Takdirku Bersama Kakak Tiriku

Takdirku Bersama Kakak Tiriku
Saudaraan????


__ADS_3

Karina hanya terdiam dan sedikit gemetar melihat kelakuan seniornya yang dipenuhi dengan emosi sekaligus kasian melihat Grizelle yang terintimidasi.


"Kami minta maaf kak kalau kami ada salah" ucap Karin sedikit takut.


"Kenapa lo yang minta maaf? Emang lo tau salah lo dimana? Gue mau teman lu ini yang berlutut dan minta maaf" ucap senior itu sambil terus mentoyor-toyor kepala Grizelle. Grizelle yang merasa sangat terganggu dengan kejadian itu hanya berdiam diri dan berusaha mengontrol emosinya yang sudah memuncak.


"Eh cewek gatal" ucap senior itu memukul meja Grizelle.


"Lo apain Kevin kemarin?"


"Oh masalah cowok, haha" Grizelle membatin.


"Kenapa lu malah senyum-senyum? Memang yah penggoda gini" ucap senior itu dengan nada mengolok.


Grizelle yang mendengar ucapan itu hanya tersenyum miring dan terus menikmati makan siangnya. Sedangkan semua perhatian seisi kantin tertuju kepada meja Grizelle.


"Jangan-jangan nyokap lo ******* lag yah kan? Makanya anaknya gini, pengganggu pacar orang" ucap senior itu tersenyum miring.


Grizelle yang sudah tidak bisa menahan emosinya mendengar perempuan tidak tau sopan santuj mengatai ibunya seperti itu pun langsung berdiri dan menjambak rambut seniornya itu.


"Hei perempuan gila, lepaskan" teriak senior itu merasakan kesakitan.


"Gue ingatin yah, lo senior gue dan gue baru 2 hari disini. Tapi bukan berarti lo bisa ngejelek-jelekkin nyokap gue" ucap Grizelle kepada seniornya itu sambil terus menarik rambut seniornya.


Saat sedang berbicara dengan seniornya, tiba-tiba rambut panjang sepunggung Grizelle yang tergerai pun di tarik oleh seniornya yang lain.


"Woaahhh" ucap Grizelle dengan emosi memuncak.


Dengan sigap Grizelle langsung menarik lebih keras rambut seniornya itu dan mendorongnya. Grizelle lalu berbalik dan menatap seniornya yang lain dengan tatapan penuh emosi.


Senior-senior Grizelle yang terdiri dari 4 orang pun langsung menyerang Grizelle bersamaan dan menarik rambut Grizelle bersama-sama.


"Aisss kenapa harus rambut sih" ucap Grizelle pelan menahan rasa sakitnya lalu menghentakkan tubuhnya dan mendorong satu persatu seniornya.


"Lo mau apa sih?" Ucap Grizelle kepada senior yang melabraknya.

__ADS_1


"Kevin? Kevin siapa? Oh Kevin yang kemarin sok kuasa di kantin ini?" Ucap Grizelle santai.


"pantas saja satu pasangan kelakukannya sama. Sama-sama nggak tau sopan santun" ucap Grizelle sambil memelintir tangan seniornya itu.


"Auuuu lepaskan perempuan gila" ucap senior itu merengis kesakitan.


"Hahaha gue emang gila, apalagi kalau gue di usik gini" jawab Grizelle sambil terus memelintir tangan seniornya lebih keras.


Karin yang melihat kelakuan sahabatnya itu pun merasa heran. Bagaimana tidak, selama ini ia tidak pernah melihat Grizelle seemosi ini, apalagi dia sangat manja sama papanya.


Tiba-tiba 3 senior yang lain mengambil piring di meja dan melempar Grizelle dan mengenai belakang Grizelle. Grizelle yang merasa sangat terbakar langsung mendorong senior yang utama dan menginjak kakinya. Lalu berbalik ke arah ketiga seniornya dan menendang perut mereka satu persatu dan melakukan hal yang sama yaitu menginjak kaki mereka satu persatu. Setelah senior-seniornya itu tidak bisa berdiri Grizelle kemudian menarik napas dalam dalam dan mengembuskannya perlahan.


"Gue ingatin yah sama kalian, jangan pernah usik ketenangan gue. Gue mau sekolah di sini dengan damai" ucap Grizelle lembut dan menatap seisi kantin. Lalu mata Grizelle berhenti tepat saat melihat waja h orang yang tidak asing.


