TAKDIR SANG DEWA JUDI

TAKDIR SANG DEWA JUDI
Pengalaman Pertama membuat Obat Herbal


__ADS_3

...............,...............


sementara itu setelah Tao Phiex sampai di depan rumahnya ....


"Ah ...aku lupa " ...( Tao phiex berkata pelan sambil menepuk jidatnya )


Dia baru ingat kalau Tadi sebelum berangkat ke Hutan untuk berlatih ....dia sempat Menampung Cairan Bunga Kelapa ....


Sehingga Tao phiex membatalkan Masuk kerumah dan langsung berjalan ke belakang rumah menuju ke arah Pohon Kelapa berada ....


Dengan Lincah Tao phiex memanjat Pohon kelapa itu seperti merayap meniru seekor Tupai ....., dan hanya butuh waktu sebentar untuk sampai di atas ......


Kemudian langsung mengambil Bumbung Bambu yang sudah terisi penuh oleh Cairan Bunga kelapa....


"Hmmm....Ternyata butuh waktu seharian untuk menampung Cairan bunga kelapa ini ..." ( kata Tao phiex dalam hati )


"Manissss ...iya ini rasanya manis ..."


( kata Tao phiex...... sambil masih merem melek matanya.......ketika mencicipi Cairan itu )


"/Dan lidahnya masih menjilati rasa manis yang tersisa di bibir luarnya dari cairan Bunga kelapa itu .....


Kemudian setelah mengambil cairan itu Tao phiex pun turun dari Pohon kelapa.....


Dengan sedikit menggunakan tenaga dalamnya dia melompat kebawah ....padahal tinggi Pohon Kelapa itu kalau diukur dengan perbandingan ... hampir 5 kali tinggi rumahnya ...


Namun dengan santainya Tao phiex Turun secara melompat dari atas pohon kelapa itu ....


Sesampainya dibawah Tao phiex langsung masuk kerumah.........


Dan menaruh Cairan bunga kelapa itu serta menyiapkan Jahe Hutan yang sudah didapatnya kemarin dan mengumpulkannya menjadi satu bersama Daun pandan .....yang juga sudah dia bawa dari Hutan kapur.....


Kemudian Tao phiex langsung menyiapkan Tungku yang merupakan peninggalan orang tuanya dahulu.....


"Harusnya ini sudah cukup bahannya ...." ( kata Tao phiex )


"Sudah ada Jahe Hutan yang sudah aku kupas kulitnya ....kemudian Cairan bunga kelapa ....dan sedikit Daun pandan ..." .........


( Tao phiex bicara sendiri .... sambil memperhatikan semua bahan bahan herbal itu )


"Sekarang aku siapkan Api nya dulu ."..( kata Tao phiex )


"Menurut kakek guru .....Api yang digunakan Harus besar dan Panas apinya juga harus stabil supaya PiL herbal ini bisa cepat menjadi Padat.." ......( katanya dalam hati )


Setelah lama menunggu ....


"Aroma ini ....sangat harum " .....( kata Tao phiex )


Kemudian melihat ke perapian dan tiba tiba terpana saat melihat di dalam tungku ada gumpalan gumpalan padat walaupun belum sepenuhnya berbentuk seperti PIL pada umumya .....


tapi untuk Tao phiex yang baru pertama kali ini membuat PIL herbal ....menjadi suatu pengalaman yang baru tentunya ....


Bahkan ini sudah dianggap sukses karena baru pertama kali dan dianggap cukup berhasil ....


Di dalam tungku itu terdapat beberapa gumpalan padat yang tidak beraturan......tidak seperti bentuk PIL umumnya ....


Terlihat jelas. ...ber warna merah kecoklatan dan memancarkan sedikit energi serta Aromanya yang Harum semerbak membuat siapa saja yang menghirup udara disekitar pasti akan penasaran ....


"Kelihatanya aku masih harus merapihkan secara manual ....supaya nanti bentuknya menjadi seperti PIL pada umumnya "

__ADS_1


( katanya dalam hati setelah melihat bentuk PIL Obat herbal-nya ... )


"Aku akan makan satu dulu ....untuk mengetahui khasiatnya ....." aku pilih yang agak kecilan ini saja ..."


( katanya dalam hati ...)


Kemudian mengambil satu yang bentuknya agak kecilan dan tanpa ragu langsung memakan nya ....


"Huhhhwwwaaaahhhh ....enak sekali .......rasanya terasa manis juga pedas ..." ( katanya dengan antusias dan raut wajah gembira )


"Wah ....ini ....sepertinya bukan hanya rasanya yang enak tapi juga setelah aku memakannya ....


"aku merasakan energi di dalam tubuhku sedikit meluap luap ...


"dan hawa panas yang ditimbulkan tubuhku pun tidak seperti kemarin saat memakan mentah mentah ..."


( katanya...... sambil mengingat dan membandingkan antara makan Jahe hutan mentah kemarin dengan saat makan yang sudah diolah seperti sekarang ini )


"Aku akan memberikan beberapa PIL buatanku ini untuk Paman Shi yang sudah baik memberikan informasi Lokasi tanaman Jahe Hutan ini.....


"Tapi sebaiknya akan aku rapihkan dulu bentuknya menyerupai PIL ...agar lebih sedap dilihat mata ...he he ...( katanya sambil senyam senyum sendiri )


"Aku akan memotongnya menjadi bentuk kotak kotak kecil ....


