TAKDIR SANG DEWA JUDI

TAKDIR SANG DEWA JUDI
Membeli Lukisan


__ADS_3

................................


Sesampainya di Toko Perlengkapan Pendekar Tao phiex langsung masuk dan mulai melihat lihat barang barang Perlengkapan Pendekar....


Di Toko itu banyak di pajang barang barang yang berhubungan dengan keperluan Pendekar ,....


Ada Pakaian Pendekar,....Hampir semua Warna tersedia .....ada warna Hitam polos , ada warna Hitam dengan sabuk Putih ,...ada Warna Putih , ,....ada warna Merah ,....ada warna Hijau ,...ada warna Biru,....dan ada juga warna kuning .


"Pakaian ini tidak cocok untuk Ku ,...terlalu banyak sabuk yang harus di ikat,...segala sabuk pinggang , ...sabuk kepala lah ,...sabuk lengan lah ,....Ah ...ribet " ( Batin Tao phiex )


Kemudian sedikit membungkuk seorang paruh baya menghampiri Tao phiex yang sudah meninggalkan Rak Baju ,....


"Tuan Muda ,.....apakah ada sesuatu yang dicari ? ,....biarkan saya melayani anda Tuan muda ! "


"Ohh...paman bolehkah aku melihat lihat dulu , karena aku baru pertama kali ke tempat ini " ( jawab Tao phiex sopan )


"Baiklah ,....silahkan Tuan muda ,....jika ada yang perlu di tanyakan orang tua ini siap menjelaskan ! "


( Paman yang sepertinya pemilik toko itu kembali ke dekat meja tempat pembayaran )


Tiba tiba di Rak ujung Tao phiex melihat lembaran lembaran yang berderet rapih ,....


"Paman Toko, ..." ( Tao phiex tiba tiba memanggil pemilik toko itu )


"Tuan Muda ,.. Apakah ada sesuatu yang menarik ? " ....( jawab pemilik toko sambil mendekati Rak yang ditunjuk Tao phiex )


"Apakah lembaran lembaran itu adalah jurus jurus ilmu beladiri paman ? "


"Lalu ....bisakah paman ceritakan semuanya ? "


( Tao phiex bertanya sambil masih melihat banyaknya lembaran yang di pajang di Rak itu )


" Ah...itu ya .....begini Tuan Muda ,...." ( sambil garuk garuk kepala yang tidak gatal pemilik toko maju mendekat ke arah Tao phiex )


"Mohon maaf Tuan muda ,.....jika semua lembaran itu paman ceritakan satu satu maka akan membutuhkan waktu yang sangat lama mungkin tidak akan cukup seharian !" ...( pemilik toko menjelaskan )


"Ah ,...iya juga ya ,...maaf kan aku paman " ( Tao phiex menjawab malu malu karena baru sadar akan permintaanya )


"Huhhh ,...Dasar anak bodoh " ....( tiba tiba saja ada suara perempuan tanpa wujud yang hanya Tao phiex disitu yang bisa mendengar suara itu )


"Perasaan hanya kakek guru yang bisa berbicara seperti itu ,....Ahh...mungkinkah,....tapi tadi terdengar suara perempuan ???" ...


( Tao phiex berbicara sendiri di dalam hati sambil melirik kanan kiri )


Setelah mengamati seluruh ruangan Tao phiex tidak juga menemukan wujud suara perempuan tadi ,....


"Wah ...wah ....wah.....ternyata kamu tidak sebodoh yang aku kira ?" ,....kamu bisa mendengarku ? "


"Apakah kamu juga bisa melihatku anak bodoh ,....ini aku di Rak paling bawah ! "


( Suara perempuan itu kembali muncul dan hanya Tao phiex saja yang mendengarnya )


Setelah mendengar suara tadi Tao phiex pun langsung mengarahkan pandangannya ke arah deretan barang yang ada di Rak bawah,...


Dan disitu dia melihat salah satu gulungan yang terlihat kusam dan lusuh mungkin karena sudah lama tidak laku , ....dan sedikit bergetar sebentar dan setelah itu diam seperti tidak terjadi apa apa,...


"Paman Toko ? ,...bolehkan aku melihat gulungan itu ? " ( tanya Tao phiex sambil menunjuk ke arah Rak bawah )


"Oh itu ya ,....itu adalah Gulungan Lukisan yang tidak sengaja ditemukan oleh Pendekar di pantai pesisir selatan,...menurut yang menemukan itu adalah lukisan Ratu Sihir dari Pantai selatan ,......."


"Karena hanya sebuah lukisan,.... jadi tidak ada yang berminat ,.....maka dari itu ,....gulungan itu sudah hampir 10 tahun berada di sini ,....apakah Tuan muda yakin akan membelinya ?

__ADS_1


( Pemilik Toko menjelaskan dengan detail dan jujur )


"Ohh ...begitu ya ? '


"Tidak masalah , ...aku akan membelinya untuk di pajang di dinding rumah paman !"


( jawab Tao phiex sekaligus memberi alasan nya )


"Baiklah kalau begitu Tuan muda,....karena Lukisan itu sudah sangat lama di sini dan tidak laku-laku ,....maka akan aku berikan diskon setengah harga ,...."


"Tuan muda cukup membayar dengan 5 Keping koin emas saja "


( kata pemilik toko dengan sopan )


"Wah aku sangat beruntung ,...jika begitu aku akan langsung membelinya Paman !"


