
Hari ini Tao phiex sedikit berbeda karena membawa Golok di pinggangnya.....
Ini semua karena perintah Kakek gurunya agar mencari Kayu untuk membuat Pedang dari bahan Kayu sesuai saran Kakek Gurunya kemarin ...
Setelah sampai di kedalaman Hutan Kapur Tao Phiex langsung Lari berputar mengelilingi Hutan Kapur ...kecepatan Larinya sekarang sudah meningkat lagi ...
Hanya perlu seperempat hari atau kisaran 3 jam Tao phiex sudah selesai mengelilingi Hutan Kapur dengan berlari cepat ...
"Huh .... Kemana aku harus mencari kayu yang usianya sudah tua ?.... ( batin Tao phiex sambil matanya mencoba mencari Pohon yang diperkirakan usianya ratusan tahun )
Akhirnya Tao Phiex memutuskan untuk berjalan santai sambil memperhatikan Pohon Pohon di Sekitarnya berharap menemukan Pohon yang sesuai perintah Kakek Gurunya ....
Tidak lama kemudian Tao phiex melihat Pohon yang Kulit pohonnya sedikit terkelupas sehingga terlihat jelas badan Kayunya ...
"Hmmmm....ini dia Hitam dan Padat ...kelihatanya cocok jika aku pakai untuk bahan membuat Pedang Kayu " ...
( pikir Tao phiex setelah memperhatikan dengan teliti Pohon di depannya itu )
Akhirnya tidak pake lama Tao phiex langsung menebang Pohon itu ....walaupun sangat besar Pohon itu .....
serta lingkarannya mencapai 5 kali pelukan orang dewasa .....tapi dengan kekuatan energi dalam Tao phiex yang sekarang yang sudah di tingkatan Pendekar muda tahap akhir ......
hanya perlu 3 kali tebasan goloknya Pohon itu sudah tumbang ....
Dengan sigap Tao phiex menghindar dari arah tumbangnya pohon itu ....dan langsung mulai membelah batang kayunya kemudian mengambil inti kayunya yang terlihat Hitam dan padat dengan Garis garis emas berurat di sepanjang badan kayu ....
Tiba tiba saja desir angin terasa agak dingin menerpa ke tubuh Tao phiex ...sehingga langsung bergidik dan bulu kuduknya berdiri merinding ...
"Hais....ada apa kah gerangan kenapa juga aku tiba tiba merinding ...? ... ( Batin Tao phiex saat ini dan langsung berdiri mematung sambil melirik kanan kiri )
Tiba tiba saja ....
"Wah ...wah ...wah ....Hebat ...hebat .....( sambil Terdengar ada suara tepuk tangan tiba tiba muncul sosok Pria paruh baya memakai Jubah merah )
"Tidak disangka Di Hutan ini ada anak muda yang kuat sepertimu .... ( Tanya orang itu ditujukan ke Tao phiex tentunya karena sekarang hanya ada mereka berdua disitu )
"Apakah kamu murid dari sebuah sekte atau Murid tetua yang sedang mengemban misi ? .... ( Tanya orang tua itu lagi )
"Eh...oh...Maaf Paman ....siapakah paman ini ? ( bukanya menjawab pertanyaan malah Tao phiex bertanya balik )
"Hah ....Maaf jika Orang tua ini mengganggu Latihanmu anak muda ..."
"Orang Tua ini hanya kebetulan lewat dan penasaran dengan bunyi kegaduhan akibat tumbangnya Pohon ini" ... ( sambil menunjuk arah Pohon yang Tumbang orang tua itu mulai menjelaskan )
"Perkenalkan Orang Tua ini bernama ...'SHI ZEN' ... "
"Dan orang tua ini sudah lama menjadi Penambang Kapur di puncak gunung ini ...jadi jika di Hutan ada suara Gaduh pasti akan mendengarnya...
makanya tadi itu jadi penasaran dengan suara gaduh pohon tumbang ...... maka orang tua ini datang kemari ... " ( jawab orang tua itu yang ternyata bernama Shi Zen dan seorang Penambang Kapur yang ada diatas puncak gunung itu )
"Oh....Maafkan aku kalau begitu paman ...sudah membuat gaduh di Hutan ini "( kata Tao phiex sedikit canggung sambil menjura hormat kepada paman Shi )
"Tidak perlu terlalu sopan anak muda ..." ...