"Dan buat lo berempat, khususnya lo" ucap Grizelle menujyk senior-seniornya. "Gue gak kenal Kevin siapa. Sekali lagi lo semua usik gue gara-gara nama itu, gue pastikan kalian nggak masuk sekolah sebulan. Bahkan bukan cuma kalian berempat, tetapi gue juga akan cari Kevin itu dan mempermainkan dia di hadapan kalian" ucap Grizelle keras dan membuat seseorang yang dari tadi mendengar keributan itu langsung tersentak.


"Gede juga nyalinya tuh cewek" ucap Kevin dalam hati sambil tersenyum miring.


Karin kemudian mengajak Grizelle untuk pergi dari kantin dan kembali ke kelas. Di kelas Fero sedang tertidur dan tidak mengetahui hal apa yang sudah terjadi.


Fero hanya melirik sebentar lalu fokus menyetir.


"Kalian nggak seru ah, diam-diam gini" ucap Karin ngambek.


Fero lalu menanggapi Karin dan mereka bercerita panjang lebar sedangkan Grizelle hanya tertidur di bangku belakang.


......................


Malam hari di rumah saat sedang menikmati makan malam tn. Adrian lalu membuka pembicaraan apa yang di lalui Grizelle di sekolah hari ini.


"Semua baik-baik seperti biasa pa" jawab Grizelle datar.


"Papa akan menikah lusa" ucap tn. Adrian singkat.


"Uhukkk... Secepat itu pa?" tanya Grizelle kaget.

__ADS_1


"Iya sayang, papa sudah bertemu keluarga mereka dan mereka meminta untuk segera menikah. Dan kamu tahu tante Hana juga punya seorang anak dan dia sekolah di sekolahmu" ucap tn. Adrian.


"Oh baik lah pa" ucap Grizelle sambil melanjutkan makannya.


...****************...


Di sisi lain ny. Hana sedang duduk di ruang tengah menunggu putranya pulang.


"Kenapa pulang jam segini?" Ucap ny. Hana saat menyadari ada yang berjalan masuk rumah.


"Mama. Aku sudah besar ma" jawab anak ny. Hana dengan jutek.


"Duduk dulu di sini. Mama mau ngomong sama kamu" ucap ny. Hana.


Anak ny. Hana hanya menurut dan duduk di sofa sebelah ny. Hana.


"Kamu tau kan, lusa mama akan menikah" ucap ny. Hana.


"Iya tau. Lalu?" Jawab anak ny. Hana jutek.


"Fero, dengarin mama nak. Nanti kalau mama sudah nikah, kamu harus baik-baik sama papa baru kamu dan juga adik kamu" ucap ny. Hana menatap senduh anak bujangnya itu.


"Mama sengaja masukin kamu di sekolah yang sama dengan dia, mama harap kamu bisa menjaga dia dengan baik" ucap ny. Hana lagi sambil menepuk lutut Fero.


Fero yang mendengar penjelasan dari mamanya pun hanya mengiyakan dan berpamitan menuju kamarnya.


Di dalam kamar Fero langsung terduduk dan mengambil kameranya. Ia melihat-lihat photo hasil tangkapannya. Tiba-tiba ia berhenti di satu foto yang berisi seorang gadis kecil yang sedang membersihkan halaman rumahnya.


Flashback on


1 tahun yang lalu, Fero sempat berkunjung ke rumah neneknya yang berada di kota yang sama dengan rumah Grizelle saat smp. Saat sedang berjalan-jalan di sekitar rumah neneknya, Fero kemudian terhenti saat melihat seorang gadis kecil membersihkan halaman rumahnya dengan penuh keriangan. Fero lalu diam-diam mengambil gambar photo gadis itu dan menyimpannya.


Saat kembali ke kota A, photo gadis kecil itu selalu berhasil meluluhkan hati Fero yang dingin. Fero di umurnya yang masih remaja dan hendak menuju dewasa pun menaruh hati kepada gadis kecil itu.


Beberapa bulan kemudian, ny. Hana memberitahu Fero bahwa ia akan menikah lagi, awalnya Fero tidak perduli namun saat ny. Hana menunjukkan photo tn. Adrian dan Grizelle, Fero tersadar bahwa mamanya akan menikah dengan ayah dari gadis kecil yang ia cintai dan itu berarti ia akan menjadi saudara dengan gadis kecil itu.

__ADS_1


__ADS_2