Tantangan Hidup

Tantangan Hidup
Membujuk Kakak


__ADS_3

12 Hari telah berlalu , Nana Sudah masuk kuliah kemarin .


☘Kampus hari ini


"Hello, good morning, " sapa seorang dosen pria yang baru masuk kedalam kelas baru saja. "good morning, sir, " jawab para mahasiswa dan mahasiswi serempak.


"oh, ya. Saat wisuda nanti pihak universitas berharap wali murid kalian bisa datang, " kata dosen yang memulai pembicaraan. "jangan bercanda lah pak, dulu - dulu gak gini loh. Ya kan? saya kan orang indo mana ada ortu disini, " kata Mia dengan tawa ragunya. "gak bercanda, kamu ni gak sopan, " kata pak dosen.


"iya deh,,,,, maaf ya pak, " kata Mia dengan tawa hehehe nya.


"saya sangat berapresiasi pada Nana, saya berharap wali kamu datang ya, " kata pak dosen yang langsung cemerlang. "yaelah pak, roh kalik pak yang dateng, " kata lintang menyambar omongan dosen.


"bukannya Nana punya paman dan bibi? " kata pak dosen yang sekarang memalingkan muka kearah Lintang Yuhan Yuanda. "yaelah, paman bibi yang mana? " tanya Lintang memastikan.


"ya yang ada di indo lah terus yang mana lagi, " kata pak dosen....


🌀Skip..... 🌀


☘Pulang kuliah....


"yuk gue anter, " ajak Mia. "yaelah lo ni, tau aja gue, " kata Lintang yang merasa senang. "emangnya gue ajakin lo? " kata Mia yang merasa bahwa Lintang ini kegeeran.


"ya lah, gue pd lo orangnya, " kata Lintang sedikit sombong. "lo geer banget sih, gue ajak Nana bukan lo. Lo jalan kaki aja sana, " kata Mia dengan nada pedesnya.


"yaelah... jahat lo pada, " kata Lintang yang merasa sebal dengan Mia. "sudah jangan ribut lah, gak capek apa? " kata Nana yang merasa terganggu dengan peperangan mulut mereka berdua.

__ADS_1


"Yuk makan siang dulu, " ajak Nana . "yuk laper ni, " kata Mia. "yaelah.... gue gak diajak ni? " kata Lintang yang merasa terabaikan.


Akhirnya mereka berjalan bertiga beriringan, mereka menuju restoran depan kampus, enak sih makananya tapi harganya itu lo menguras kantong bagi anak kos kayak Nana.


****


 


Setelah menunggu sampai lumutan makanan yang dipesan mereka bertiga pun datang. Yuk saatnya makan - makan - makan. Ini sungguh membahagiakan makan geratis buat Mia dan Lintang, dompet terkuras buat Nana yang menangisi kemalangan nya. Bukannya tidak ikhlas tapi kan ini mahal.


"Hallo Nana, apa kabar? " sapa seorang pria dengan wajah bak model itu yang berjalan kearah Nana. "eh hallo kak, kabar baik, " kata Nana dengan senyum manisnya.


"syukurlah boleh gabung? " tanya pria itu yang semakin mendekat, siapa pria itu? siapa lagi kalau bukan Rayhan. "tapi kak, gak enak lah kakak kan pengusaha sukses, " kata Nana dengan wajah yang menunduk (menandakan malu).


"jadi intinya gak boleh gabung ni? " kata Rayhan mengoda.


"banyak uang ni, " kata Rayhan menanggapi perkataan Lintang. "abis magang kak, " kata Nana.


Tanpa basa basi Rayhan duduk di kursi kosong sebelah Nana. Ia memesan kopi ekspreso.


"permisi tuan, " tiba - tiba asisten Rayhan datang menghampiri.


"ada apa? " tanya Rayhan kepada asistennya tersebut. "tuan hari ini tuan besar mengajak anda bertemu, " kata asisten dengan ketakutan.


"bilang aku gak akan pergi, " kata Rayhan datar. "tapi tuan, beliau mengancam...., " berkata begitu lalu berbisik ditelinga tuannya.

__ADS_1


"huh.... dasar tua bangka, " umpat Rayhan.


"kalau kakak mau pulang, pulang aja nanti kopinya aku yang bayar, " kata Nana kepada Rayhan.


"ya aku pulang duluan, aku yang bayar saja makanan kalian, " kata Rayhan lalu berjalan menuju ke kasir.


"pulang dulu ya, " pamit Rayhan pada Nana dan teman - temannya. " kak .... "panggil Nana takut - takut.


" hem.... "


" um..... lusa kakak bisa datang ke sekolahku enggak? em... itu mau wisuda, " kata Nana.


"yah... kalau ada waktu, " katanya.


"diulangin dog kak, kan untuk adik tercinta, " kata lintang menggoda dengan nama Nana.


Tanpa menanggapi perkataan Lintang , Rayhan berbalik dan pergi meninggalkan mereka bertiga.


"ih... datar banget sih, " kata Lintang sebal.


"lah kamu sendiri yang blak - blakan, " kata Mia kepada temannya yang crewet itu.


****


Jangan lupa ya di vote dan komen, ditambah ke favorit juga ya.... terimakasih udah mampir. Bisa juga baca novel saya yang lain berjudul Benci Ayah di mangatoon / Noveltoon. Juga bisa baca Pendakian Berujung Maut di baca di apk *****.

__ADS_1


Terimakasih.....


Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan**....


__ADS_2