahu itu buah apa asalkan di coba rasanya enak maka Tao Phiex langsung berhenti untuk memetik dan sekaligus beristirahat sambil menikmati buah tersebut.


Begitu terus sepanjang hari tanpa merasa bosan latihan di Hutan kapur....

__ADS_1


Kedalaman Hutan Sudah terasa akan Gelap sehingga Tao Phiex memutuskan untuk menyudahi latihan hari ini ...


Melihat ada sungai yang terlihat airnya sangat jernih karena mungkin belum terjamah manusia maka Tao phiex langsung mendekati sungai dan berniat untuk membasuh muka agar lelahnya hilang.


Ketika Tao Phiex akan mengambil air dengan kedua tangannya untuk membasuh muka ..


" Sialan ...Tolonggggg ampun ...kuntilanak.. setan... hantu blau ..genderuwo ... ( teriak Tao phiex sangat keras ... tiba tiba setelah tadi saat akan mengambil air terlihat bayangan di dalam air sungai itu ..)


"Huh ....Dasar murid gila ...


Guru sendiri di bilang Hantu ... ( Terdengar suara yang membentak di sertai munculnya ROH kakek gurunya )


"Ah .,..Maaf Kakek Guru lagian kenapa juga munculnya tiba tiba ...tidak bisakah pake salam ...sampurasun ke...assalamualaikum ke...Arigato ke...goodmorning ke ...atau apalah yang penting pake salam jadi murid tidak kaget ..


( Jawab Tao phiex acuh tak acuh )


"Ha ha ...Dasar murid Gila ...( Kakek guru menjawab dengan santai dan kemudian mengajak Tao Phiex duduk di pinggir sungai itu )


Dan Tao phiex menerima kemudian tanpa bertanya langsung mulai memakan nya ...


"Enak juga rasanya Guru ... Manis .,.ah manis sekali rasanya .....( kata Tao phiex sambil mulai mengunyah Jambu Monyet emas dengan Lahap )


"Dapat darimana ini Guru .? ...Apa Guru tidak sengaja menemukan pohonnya di Hutan ini ?


( Tanya Tao phiex sambil masih mengunyah )


"Mana ada di Hutan ini buah seperti ini lah ...( jawab kakek guru )


"Terus Guru dapat darimana ini ? ( tanya Tao phiex lagi )


"Ini guru dapat dari Alam lain yang ada di Langit ... ( jawab kakek guru cuek )


"Wow ....kalau begitu kakek Guru pernah pergi ke langit dong ? ( Tanya Tao phiex dengan raut wajah antusias dan ingin sekali mendengar jawaban kakek gurunya )

__ADS_1


" Ha ha ... Dasar Murid Kuper ...murid kampungan ...Murid udik ...


Ya ..pasti lah kamu lupa bahwa Kakek guru ini adalah ROH paling Kuat dan Sakti di alam semesta ini ...


( jawab kakek guru sambil menepuk nepuk dadanya bermaksud menyombongkan diri )


"Huh ....Sombong amat ...( Tao phiex mendengus pelan agar tidak kedengaran oleh kakek gurunya )


"Bukan sombong ...tapi itu kenyataan ....( tiba tiba kakek gurunya teriak di samping telinga Tao phiex sambil menjitak kepala Tao phiex dengan keras )


"Ah ...sakit guru ... ( Tao phiex meringis sambil memegang kepalanya dan mengelus elus bekas jitakan kakek gurunya )


Kemudian kakek Guru mengajak Tao phiex untuk kembali pulang ke rumah karena hari sudah akan gelap dan tentunya masih menyuruh Tao Phiex untuk setiap hari terus berlatih di Hutan Kapur.


Sebenarnya Tao phiex masih ingin melanjutkan obrolan karena masih ada pertanyaan yang membuat penasaran ....


Tapi karena kakek gurunya sudah memutuskan untuk segera pulang maka terpaksa Tao phiex menurut dan menyimpan pertanyaan nya untuk kemudian hari jika ada waktu obrolan lagi akan Tao phiex tanyakan kembali...


"Sebetulnya aku masih penasaran Darimana buah Jambu monyet ini berasal dan juga .....di simpan di mana oleh kakek guru selama ini kok aku tidak pernah melihat sebelum sebelumnya ... ? ( Tiba tiba Tao phiex berpikir dalam hatinya )


"Ah ...Makin penasaran jadinya ( kata Tao phiex dalam hati )


"Yang menjadi makin penasaran ....begitu tadi aku makan buah jambu monyet emas Tenaga dalamku meluap luap dan makin besar sehingga serasa akan menerobos ...


"Apakah ini termasuk Buah Dewa yang sangat langka ya ? ...


( Tao phiex masih terus berpikir dalam hati mengenai keanehan buah jambu monyet emas itu )


Dan akhirnya tidak lama kemudian sampailah mereka di rumah Tao phiex ...


Kemudian Kakek gurunya langsung melayang masuk ke pohon Nhang key seakan akan menghilang ditelan bumi....


Dan Tao phiex pun langsung masuk kekamar merebahkan tubuhnya langsung tidur pulas karena mungkin kelelahan sehabis latihan seharian ...

__ADS_1


__ADS_2