Teman Pacarku

Teman Pacarku
Eps. 16 Pengganggu


__ADS_3

Devan dan Rangga saling menatap lama, Veli hanya menatap lemas biasa, tidak lama kemudian Veli pingsan.


"Vel..?" Ucap Devan sambil memegang Veli.


"Byy..?" Rangga teriak lari menuju Veli dan menggendong Veli membawa ke kasur.


"Gue panggil perawat dulu ya" Ucap Devan.


"Hm ya" Jawab Rangga cuek.


Rangga memandang Devan dengan tatapan sinis, setelah melihat Devan disini mengurus Veli semalaman.


Perawat tiba dan memeriksa Veli, Orang tua Veli juga sudah tiba di Rumah sakit.


"Eh nak Rangga, dari kemarin Ibu tunggu" Ucap Ibu Veli.


"Maaf bu, Rangga baru libur kuliah, jadi baru bisa kesini" Jawab Rangga.


"Veli nungguin kamu terus setiap hari, dia sendirian disini karena Ibu setiap malam pulang"


Rangga memandang Devan lagi dengan wajah sinis, merasa Devan disini setiap malam mengurus Veli.


"Nona Veli tidak apa-apa bu, hanya belum sarapan saja, jadi lemas, Ibu dan Bapak bisa ke ruang Dokter dan administrasi untuk mengurus operasinya ya bu biar dilakukan secepatnya" Ucap Perawat.


"Oh iya mbak baik"


Orang tua Veli pergi bertemu Dokter dan mengurus operasi Veli, di ruangan hanya ada Rangga, Devan dan Veli, suasana hening, Rangga masih menatap sinis Devan.


"Lu jangan berpikir negatif dulu, gue disini cuma bantuin Veli, kebetulan Rumah sakitnya kan deket sama rumah gue" Ucap Devan.


"Ya terimakasih, lu boleh pulang sekarang" Jawab Rangga dengan ketus.


"Kalo ada apa-apa kabarin gue aja"


"Ya"


Devan berpamitan pulang dan Rangga langsung menutup pintunya.


"Devan ngapain sih disini terus, cewe gue mau dibikin korban keberapa sama dia!" Ucap Rangga dengan kesal.


"Ada apa byy..?" Ucap Veli baru tersadar dari pingsannya.


"Byy... kamu udah sadar? gimana, apa yang dirasain sekarang? pusing, mual?“ Tanya Rangga khawatir.


"Pusing sama mual ini byy, kamu marah ya sama aku karena liat Devan disini?" Tanya Veli dengan suara lemas.


"Engga kok byy, aku gak marah ke kamu, aku marahnya ke Devan ngapain dia maksa disini terus"


"Iya byy, dia tiba-tiba dateng aja, aku ngusir juga gak enak byy"


"Iya aku tau kok byy, sekarang aku yang nungguin kamu disini sampai sembuh"


"Sekarang aku baru seneng, karena yang jagain aku kamuu"


"Ah bisa aja kamu byy"


Orang tua Veli sudah kembali dan menjelaskan tentang pertemuannya dengan Dokter. Veli akan di operasi Minggu depan dan Rangga siap menemani Veli sampai sembuh.


"Nak Rangga, nanti kamu yang jagain Veli ya" Ucap Ibu dengan tersenyum.

__ADS_1


"Gak usah di suruh juga udah nungguin yah?" Ucap Ayah dengan tertawa.


"Ah om bisa aja hehe" Jawab Rangga.


"Nih ibu bawa makanan di makan ya Ngga"


"Waduh bu, makasih banget, ini gak kebanyakan bu?" Jawab Rangga.


"Anak laki kan makannya banyak" Ucap Ibu.


"Om juga makannya banyak, cowok gak ada yang namanya diet kan" Ucap ayah sambil tertawa.


Rangga memang dekat sekali dengan keluarga Veli, mereka sudah kenal sangat lama dan sangat akrab.


Seharian ini Veli ditemani Rangga dan Orang tuanya, tapi seperti biasa jika sudah malam Orang tuanya pulang, karena kerjaan dan demi Veli bisa istirahat tanpa terganggu orang banyak.


"Ibu, ayah, pulang dulu ya, ibu titip Veli ya Ngga" Ucap Ibu.


