
.,.............................
Pagi hari ini Tao phiex keluar rumah seperti biasanya dan akan berangkat ke Hutan Kapur untuk berlatih ....
Setelah sampai di halaman depan.... dan berjalan ke arah pohon Nhang key bermaksud pamitan ke Kakek gurunya ...
Terlihat di kejauhan 2 orang yang sedang berjalan ke arah rumahnya ....
"Tao ....apa kabarmu ? ...sambil melambaikan tangan ...
( Ternyata itu Tohar Su temen akrab Tao phiex )
Terpaksa Tao phiex menghentikan langkahnya dan berdiri diam ,...sambil menunggu 2 orang itu datang ....
"Tumben nih si Tohar ,..pagi pagi sudah kemari ...???
"Lalu siapakah yang bersama Tohar itu ...?" "Terlihat sebaya denganku .... Tapi pakaian dan gayanya sangat mewah, ...mungkin kah anak bangsawan ???"
( Tao phiex mulai berpikir setelah melihat mereka berdua yang semakin mendekat ke arahnya )
"Hai ...Tao...apakah kamu akan pergi ? "...( Tanya Tohar setelah sampai depan Tao phiex )
"Ya ,...apakah kamu akan mengajak ku pergi ?....Tapi maaf untuk sekarang,.. aku tidak bisa karena aku ada acara sendiri !"
( Jawab Tao phiex )
"Tidak juga ...Aku kesini hanya kebetulan ..."
"Aku akan ke pasar seperti biasa membantu orang tua berjualan .."
"Cuman aku berpikir mampir menemui mu ..."
( kata Tohar dan diteruskan dengan merangkul teman disebelahnya sambil tersenyum penuh arti )
"Ini kenalkan kawan baru kita" "...Namanya Darma ..."
( masih sambil merangkul pundak temannya dan temannya itu juga tersenyum ke arah Tao Phiex )
"Oohh...Aku TAO PHIEX ..!"... Teman Tohar ..( Tao phiex mulai mengenalkan dirinya dan sedikit membungkuk sopan ...maklum melihat Pakaian dan gayanya Tao phiex berpikir dia adalah bangsawan jadi harus sedikit hormat )
"Ya ...gue DARMA anak baru di Desa ini "
"Kebetulan orang tua gue baru saja pindah berdagang di Pasar , jadi kami sekeluarga juga menetap dimari ....."
( Sekarang giliran Darma yang mulai mengenalkan diri dengan gaya dan logat berbeda)
Kemudian Tao phiex mulai memperhatikan DARMA yang terlihat gaya dan Pakaiannya sangat mencolok itu ...
'Dia berbeda ...Gaya bicara dan Logatnya sangat beda ...apakah dia dari KOTA RAJA ...?". .. ( Tao phiex berkata dalam hati dan mulai menganalisa teman barunya itu )
"Oh iya ... Ini aku ada sesuatu untuk mu ..., dan kamu harus mencobanya sekarang .."
( tiba tiba Tohar menyodorkan sebuah kantong kepada Tao phiex )
"Apa ini ..?" .....( tanya Tao phiex yang langsung menerima nya tanpa ragu karena sudah sangat akrab dengan Tohar dan tidak akan curiga sedikitpun )
"Buka saja ...dan lihat sendiri isinya "
"Bagaimana Kalau kita duduk sebentar dibawah pohon itu ..?
( Jawab Tohar dan langsung menunjuk ke arah Pohon serta mengajak mereka untuk duduk dibawahnya )
Kemudian mereka bertiga pun duduk di bawah pohon ...
Tao phiex yang penasaran dengan isi kantong itu langsung membuka dan melihat isinya ...
"Heh ..Apaan ini ...Cuma irisan daun kering ? ...Terus apa guna nya ? ...( Tanya Tao phiex yang penasaran dengan isi kantong itu kepada Tohar )
"He he ...Itu namanya Tembakau ...dan karena itulah aku mengenalkan Darma kepadamu "
__ADS_1
"Darma ini adalah anak pedagang Tembakau yang ada di pasar ...dan kebetulan lokasi kios nya tidak jauh dari kios milik ayahku, ..jadi kami saling kenalan.,....Karena dia baru menetap disini maka aku bermaksud mengajak keliling desa Termasuk mengenalkan kepadamu ..."
