
"SIA*AN!!!!! BREN*EK!!!! huh.... Esson, " kata Kriss marah - marah sendiri.
Lalu dia pun mengambil HP yang tergeletak dimeja, untuk menghubungi Esson Na.
Call to Esson Na
tut...... tut..... tut.....
"Hallo, what's wrong? " terdengar jawaban dari seberang.
"Ah..... kamu sudah tau belum kalo Nana hilang? " tanya Kriss ragu.
"why? apa hubungannya denganku? " tanya orang diseberang dengan nada mengejek.
"bukannya kamu deket degan Nana? " tanya Kriss lagi, setau Kriss Nana dan Esson adalah sepasang kekasih.
"wow! dari mana cobak? ada apa sih to the point aja, " kata orang diseberang telefon yang bernama Esson itu.
"oky, aku meminta bantuanmu untuk mencari keberadaan Nana, " kata Kriss terus terang.
"aku!? hahaha, sejak kapan aku punya koneksi seperti dirimu itu hah? hahahaha jangan bercanda, " kata Esson dari seberang telepon diiringi dengan tawa lepasnya.
"jangan mengelak, aku sudah tau dari dulu kamu adalah leader dari blood pot, " kata Kriss dengan nada datar dan kesalnya.
"terus? apa yang kamu janjikan bila aku bisa menemukan Nana dan membawanya kembali kesini? " tanya Esson dengan nada dingin.
"apa saja, " jawab Kriss singkat.
"kamu yakin? Jagan menyesal loh, " kata Esson mengejek, dia terus mengejek Kriss beberapa kali dalam setiap kalimat yang dia lontarkan.
"to the point aja, apa syaratnya? " tanya Kriss yang tidak mau bertele - tele.
"gak banyak kok cuman kamu harus melepaskan Nana, " kata Esson.
"kamu?! " gumam Kriss mengertakkan gigi.
"bagaimana? apa bisa setuju untuk melepaskan kekasih pertama dan kekasih masa kecilmu itu? kalau tidak sanggup cari orang lain untuk membantumu melawanku, " kata Esson mengancam.
"melawanmu!???? Apa kamu yang menculik Nana? " tanya Kriss curiga.
"bisa dibilang begitu, " jawab Esson santai.
"BIA*AP kau dasar La*nat, " kata Kriss berapi - api.
"hahahha santai lah, kalau kamu tidak menyetujui syarat ku, ku jamin kamu tidak akan melihat Nana seumur hidupmu, " kata Esson mengancam.
"baiklah demi Nana, aku lepaskan dia. INGAT demi NANA, " kata Kriss penuh penekanan disetiap kata - katanya.
__ADS_1
"ok, thanks ya, " kata Esson langsung mematikan teleponya.
****
Ditempat dimana Nana berada.....
"Hallo baby, how are you today? " kata seorang pria yang berjalan masuk kedalam ruangan yang ditempati Nana.
"what? who? " tanya Nana kaget.
"oh..... baby, kasihan sekali hidupmu, " kata laki - laki itu mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Nana dalam kegelapan.
"hentikan! " kata seorang pria yang tiba -tiba masuk dan yang satunya memukul pria yang menganggu Nana.
"itu seperti...... seperti...... " gumam Nana.
seorang yang menjaga Nana dari kemarin melakukan langkah berbahaya dengan mengancam pria yang mau menolong Nana. Orang itu menodongkan pistol ke kepala Nana ,dia mengunci tangan Nana.
"Jagan mendekat!! kalao kalian mendekat dia akan berakhir ditanganku, " teriak pria yang menodong pistol dengan gemetar itu.
"mau main pistol denganku? " tanya seorang kepercayaan dari pria yang menolong Nana. Lalu pria itu menodongkan pistol kearah pria yang mengancam akan membunuh Nana.
"heh gak da akhlak, kita lihat aja cepat plurumu atau pluruku, " kata pria yang menyandera Nana sombong.