__ADS_1
"Lagi pula Hutan ini bebas ...Bahkan Kerajaan Xiao Long yang menguasai wilayah ini tidak akan peduli sepanjang bukan kerusakan parah di Hutan ini " ...
"Lalu siapakah anak muda yang kuat ini ? "... (Tanya paman Shi setelah mulai akrab dan mulai berbasa basi )
"Ah jadi lupa ...maaf paman namaku Tao phiex dan aku bukan murid sekte ...aku tinggal di desa sebelah barat Hutan ini .......kira kira dari sini tidak jauh kok paman ..." ( sambil menunjuk arah barat Tao phiex menjawab pertanyaan Paman Shi )
"Ohh .....dari desa itu ya ?... ( paman Shi bergumam sambil berpikir seakan tidak percaya kalau di desa itu ada Anak muda yang berlatih ilmu beladiri di Hutan ini dan juga terlihat Kuat )
"Baiklah Nak Tao ....melihat kamu yang sekarang sedang berlatih Paman Shi ada saran ...." ( kata paman shi .. sambil sejenak berhenti seakan berpikir )
"Itu juga kalau Nak Tao berkenan ..."
"Jika di Daratan Timur sana setelah kita menyebrang Lautan maka Para pendekar disana jika berlatih beladiri akan mengkomsumsi yang namanya Ginseng "
"Tentu saja itu berkhasiat memperkuat tubuh kita .........dan juga jangan lupa semakin usia ginseng Tua maka akan semakin baik Khasiatnya "
"Tapi ginseng itu hanya ada di Daratan Timur sana ..."
"Jadi kita tidak bisa mendapatkan kecuali kalau kita pergi kesana..."
"Nah sebagai Gantinya ...di daratan VanVan ini Nak Tao bisa menggunakan Jahe Hutan yang Khasiatnya hampir mirip dengan Ginseng"
"Di sebelah utara Hutan ini setelah melewati sungai ada Lembah yang banyak ditumbuhi Jahe Hutan yang bahkan Daunnya sudah sedikit berwarna Hitam ... ( Paman Shi mulai menjelaskan bermaksud memberi masukan kepada Tao phiex )
"Jahe Hutan ini sangat berguna untuk meningkatkan stamina Tubuh dan banyak digunakan oleh Para pendekar untuk meningkatkan energi nya .... )
"Tidak perlu kawatir Nak Tao ....pamanmu ini berkata jujur tidak punya maksud lain .....
"Oh iya ....orang Tua ini pamit ke Puncak gunung lagi untuk meneruskan pekerjaan penambangan Kapur ....jika Nak Tao ada masalah di Hutan ini jangan sungkan meminta bantuanku .." ( kata paman Shi yang langsung melesat pergi ke arah puncak gunung )
"Hadehhhh... Aneh aneh aja pengalaman hidupku ini ..." ( batin Tao phiex )
"Sebegitu beruntungnya kah aku ini sehingga setiap pertemuan selalu saja ....meraka memberi arahan dan juga manfaat kepadaku ? " ( pikir Tao phiex yang masih berdiri bengong mematung )
"Tapi tidak ada salahnya aku coba ke arah utara melihat lembah yang dimaksud paman shi tadi ..." ( pikir Tao phiex dalam hati )
Kemudian Tao phiex meneruskan membuat Pedang Kayu yang tadi sempat tertunda karena kehadiran Paman shi yang tiba tiba ....
Dan akhirnya Pedang Kayu pun sudah jadi sekarang Terlihat bentuk yang lumayan bagus dan memang menyerupai Pedang Logam sungguhan ...
