Tantangan Hidup

Tantangan Hidup
Akirnya sidangnya berakhir memuaskan


__ADS_3

#AUTHOR


Waktu berlalu begitu saja , sudah 3 hari Nana mempelajari berkas yang diberikan tuan Huang. Besok adalah hari dimana sidang kedua dimulai dengan kasus yang sama. Nana sangat berharap bahwa besok adalah sidang terakhir untuk kasus Kriss. Ia berharap bisa memenangkan kasus ini, karena pada pasalnya Kriss adalah mafia terkenal dalam geng gangster , ia adalah bigg boss dari Black Dragon, Dragon Fire, dan Blood Dragon. Ia yakin pasti tidak ada yang berani macam - macam dengan tuan Huang tersebut.


🍁Keesokan harinya........ di Pengadilan


"Pagi Tuan, " sapa Nana pada lelaki muda tersebut. "pagi nona, " jawab Tuan Huang datar.


🍁Saat diadakannya sidang


"ok, bagaimanan dengan berkas bukti bahwa Tuan Kriss Huang tidak bersalah? " tanya hakim ketua kepada pengacara Kriss yang bernama Nana itu. " ya! kami telah mencari bukti bahwa Tuan Huang tidak bersalah sama sekali dalam kasus ini, " jelas Nana dengan tegas bahkan sangat tegas.


"Tidak mungkin!! saya punya saksi ! pelayan restoran yang mendengarkan pembicaraan Kriss Huang," kata pengacara musuh dengan lantang. "Maaf sebelumnya, saya disini punya buktinya . Restoran itu adalah restoran yang memiliki kamera pengawas," jelas Nana semberani berjalan menuju hakim ketua untuk menyerahkan rekaman vidio dalam flashdisk.


"ok kami Terima, kami akan menyetel flashdisk ini. Setelah mengatakan itu hakim ketua memberikan flashdisk kepada asistennya.


#NANA


setelah memberikan flashdisk tersebut aku kembali duduk dikursi pengacaraku.


Layar LCD yang ada telah menggambarkan bagaimana obrolan Kriss dengan klien yang katanya adalah teman yang memberikan Kriss narkoba untuk diedarkan. Dalam vidio itu terlihat jelas bahwa Kriss telah diberi sebuah bingkisan, dan langsung dibuka disitu juga. Ternyata isinya adalah kalung berbentuk salib, yang mana itu sangat bertolak belakang dengan agama Kriss.


" Oh begitu ya...., "kata hakim pendamping setengah berfikir. " maaf yang mulia, ini kan hanya terekam dari kamera pengawas dan tidak ada perekam suara disitu," kata pengacara sialan itu pada hakim, ukh aku sangat sangat emosi mendengar perkataanya. Padahal terlihat jelas bahwa memang hanya kalung itulah yang keluar dari bingkisan berwarna coklat.

__ADS_1


"Secara singkat memang begitu, tapi kami disini memiliki saksi hidup," kataku angkat bicara karena aku sangat marah dan emosi dengan pengacara lawan yang brensek itu.


#AUTHOR


Setelah perdebatan yang panjang kali lebar itu , masukk lah seorang pria paruh baya kedalam sidang yang berperan sebagai saksi.


"Hallo, perkenalkan saya adalah tamu Tuan Huang tempo hari, " kata saksi tersebut. "ok, sudah diketahui oleh banyak orang yang ada diruangan ini bahwa bapak ini lah saksi matanya, " jelas Nana yang mulai serius dengan kasus yang sedang dihadapinya.


Sebenarnya ia selalu serius tapi kan beda, semua ini sangat sangat beda.


'Aku gak nyangka wanita ini akan mengenalkan saksi hidup. Sangat unik dan menarik, diam tapi tajam, santai tapi pasti, cepat, cekatan, dan tepat sungguh cerdas, kukira ia tak bisa diandalkan,' gumam Kris dalam hati sangat terpesona dengan rencana yang Nana lakukan.


Pria paruh baya itu muali bercerita tentang apa yang terjadi sebenarnya tentang tempo hari yang menjadi masalah pokok pada sidang yang berlangsung saat ini.


*satu bulan yang lalu sebelum tempo hari kejadian perkara*


"Saya mau kamu mendisain kalung yang saya minta dalam waktu satu minggu. Kalau bisa buat barangnya, kuberi waktu satu bulan, " kata Kriss kepada disainer .


"saya akan usahakan," jawab pria itu ragu, karena disain kalung yang sangat luar biasa dan motif yang sangat rumit dalam kalung berbentuk salib tersebut.


"ok, bulan depan bertemu dikota T, " kata Kriss datar. "iya... " jawab disainer sedikit ragu.


*Bulan depan di kota T(tempo hari kejadian perkara penuduhan)

__ADS_1


ON


"ini Tuan yang Anda minta, " kata disainer sambil menyodorkan sebuah bingkisan. "ok, terimakasih saya berharap kamu bisa menjaga rahasia," kata Kriss yang membuat seketika ruangan yang digunakan untuk berdiskusi tersebut menjadi dingin.


"saya akan memastikan isinya," kata Tuan Huang lalu ia membuka bingkisan itu yang berisi kalung yang berleontinkan salib dengan warna peraknya yang banyak ukiran - ukiran disetiap sudutnya, tapi kalung itu sangat bertolak belakang dengan agama Kriss.


"ok bagus, Barang sudah ada ditangan, saya sudah memberikan DP nya sisanya saya transfer." setelah percakapan yang singkat, kikuk, dan canggung akhirnya mereka pulang.


Flashback off


"ya begitulah singkat ceritanya," kata saksi yang tak lain adalah disainer yang dimintai untuk membuatkan kalung tersebut.


"ok, inilah secara rinci nya. Saya yakin yang mulia tau apa yang dimaksud dengan perkataan disainer, " kata Nana yang geram dan tanpa basa basi lagi.


"ok... kalau begitu sidang hari ini dengan kasus ini dinyatakan ditutup. Dan keputusannya adalah Tuan Kriss Huang terbukti sama sekali tidak bersalah dan tidak pernah mengedarkan obat terlarang," kata hakim ketua lalu mengedok palu. 'dok... dok... dok... ' Dan sidang pun selesai.


🌺🌺🌺


Terimakasih 🙏 telah mampir.


Jangan lupa ya like👍dan tinggalkan komen kalian di kolom komentar.


Da... dah sampai bertemu di episode berikutnya👋👋

__ADS_1


__ADS_2