Tantangan Hidup

Tantangan Hidup
Perkiraan


__ADS_3

Setelah pergi dari restoran Nana berlari menuju taman. Nana sangat tidak percaya dengan apa yang dikatakan Rayhan, pasalnya Nana hanya bercanda tentang menanyakan itu. Tapi si Rayhan sangat serius dengan Nana.


"ah...... gila tu kakak, " gumam Nana frustasi, kayak tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Rayhan.


"gak mungkin kan dia, masak seorang Presdir muda dan terkenal mau menikahi pengacara terkenal yang aneh ini, " gumam Nana lagi.


'tunggu, mungkin dia memang tertarik denganku, tapiiii aku punya apa, kaya tidak, cantik em.... kalau cantik kan pas - pasan aja. Aduh... pusing ah, kalo besok em..... gak bisa ah. Auah pusing ni pala,' Batin Nana didalam hati.


"bengong aja Na, " sapa seorang wanita yang seumuran dengannya.


"eh, trio si, " kata Nana canggung dengan senyum wagu yang menghiasi wajahnya.


"napa na? " tanya si jenius sambil membenarkan kacamatanya.


"anu..... engak papa kok, cuma ada masalah sedikit dengan kak Rayhan, " jawab Nana.


"oh..... apa jangan - jangan kamu dilamar Kak Rayhan mu itu? " tanya si to*ol.


"ah.... hahahahaha engak lah, ma masak aku dilamar sih. Hehehe kan gak mungkin banget," kata Nana wagu, kayak orang tertangkap basah gitu.


"alah jangan bohong Na, kami tau kok kamu itu kek gimana. Kan kita temen satu kos, " kata si Aneh yang langsung duduk di bangku yang diduduki Nana.

__ADS_1


"oh ya, hari ini kamu dicari ama siapa tu..... Kriss..... Kriss.... Kriss siap tu ya? " kata si to*ol yang berusaha mengingat - ingat nama orang yang datang ke kos tadi.


"Kriss Huang? " tebak Nana dengan nama Kriss tadi.


"ya itu loh, yang CEO terkenal di negara ini. Bahkan perusahaannya meliputi seluruh Benua Amerika, sekarang mah sudah mulai masuk ke Asia, " kata Si Aneh yang tau sedikit informasi tentang Kriss Huang.


"oh...... emang iya toh? ah pria itu tampan banget, kalau kamu nikah ama orang itu tak jamin kamu jadi orang kaya, " kata si to*ol.


"kalau aku sukanya ama kak Rayhan, " jawab Nana keceplosan.


"APA!!!!! " kata trio si kaget dengan pernyataan yang diungkapkan Nana.


"hah, kamu panggil kak Rayhan langsung namanya? apa kamu kenal ama dia? " tanya Nana penasaran.


"ya begitulah, dulu pas kuliah dia seniorku," jawab si jenius.


"lah, emangnya dulu kamu kuliah apa? " tanya Nana heran.


"pas itu aku kuliah S1 tahun ke 2 tapi mau selesai. Terus Rayhan kuliah S2 semester akhir, " jawab su jenius mengungkap kenyataan.


"oh...... Jenius emang beda ya, oh ya aku pulang dulu ya bay, " kata Nana beranjak berdiri dari tempat duduknya.

__ADS_1


"lah kita barengan aja, " kata si to*ol mengajak Nana.


"ah.... gak usah, akun mau kerumah Mia dulu," kata Nana langsung beranjak pergi dari taman dengan langkah lebar cepat kilat.


****


Akhirnya Nana juga berbohong dia tidak pergi kerumah Mia, tapi ia pergi ke danau yang ada di kota, tapi bukan tempat wisata.


"hadeh, otak gua ke kikis, " gumam Nana makin frustasi.


"ahh.... aduh..... kepalaku sakit.... aduh, huh..." gumam Nana sambil memegangi kepalanya yang terasa pusing. Didalam pandangan Nana yang masih terpejam ia melihat sekilas gambaran dan memori.


'gambaran yang dilihat seperti seorang perempuan yang berprofesi sebagai seorang dokter dan mengatakan anda mengalami gagal otak kecil kepada seorang yang berbaring di ranjang rumah sakit. '


"apa itu tadi? huh...... huh..... huh.... sakit kepalaku, " gumam Nana setelah melihat gambarnya sekilas tadi.


" gagal otak kecil, mungkin itu aku..... tapi kenapa aku bisa gagal otak ya? dan kayaknya ini masih di indo, tapi kapan ya..... pusing pala gue, auah bodo amat, " kata Nana ngomel - ngomel sendiri.


****


Terimakasih di Like, Share, Komen, dan Votenya ya..... 😊

__ADS_1


__ADS_2