( Kata Tohar panjang lebar )
"Dan itu adalah salah satu contoh produk terbaik dari Tembakau yang Keluarga Darma jual ...." ( kembali Tohar menerangkan kepada Tao phiex )
"Terus ....?? ..aku ....masih belum paham ??"..... ( jawab Tao phiex yang masih belum mengerti maksud dan tujuan kantong itu )
"Hais ...Lu juga sih ngomongnya muter muter ..!"....( tiba tiba Darma nimbrung obrolan mereka ..)
"Niihh... gue kasih tahu caranya ..." ( Tiba tiba Darma mengeluarkan kantong yang sama seperti yang Tohar berikan kepada Tao phiex )
"Di Kota Raja tempat gue lahir ,... ini namanya Rokok ...gue biasanya menghisap rokok ini kalau sedang kagak mood " ....
"Lu buka dah kantong itu ...terus Lu liatin gue caranya memakai rokok ini ..."
"Nih pertama tama masukan irisan daun tembakau ini ke dalam pipa kayu, ...disitu juga ada serbuk cengkeh yang sudah ditumbuk kasar, ...Lu taburkan dah diatas tembakau nya ...setelah itu Lu taburkan lagi dengan sedikit batu kemenyan .."
Kemudian Tao phiex pun mulai meniru apa yang Darma lakukan ...
Tao phiex mengambil Pipa yang terlihat dibuat dari Kayu hitam ...dan kemudian memasukan irisan daun yang katanya Tembakau itu ...
Setelah itu Tao phiex mengambil Serbuk kasar yang berwarna agak coklat yang kata Darma adalah tumbukan Cengkeh, ...kemudian mulai menaburkan sedikit diatas nya ...
Dan setelah itu Tao phiex juga mengambil Batu kecil yang terlihat berwarna putih bergaris garis hitam dan merah dikantong itu...
Kemudian menaburkannya dengan cara sedikit mencongkel congkel batu itu dengan kukunya ..
" Kalo udah lu nyalakan dah ...nih seperti ini ..."
"Terus isep deh pipanya ..."
( Darma mengajari caranya dengan antusias dan sekarang melihat ke arah Tao phiex sambil menghembuskan asap putih yang keluar dari mulutnya setelah menghisap pipa rokok itu ..)
Akhirnya Tao phiex pun meniru seperti yang Darma lakukan ....
Ketika mulai menghisap pipa rokok itu Tao phiex pun terbatuk batuk,... karena asap yang masuk melalui mulutnya itu....
"Nanti juga Lu terbiasa ..." ..( tiba tiba Darma tertawa terbahak bahak melihat Tao phiex yang terbatuk saat menghisap Pipa rokok itu )
"Ini ...ah ...apa enaknya menghisap beginian .."
( Tao phiex berpikir dalam hatinya )
....................,........,......,.
Namun Tiba tiba Saja Tao phiex dikejutkan oleh kedatangan Para ROH juga Siluman dari berbagai arah ....
Mereka semua seperti mendapat kan perintah untuk berkumpul ...Jadi keadaan sekarang di situ berkumpul sangat banyak ROH dan juga SILUMAN yang saling mengarahkan pandangan ke Asap yang keluar dari mulut Tao phiex ...
"Ada apa ini ..? Kenapa Para ROH dan SILUMAN datang berkumpul disini ? ..
( Tao phiex berkata dalam hatinya sambil memperhatikan ROH dan Siluman yang berdatangan berkumpul disitu seakan mendapat panggilan )
"Ahhh....untung saja Tohar dan Darma tidak bisa melihatnya .."
"Jika mereka berdua bisa melihat seperti aku ini ...pasti mereka akan lari terbirit birit ..he he "
( Tao phiex masih membatin ...dan sedikit senyum tersungging di bibirnya )
"Apa yang sedang kamu lakukan bocah ....? ..( Siluman belut membuka percakapan kepada Tao phiex ...karena dia termasuk Siluman yang tinggal disungai belakang dan pernah beberapa kali bertemu dengan Tao phiex )
"Hei ...murid Gila ...kenapa kamu memanggil kami semua ? ..( Kakek gurunya yang berada dibarisan paling depan juga ikut menanyakan maksud dan tujuan Tao phiex )
"..Eh ..oh Tidak ...tidak ada, ...tidak terjadi apa disini ..." ( jawab Tao seketika dengan tergagap )
Hal itu membuat Tohar dan Darma saling berpandangan dan bingung dengan ucapan Tao phiex barusan ...