"oh..... lakukan!!!! " kata pria yang mau menolong Nana tanpa harus turun tangan. Pria itu degan santainya duduk di kursi dekat situ.
"baik." jawabnya singkat, yang menunjukan bahwa dia bersedia melakukan apa yang diperintahkan bossnya itu.
"Tuan maafkan saya, " kata Preman kampungan itu lalu melepaskan Nana dan langsung bersujud dibawah kaki orang yang disebut tuan itu.
"Lancang!!!!! " kata pria yang disujudti kakinya itu.
'DOR..... ' terdengar suara pistol yang mengenai sasarannya. Ya sasarannya adalah orang yang bersujud di bawah kaki tuannya, hanya dengan satu tembakan dia mati seketika.
"tembakan jitu, " gumam Nana yang menyaksikan kejadian itu dengan mata tercengang.
Lalu pria yang duduk di kursi tadi berdiri menghampiri Nana.
"ayo pulang, " ajaknya pada Nana.
"akh..... kamu? siapa? " tanya Nana yang merasakan bahwa matanya sakit setelah berhari - hari hanya melihat kegelapan dan kali ini penerangan lampu yang amat sangat terang yang berhasil menyiksa matanya.
"ini aku Rayhan, " jawab pria yang menghampiri Nana yang ternyata bernama Rayhan alias Esson Na.
"kak Rayhan? apa benar? " tanya Nana masih ragu karena dia pernah mendengar dari preman yang menculiknya bahwa mereka disuruh oleh Esson Na untuk menculik Nana. Tapi ini Esson menyelamatkan Nana.
"kenapa tidak, ayo pulang kerumahku, " kata Rayhan alias Esson.
__ADS_1
"ah.... ya, " jawab Nana, lalu ia berdiri dengan sedikit bantuan dari Rayhan.
"habisi sisanya, " kata Rayhan memberikan perintah kepada anak buahnya.
"baik, laksanakan!!!! " jawab seorang pengawal dengan baju kasual. Pengawal itu bisa dibilang tangan kanan Rayhan didunia bawah (mafia).
****
setelah perjalanan Nana dan Rayhan pun sampai di apartemen Rayhan.
"yuk masuk, " ajak Rayhan yang berjalan mendahului Nana.
"ok, " jawab Nana yang berjalan di belakang Rayhan.
****
Masih di Apartemen Rayhan.....
Rayhan dan Nana sudah membersihkan diri dan makan. Sekarang mereka ada didepan televisi.
"eum..... kak, mau tanya pa boleh? " tanya Nana.
"apa? " jawab Rayhan masih fokus dengan layar tvnya.
"itu, kok kakak bisa tau sih kalo aku ada disitu? " tanya Nana ragu, ia cuman mau mengetes apa benar kalo yang menculik Nana itu sebenarnya Rayhan.
"aku punya banyak koneksi, " jawab Rayhan tanpa berpaling dari layar TV.
"emang kakak kerjanya apa? " tanya Nana lagi.
"Presdir direktur + CEO Sesson Na Group, " jawab Rayhan santai sambil menikmati segelas coklat panasnya.
"oh.... yang lainnya? kayak gengster gitu? " tanya Nana dengan polos.
Lalu Rayhan pun meletakkan gelas coklatnya diatas meja, lalu menatap Nana lekat.
"apa yang kamu ketahui tentang gengster?" tanya Rayhan mengintimidasi.
"kayak perkumpulan kekerasan mungkin, " jawab Nana masih polos.
"kamu tau geg Mafia Blood Pot? " tanya Rayhan masih senantiasa menatap Nana.
"ya, " jawab Nana singkat.
"aku Leader dari Blood Pot, " jawab Rayhan lalu ia memalingkan wajahnya menghadap TV.
"apa!!!!! ja.... jadi kakak ma.... Mafia? hah? " kata Nana terbata - bata karena kaget.
__ADS_1
****
Terimakasih Jagan lupa Like nya 👍, komen📝 dan Votenya 💰yang banyak. Dikasih rating bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ oky ya