"dan nanti akan aku bungkus dengan Daun kelapa yang masih muda ....


"Karena daunnya berwana kuning jadi pasti akan terlihat menarik ...he he ...


( katanya dalam hati ...sambil tersenyum membayangkan bentuk nya )


"Kemudian aku akan memberi nama PiL ini ...,..dengan sebutan ..."PIL Jahe Manis ....he he ...he ..he


"Untuk sekarang aku tidak akan menyerapnya terlebih dahulu .....Mungkin besok saja... setelah pulang berlatih dari Hutan kapur ... ( kata Tao Phiex di dalam hatinya )


"Apakah aku akan menemui kakek guru terlebih dulu sebelum tidur ....?


( tanya Tao phiex tiba tiba dalam hatinya )


"Hah ...kalau menemui Kakek guru sekarang yang ada nanti aku malah tidak bisa istirahat tidur......


"Sebelum kakek guru puas menceritakan pengalamannya selama perjalanan nya mencapai kekuatan .....


( katanya dalam hati )


..........................


Kakek gurunya itu .....tidak akan mengijinkan Tao phiex pergi ....pada saat sang kakek guru menceritakan perjalanan kehidupannya dahulu apalagi kalau sudah cerita tentang pengalaman bertarung dengan musuh musuhnya ....layaknya dongeng ...


"Lebih baik sekarang aku akan Pura pura tidur saja di kamar ......dan aku akan melihat semua ingatan yang aku dapatkan dulu dari kakek guru ...


"Siapa tahu ada sesuatu yang menarik yang aku belum ketahui ...."


( katanya kemudian dan langsung masuk ke kamar )


Setelah beberapa lama ....


Tao phiex malahan terlihat sedikit kesal karena tidak menemukan sesuatu yang menarik menurut dia ....


Di dalam ingatanya itu ....Lebih banyak ingatan yang merupakan Jurus jurus ilmu bela diri ...

__ADS_1


Sebetulnya Tao phiex juga sempat melihat banyak sekali ilmu Alkemis dalam ingatanya ....dari mulai nama nama Pil sampai bahan bahannya ...tapi itu juga tidak menarik menurutnya ....


"Woahhhh ....ini cukup menarik juga ....??? ..


( tiba tiba Tao phiex bersemangat setelah membaca ingatan tentang berbagai sihir ....Terutama ilmu tentang : menghilang dari pandangan orang )


"Tapi Jurus jurus ilmu Sihir ini ...menggunakan energi sepiritual dan kekuatan jiwanya harus berada di level pertapa ! " ....Huh ...ternyata aku masih jauh ....


"Kelihatanya aku harus lebih rajin lagi dalam berlatih supaya kekuatanku meningkat dengan cepat ....


(Kata nya dalam hati )


.......................................


Dan akhirnya tanpa terasa ......mungkin juga karena kelelahan Tao phiex pun mulai tertidur ...


..........................................


Sementara itu di Kota Wang Hon Tuan Shi Zen sudah kembali pulang dengan membawa kereta kuda tambahan setelah di ijinkan oleh Tuan Eco wan ....


Sesampainya Tuan Shi zen di rumahnya di sambut hangat oleh istrinya yang masih setia menunggu ditemani putri satu satunya yang bernama Wei li zen


...." Suamiku kamu sudah pulang ?


( Sapa sang istri dengan lembut ...)


"Oh ...belum tidur rupanya ..? ...Sungguh aku ini pria yang sangat beruntung mempunyai istri sepertimu .. "


( Jawab Shi Zen pelan tapi ada sedikit penekanan suaranya sehingga setiap kalimatnya terdengar jelas )


"Hmmm...Jangan merayu ...sudah basi ...kita ini sudah sama sama Tua "


( jawab sang istri walaupun terlihat acuh .....tapi sebetulnya dalam hatinya berbunga bunga mendengar suaminya memberikan kata kata pujian )


"Ayah ....ayah darimana ? ....( tiba tiba suara Wei li zen putri tunggal mereka yang sedang duduk di sebelah ibunya bertanya kepada sang ayah )


"Eh ......ayah barusan dari rumah Tuan Eco wan ..."


"Waow ... ....apakah putriku yang manja ini sedang tidak sibuk sehingga bisa berkumpul dengan ibumu ? ...( Tanya balik ayahnya )


"Ah ..ayah ...Putrimu ini tidak manja dan juga Kalau untuk keluarga tidak ada alasan sibuk ....huhhhh...


( balas Wei li zen sambil pura pura cemberut layaknya anak manja )


"Baiklah ...baiklah ...ayah percaya ..( balas Shi zen sambil mengelus kepala putrinya itu )


"Istriku ....".( tiba tiba Tuan Shi zen mengalihkan perhatian ibu dan anak itu )


"Besok sebelum fajar aku sudah berangkat jadi kalau kamu masih tidur .....aku tidak akan membangunkan ...."


"Selama aku pergi jaga diri baik baik ..." ( kata Tuan Shi zen )


" Baiklah ...."( jawab istrinya singkat )


Dan akhirnya mereka berdua pun meninggalkan ruangan depan untuk masuk ke kamar....


Sedangkan putrinya juga masuk kamar sendiri ...


"

__ADS_1


"


__ADS_2