"Iya bu, siap" Jawab Rangga.


"Makanan banyak, jajan banyak, gak usah keluar cari makan lagi ya" Ucap Ayah ke Rangga.


"Haha iya om"


Orang tua Veli sudah kembali pulang, Rangga mulai saat ini akan menjaga dan menemani Veli sampai operasi selesai.


"Byy kamu makan dulu sana" Ucap Veli.


"Nanti aja lah byy, masih kenyang, tadi ayah ngajak makan banyak banget" Jawab Rangga.


"Haha ayah gak mau gemuk sendirian jadi ngajak kamu"


"Engga lah byy, emang kenapa?


"Aku takut aja byy, kamu jadi mangsanya Devan"


"Jangan dong byy, aku gak mau, aku juga gak suka banget Devan disini"


"Tenang byy, aku sekarang disini"


~


Tok... Tok... Tok...


Bela dan Noval datang menjenguk Veli.


"Vel...." Teriak Bela dari pintu.


"Waahhh siapa nih?"


"Orang cantik dateng mau ketemu putri yang sedang sakit"


"Haha bisa aja lu, kok lu bisa disini? gak ada kelas tambahan?" Tanya Veli.


"Kosong Vel, lu beruntung jadi gak ketinggalan kan?"


"Ada gosip apa hari ini?"


"Byy... lagi sakit masih sempet gosip?" Tanya Rangga.

__ADS_1


"Heran banget gue juga sama pikiran cewek" Ucap Noval.


"Acaranya Lita kan besok di mulai, katanya dia bingung belum ketemu pasangannya" Jelas Bela.


"Devan juga pulang, gak ada siapa-siapa disana, jangan sampe ambil Rangga dariku" Ucap Veli.


"Engga lah byy, acara bareng kamu aja kadang males, apalagi ini, males banget lah" Ucap Rangga.


"Kating juga gak ada yang bisa katanya sama-sama sibuk" Jelas Bela.


"Gak jelas banget Devan, apa salahnya nemenin Lita, dari pada nemenin gue terus disini, kaya gak ada kerjaan aja" Ucap Veli.


"Bener-bener ya si Devan, mau bikin korban baru kayanya" Ucap Bela.


"Jangan sampe lah bel"


Waktu menunjukan pukul 21.15, Bela dan Noval berpamitan untuk pulang. Veli pun sudah tertidur karena reaksi dari obatnya.


Rangga yang masih terjaga tidak bisa tidur mencoba memainkan ponsel Veli dan melihat isi chatnya.


"Devan bener-bener kurangajar, udah berlebihan banget chatnya"


"Dari ngajak ketemu aja gue udah curiga, jarang-jarang Devan kaya gitu ke cewe, kecuali mau jadi mangsa berikutnya"


"Maksa banget lagi nih bocah"


"Gue blokir aja nomer Devan dari ponselnya Veli"


Di malam hari Rangga mengomel sendiri membaca chat dari Devan di ponsel Veli, melihat kelakuan Devan yang sudah berlebihan membuat Rangga menjadi tidak suka pada Devan.


~


Pagi hari.


Rangga masih tidur di kasur tunggu pasien, Veli sudah bangun lebih awal dari Rangga.


Veli setiap pagi merasakan mual karena reaksi obat malamnya.


"Rangga masih tidur, mau gue bangunin kasian juga dia belum tidur" Ucap Veli.


Veli pergi ke kamar mandi sendiri tanpa di bantu Rangga.


"Byy... kok kamu gak minta tolong aku sih?" Tanya Rangga langsung bergegas mendekati Veli.


"Keliatannya kamu capek, jadi aku biarin kamu tidur byy"


"Engga lah byy, tugasku disini kan jagain kamu, bukan tidur"


Selesai dari kamar mandi, ponsel Rangga berbunyi, seperti ada pesan.


Kring...


"Rangga.. lu di kos kan? ayo lah bantu gue di acara, gue belum ada pasangan nih, gak ada Veli juga kan lu disini, mending bantuin gue" Isi pesan Lita.


..


..


Waduh, gimana reaksi Veli ya melihat pesan dari Lita untuk Rangga. Yang penasaran dengan kelanjutannya, yuk ikutin terus ceritanya, jangan lupa Like ya.

__ADS_1


__ADS_2