"Eh ...ternyata aku berbakat juga dalam membuat pedang walaupun ini Pedang kayu .. "
( sambil Narsis Tao phiex melihat dan mengelus elus Pedang Kayu buatannya sendiri seakan adalah Harta yang tak ternilai harganya )
"Ya sudah... mumpung masih ada waktu aku akan ke Utara melihat lembah itu ...( kata Tao phiex dalam hatinya )
Dan setelah mengikat Pedang Kayu di belakang punggungnya dengan tali dari kulit kayu langsung saja melesat lari dengan kecepatan penuh ke arah utara ....
Setelah tiba di Utara sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh Paman shi tadi ...Tao phiex akhirnya melihat sebuah lembah ...
Dan langsung mencari jalan memutar....agar bisa mencapai arah ke bawah yaitu dasar lembah ...
"Ah ...andai saja aku bisa melayang seperti Kakek guru aku tidak akan repot repot menuruni lembah ini dengan memutar jauh seperti ini ...Huhh... '
__ADS_1
( Tao phiex berkata dalam hati )
Beberapa saat kemudian sampailah Tao phiex di dasar Lembah atau boleh dibilang Jurang karena dasarnya yang lumayan dalam ...
Dan terlihat jelas Di dasar lembah itu banyak sekali Jahe Hutan yang tumbuh Liar berdampingan dengan rumput rumput yang juga tumbuh liar .....serta terlihat tingginya kira kira setengah dari tinggi badan Tao phiex ....
"Rupanya Paman shi tidak bohong ... disini banyak sekali tumbuh Jahe Hutan ..."
( kata Tao phiex dalam hatinya )
Tiba tiba saja dari balik bebatuan diantara semak semak tidak jauh dari tempat berdirinya Tao phiex ...
Munculah Ular sanca sebesar badan orang dewasa dan panjangnya sekitar 5 meteran ...
Tao phiex yang sekarang bukan Tao phiex yang dulu sebelum bertarung dengan Harimau ...
Sehingga melihat kemunculan Ular besar di hadapannya tidak membuatnya takut .....
hanya saja sempat kaget sebentar dan langsung ikut menatap tajam ke arah Ular yang juga menatapnya sambil menjulur julurkan lidahnya ...
"Wah besar juga tubuhmu Ular jelek ....( Tao phiex sedikit teriak ke ular itu )
"Apa Kamu adalah penjaga lembah ini dan bermaksud mencegahku mengambil Jahe hutan Ular jelek ? ..
Kalau begitu Maaf jika aku tidak sopan ..."
kata Tao phiex dan langsung saja tanpa aba aba melesat kedepan ke arah ular itu ...
dan menendang dengan cepat sehingga gerakan Tao phiex yang tiba tiba itu tidak bisa dihindari oleh sang ular .
Ular itu pun terpental terbang jauh
dan menabrak dinding batu lembah yang sangat terjal ....sehingga tanpa ampun lagi ular itu pun sebagian tubuhnya remuk ...seketika
setelah menabrak dinding ular itu jatuh ke tanah dan tidak bergerak lagi alias mati....
"Wah ..Gila ......Ternyata sekarang aku benar benar kuat ? ... Bahkan hanya sedikit mengeluarkan energi ular itu terpental mati ...he he ...
( Tao phiex senyum senyum sendiri sambil garuk garuk kepala yang tidak gatal )
"Ya sudahlah ....lagian salah ular jelek itu ... ngapain juga muncul ngagetin aku ...he he ..
( kata Tao phiex dalam hati yang di barengi dengan sedikit senyum )
Setelah kejadian itu Tao phiex pun masih sempat melihat ada sekitar 3 atau lebih semak semak yang bergerak tapi ke arah menjauh dari tempatnya saat ini ....
'Mungkin mereka teman temannya ular tadi ...he he ..mereka seperti menjauh dan menghindariku ....
...syukurlah kalau tahu diri ...daripada nanti aku jadikan uji coba buat melatih tendanganku ...ho....ho.... ( kata Tao phiex lagi dalam hati )
....Sekarang saatnya mengambil beberapa Jahe Hutan biar bisa aku coba khasiatnya nanti dirumah ......
Dan setelah mengambil secukupnya Jahe Hutan yang ada di lembah itu ......Tao phiex langsung melesat Lari dengan sangat cepat seperti biasa untuk pulang kerumahnya tentunya ....
__ADS_1