
Seorang wanita cantik dibalut dengan pakaian seksi nan menggoda, masuk ke dalam sebuah ruangan dengan sangat elegan, langkahnya anggun dan berlenggak-lenggok bak seorang model. Ya wanita itu adalah Disya wanita yang telah pergi meninggalkan Farish tanpa alasan.
Farish yang tengah sibuk berkutat dengan laptopnya tidak menyadari ada seseorang yang masuk. Hingga kemudian perutnya terasa bergejolak seperti diaduk-aduk saat dirinya mencium sebuah aroma menusuk yang entah datang dari mana.
Hoekk..... Hoekkk
Farish sudah masuk ke kamar mandi, kembali memuntahkan semua isi perutnya. Ia menggeram frustasi sambil mengusap wajahnya kasar, Tiba-tiba terasa sebuah lengan lembut memeluknya dari belakang.
“aku rindu”Desahnya manja Farish bebalik dan menatap lekat wanita di depannya, wanita dengan sejuta pesona yang telah berhasil membangkitkan percikan hasrat yang dianggapnya sebagai bentuk dari cinta. Namun juga telah meninggal kan luka karena pergi tanpa kejelasan.
“Dis....”katanya tertahan, sebuah ******an ganas ia rasakan. Ya Disya menciumnya dengan penuh nafsu tangannya pun menjalar ke mana-mana seolah ingin membangkitkan gairah nya.
“sentuh aku sayang” kata Disya di sela cumbuannya, namun kali ini apa yang dirasakan Farish berbeda jika sebelumnya tanpa dimintapun ia akan langsung menyerang wanita itu tapi entah kali ini ia benar-benar hilang rasa tidak bernafsu sama sekali. Sam masuk ke dalam ruangan dengan tergopoh-gopoh melihat adegan panas di depannya ia langsung berbalik arah keluar dari ruangan tersebut.
“si*l” umpat Sam kesal, tadinya ia berfikir dengan kondisi tuannya yang sedang membingungkan itu, ia tidak akan menerima kehadiran wanita murahan itu kembali namun yang dilihat nya kali ini justru sebaliknya.
Sam terus mengumpat kasar, merutuki kebodohan Atasannya.
Di dalam ruangan Farish tidak sedikit pun bergerak seperti patung hingga membuat Disya kesal dengan tidak sabaran lagi ia membuka atasan mininya dan hanya menyisakan br* transparan yang seharusnya terlihat menggoda.
Disya yang sudah mode on kelabakan sendiri, melihat Farish yang sama sekali tak mau menyentuhnya, jangankan menyentuh meresponpun tidak. Namun ia tidak menyerah “sudah sejauh ini, bagaimanapun caranya aku harus kembali mendapatkan tambang emas ku”kata Disya dalam hati.
Disya kembali mencondongkan tubuhnya dan menuntun kedua tangan Farish menuju asetnya, saat tubuhnya mendekat aroma menyeruak kembali mengusik indra penciuman Farish yang begitu sensitif.
Hoek... Hoekk tangannya masih tertahan oleh Disya membuatnya sulit berbalik hingga muntahannya, sedikit mengenai br* dan lengan wanita itu itu.
__ADS_1
Mata nya seketika berkaca, sungguh ia tidak Terima dengan perlakuan Farish kali ini. Namun sedetik kemudian ia justru tersenyum dengan percaya diri ia melepaskan kain mungil itu dan hendak kembali mendekat ke arah Farish. Saat Disya semakin mendekat rasa mualnya semakin menjadi-jadi, ia tak tahan lagi langsung berbalik dan muntah, kali ini dia sudah benar-benar lemas. Tenaganya terkuras habis.
Melihat tubuh Farish yang tak bertenaga justru digunakan oleh Disya untuk melancarkan aksi brutalnya ia memeluk, dan terus menghujaminya dengan kecupan-kecupan panas, seketika Farish terngiang dengan perbuatan kelamnya beberapa minggu yang lalu.
Dengan sudah payah ia menjaga kewarasan menegakkan tubuh dan mendorong kasar wanita itu, Disya membelakkan matanya ini adalah pertama kalinya Farish memperlakukan nya dengan kasar.
Ia duduk di lantai “Aku minta maaf, aku terpaksa meninggalkan mu kala itu, tapi aku sadar ternyata hanya kamu yang bisa membuat ku bahagia” Katanya di iringi air mata buaya
Farish tak bergeming mendapatkan pengakuan itu, Disya yang masih belum puas jika usahanya gagal, dia berusaha berusaha untuk terus meyakinkan Farish seperti rubah tua yang licik.
Mendengarkan Disya yang terus mengoceh membuat kepalanya semakin berat, ia merasakan pening bukan main ditambah lagi wanita itu dengan tak tau malu terus bergelayut dibagian lengannya, membuat kesabarannya habis.
“Sam” teriaknya kasar
“Aaaa Sam apa yang kamu lakukan” teriak perempuan itu marah sambil menutupi kedua asetnya.
“cepat keluar” perintah nya lagi. Belum sempat Sam menjawab atasannya itu ikut berteriak.
“Cepat bawa wanita ini keluar sekarang juga” teriaknya lantang dengan sikap mendominasi.
Mendengar perintah atasannya mau tak mau ia maju “ cepat pakai baju anda nyonya, dan cepat jalan atau saya terpaksa harus menyeret anda” kata Sam tegas.
“Sayang” Berharap lelakinya itu berubah fikiran
“Cepat Sam” ulang Farish.
__ADS_1
Dengan kesal, Disya kembali memakai pakaiannya dan keluar dari ruangan dengan di antarkan oleh Sam, di sepanjang jalan ia sibuk memikirkan rencana apa yang akan ia gunakan untuk bisa menjerat Farish kembali.
Sam kembali ke ruangan atasannya itu dengan santai, namun beberapa saat kemudian ia terlihat panik. Bagaimana tidak panik begitu kembali atasannya itu sudah tak sadar kan diri dengan muka yang sangat pucat.
RS. Mutia hati
Sam menanyakan kondisi atasannya itu dan menjelaskan tentang keluhan atasannya akhirhakhir ini, ia juga meminta dokter untuk melakukan pemeriksaan keseluruhan untuk atasannya tak lupa ia memberikan kabar pada Tuan dan nyonya besarnya.
Setelah 2 jam hasil pemeriksaan telah keluar, Farish pun susah sadar dan ikut menyimak penjelasan dari dokter, dokter dengan wibawanya menjelaskan bahwa semua hasil pemeriksaan baik dan tidak ada masalah, tapi kemudian Sam menyela dan mengatakan kalau keluhan-keluhan yang telah ia bicarakan itu adalah benar adanya.
Dokter itupun tersenyum dan menanggapi nya dengan tenang.
“apa nak Farish ini sudah menikah? Tanyanya sang dokter Sam dan Farish hanya bertukar pandang tak mengerti.
“Belum dok” terang Sam
“kalau begitu maaf saya akan bertanya sedikit lancang, apa belakangan ini anda pernah melakukan hubungan suami istri dengan lawan jenis ?"
Mendengar pertanyaan si dokter justru Sam yang emosi, “apa hubungannya sakit dengan hubungan suami istri” sentaknya kesal
Dengan panjang lebar dokter tersebut menjelaskan jika kondisi ini sering ditemukan di pasangan yang telah menikah.
“menurut analisa saya kemungkinan nak Farish saat ini tengah mengalami sindrom kehamilan simpatik atau biasa disebut juga dengan istilah couvade syndrome" jelasnya lagi
Deg
__ADS_1