"eh...Maaf ...aku kepikiran hal yang lain ..." { Tao phiex pun menyadari sesuatu dan tidak ingin kedua temannya bingung dia langsung meminta maaf )
__ADS_1
"Hahh..kamu aneh ... " ( kata Tohar sambil melihat ke arah muka Tao phiex )
"Ya sudah kita akan kesiangan nanti kalau kelamaan disini ..."
"Ayok kita berangkat saja ..."
( Kata Tohar menghela nafas dan langsung berdiri mengajak Darma untuk melanjutkan perjalanan ke pasar )
"Oh..Ok lah Kalo begitu .. " ( jawab Darma singkat )
"Gue pamit ya ...Lu boleh main kerumahku kapan saja ..jangan sungkan ..."
...........
Dan meraka berdua pun pamit melanjutkan perjalanan ke pasar ...
...…......
Sementara itu Tao phiex masih terlihat sedikit bingung dengan kejadian dimana sekarang banyak ROH dan Siluman yang berkumpul disitu ...seakan menunggu perintah selanjutnya ...
"Kakek guru ...kenapa muncul disini dan membawa banyak sekali pasukan ? ...apakah kita akan membahas perang ? ..( akhirnya Tao phiex mulai bertanya )
"Hais ....dasar murid gila ...justru kakek guru yang mau tanya kenapa kamu memanggil kami semua ..."
."Kalau ada sesuatu masalah kamu cukup panggil kakek guru saja ..., kenapa malah kamu panggil semua ROH dan Siluman didekat sini ? ... "
( Kakek gurunya menjawab dengan sedikit mencondongkan bawannya agar Tao phiex melihat dengan jelas )
"Tidak tahu kakek guru ....beneran ...aku tidak tahu maksudnya ? ..( Tao phiex masih beralasan karena memang Tao phiex betul betul bingung dibuatnya )
"Ya sudah ...nanti biar kakek guru yang akan cari tahu penyebabnya ..."
"Semua bubar ...tidak ada masalah disini ...dan jangan hiraukan kejadian ini "
( Kakek gurunya kemudian memberi perintah kepada semua ROH dan Siluman yang hadir disitu untuk kembali ketempat masing masing )
Setelah mendapat perintah dari Kakek gurunya Tao phiex ... semua ROH dan Siluman pergi meninggalkan tempat itu dengan masih penasaran akan kejadian tersebut .....
"Aku merasa bahwa Tao tidak sengaja memanggil Para ROH juga Siluman tadi ...?
( Kakek guru Tao phiex mulai memikirkan tantang kejadian tersebut dalam hati )
"Tadi aku juga merasakan ROH KU tiba tiba saja tersedot oleh suatu energi yang sangat besar sehingga sulit untuk menolaknya ,....seakan akan itu adalah Hal yang harus di Patuhi seperti perintah Mutlak"
"Aku melihat Tao tadi menghisap sesuatu dan mungkin itu yang mengakibatkan semua ROH dan Siluman berkumpul " ...
( kakek guru masih berpikir keras )
"Hei ..murid ...Coba kamu hisap lagi pipa itu ..." ( kakek guru memberi perintah kepada Tao phiex )
"Memang nya kenapa guru ? ...Apa guru mau ikutan menghisap juga ? ( tanya Tao phiex acuh )
"Bukan begitu ...dasar murid bodoh ... guru cuman ingin tahu saja untuk membuktikan kebenaran kejadian tadi "
"Sudah lakukan saja ....jangan banyak tanya ."
( kakek gurunya memberi perintah )
Akhirnya Tao phiex pun menyalakan kembali pipa rokok itu...
Dan mulai dengan pelan menghisap asapnya ...karena takut akan batuk seperti waktu menghisap pertama kali ...
Tidak lama kemudian asap dengan aroma kemenyan pun mulai dihisap oleh Tao phiex dan dihembuskan dari mulut nya ...
Sampai beberapa hisapan ....
Tiba tiba saja Semua ROH dan Siluman kembali berkumpul ditempat itu seperti mendapat perintah untuk segera datang ...
"Ahh....begitu ya ...akhirnya aku tahu penyebabnya .."
__ADS_1
( kata kakek guru dalam hati sambil masih memperhatikan asap yang keluar ketika mulut Tao phiex menghembuskan dengan bergaya sedikit monyong di depan bibirnya )