( Jawab Tao phiex menyetujui tawaran paman pemilik toko itu )


"Baiklah tunggu sebentar Tuan muda , ....akan aku bungkus barangnya "


( kata pemilik toko )


"Tidak usah repot paman ! "


"Ini 5 koin emasnya paman ,....biar barang itu aku langsung bawa saja sekarang "


( Tao phiex langsung menyodorkan 5 koin emas ke pemilik toko dan langsung mengambil gulungan yang ada di Rak bawah )


"Terima kasih Tuan muda ,...."


"Apakah masih ada yang lain lagi Tuan muda ? "


( Tanya pemilik toko setelah menerima koin itu )


" Baiklah Tuan muda , ...Terima kasih sudah berkunjung kesini "


( Jawab pemilik toko yang ikut berjalan mengantar Tao phiex sampai pintu )


"HAh ..sial ....aku lupa menanyakan namanya ". .... ( pemilik toko itu menepuk jidatnya )


..........................................


Setelah merasa puas keliling pasar ,....Tao phiex pun langsung menuju ke tempat rombongan ......


"Nak Tao phiex ,...Tadi Tuan Shi zen titip pesan jika Nak Tao phiex ngantuk silahkan tidur dan istirahat di dalam kereta saja "


"Kemungkinan kita semua akan pulang besok pagi ,...karena membongkar muatan ini akan selesai tengah malam nanti ,..."


( kata salah satu pengawal paman shi )


" Baiklah ,....terima kasih paman "


"Aku akan santai dulu di bawah pohon sana "


( jawab Tao phiex sambil menunjuk ke arah pohon di dekat rombongan berkumpul )


...........................


"Ahhh...akhirnya aku mengenal dunia luar juga " ( Tao phiex berkata dalam hati sambil menyenderkan badannya di bawah pohon )


" Hei bodoh....apakah kamu sudah melupakan Ku ? " ( tiba tiba suara perempuan yang tadi ada di toko terdengar lagi )

__ADS_1


"Ha ..ha ..ha dasar Roh tidak tahu terima kasih ! "


( jawab Tao phiex tanpa terkejut karena tahu suara itu pasti berasal dari gulungan yang dia beli )


"Hei ....kamu benar benar bodoh rupanya ! "


"Bukalah dan lihat aku ,..dasar bodoh ! "


( suara itu mulai mengutuk Tao phiex )


"Hais ...kenapa kamu cerewet sekali ? "


"Aku tahu kamu pasti tersegel di gulungan ini kan ? "


"Asal kamu tahu saja saat ini aku belum bisa membuka segel ,....aku hanya tahu sedikit tentang segel he he he ..."


"Makanya aku bermaksud membawa mu ke rumahku ,....biarkan nanti kakek guruku yang membantumu ! " ...


( jawab Tao phiex acuh tak acuh )


"Ah dasar bodoh ,...kamu memang sangat bodoh ,..... Buka dulu bodoh ,...aku tidak tersegel seperti perkiraanmu bodoh "


( suara itu terdengar kesal )


"Heh ...tidak tersegel rupanya ? " .....Baiklah akan aku buka ,...tapi kalau wajahmu jelek ,...akan aku Tutup lagi ,...hi hi hi "


( kata Tao phiex )


Dengan santainya Tao phiex membuka gulungan itu ,....


"akh ...dasar sial ,...Ya Dewa ,....takdir apa inj ? Kenapa aku bertemu dengan anak bodoh seperti ini ?"


( tiba tiba setelah gulungan itu di buka seperti sebuah cahaya yang bersinar membuat lukisan yang ada tampak hidup )


Ternyata itu adalah lukisan perempuan seperti putri yang cantik dengan mahkota di atas kepalanya ,......


"Ha ha ...ha..., tidak salah lagi kamu pasti tersegel di lukisan ini kan ? ,.... ( tanya Tao phiex kemudian )


"Sudah kubilang ,...aku tidak tersegel bodoh ,.... Lukisan ini memang milik ku, ... dan aku sengaja membuat lukisan ini sebagai pintu atau portal dimensi yang aku buat sendiri ,....."


"Siapapun yang meneteskan darahnya ke lukisan ini maka dia akan bebas keluar masuk ke dimensi ku ,....


"Tapi karena aku melihatmu sangat bodoh ,...bagaimana kalau aku menarik kata kataku ? "


( Kata Roh itu seakan menyesal telah bertemu Tao phiex )


Tiba tiba saja tanpa ragu Tao phiex menggigit ujung jari telunjuknya sampe berdarah dan langsung meneteskan darahnya ke tengah lukisan itu ,.....


Sinar yang tadinya redup kini bercahaya kembali dan seperti apa yang di katakan suara perempuan tadi ,....saat ini Tao phiex bisa melihat dengan jelas ada semacam pintu yang terbuka di tengah tengah lukisan itu ,.....


"Hanya pintu dimensi ? "


"Apa hebatnya ? "


( Tao phiex berkata pelan )


"Hei ...bodoh ,....benar benar sial aku bertemu denganmu, ,...huahhh ...bodoh ,....sangat bodoh ,....sial ....sial .....ahhh...."


( Suara perempuan itu sangat kesal )


"Bukankah kalau aku sudah meneteskan darahku berarti kamu harus memanggilku Tuan ? " ( tanya Tao phiex cuek sambil menaikan sedikit alisnya )

__ADS_1


"Ahhh ....benar benar sial aku ,....Baiklah Tuan bodoh " ....( jawab suara perempuan itu )


__ADS_2