Teman Pacarku

Teman Pacarku
Eps. 20 Kabar Baik


__ADS_3

Ayah pelan-pelan membukan amplop berisi informasi tentang kesehatan Veli, Ayah mulai membacanya selembar demi selembar.


"Gimana yah?" Tanya Ibu.


"Gimana hasilnya om?" Tanya Rangga.


Ayah masih belum menjawab.


"Semoga makin membaik keadaanya" Ucap Bela.


..


..


"Veli mengalami gangguan saraf yang ringan, tapi jika kemarin terlambat di obati maka akan sangat berpengaruh pada kesehatan Veli" Ucap Ayah.


"Terus gimana lagi yah?" Tanya Ibu.


"Iya, kemungkinan efek setelah operasi nanti ingatan atau pikiran pada Veli lambat sedikit, mungkin akan mempengaruhi belajarnya di perkuliahan" ucap Ayah.


"Emangnya gak ada obat yang bisa menormalkan sarafnya atau kemampuan mengingatnya lagi" tanya Ibu.


"Nanti coba ayah tanyakan pada dokter sarafnya ya Bu, Ibu yang tenang ya"


"Om kita cek Veli dulu di ruang ICU siapa tahu Veli sudah sadar" ucap Rangga.


Feli sudah dipindahkan ke ruang ICU setelah operasi kedua selesai, raut wajah Rangga sangat khawatir mendengar keadaan Veli yang sekarang, Rangga berpikir Veli nantinya akan merasa tertekan atau kurang percaya diri dengan keadaan yang sekarang.


"Vel lu bangun yuk katanya kita mau jalan-jalan setelah kamu sehat, gue kangen ketawa lu" ucap Bela.


1 jam kemudian


Perawat ruang ICU tiba-tiba keluar memanggil keluarga Veli.


"Dari keluarga Feli?" ucap Perawat.


"Iya betul ada apa Mbak?" tanya Ayah.


"Dari keluarga boleh masuk ke ruangan tapi satu-satu ya tidak boleh lebih dari 3 orang yang masuk, karena takut mengganggu pasien" ucap perawat.


"Oh baik saya dulu ayahnya yang mau masuk keruangan" ucap Ayah.


"Ya sudah mari pak masuk berganti pakaian medis dulu dan masker ya pak"


Akhirnya Ayah Veli yang masuk lebih dulu untuk melihat kondisi Veli di dalam, selanjutnya Ibu Veli yang akan masuk, Rangga belum tahu diperbolehkan masuk atau tidak oleh orang tuanya Feli

__ADS_1


"Tante apakah nanti saya boleh masuk melihat keadaan Veli?" Tanya Rangga.


"Ya boleh kok nak, siapa tahu Veli ingin bertemu atau mendengar suara kamu" ucap Ibu.


Akhirnya Rangga diperbolehkan masuk oleh ibunya feli ke ruangan untuk melihat Veli secara langsung


"Rangga gue titip ya bilangin ke Veli supaya cepat sadar gue kangen sama Veli" ucap Bela.


"Iya gue akan sampai ke Veli, lu tenang aja" ucap Rangga.


Setelah ayah dan ibunya Veli keluar dari ruang ICU untuk melihat Veli, sekarang giliran Rangga yang masuk untuk menemui Veli di dalam.


"Byy ayo bangun aku kangen sama kamu" ucap Rangga sembari meneteskan air mata.


"Emangnya kamu nggak kangen sama aku ya by, katanya kita mau jalan-jalan ke puncak sama tuh si Bella nungguin kamu katanya dia kangen"


Rangga memegang tangan Veli yang penuh dengan selang infusan, wajahnya seperti tidur nyenyak lama, Rangga mulai meneteskan air matanya.


Veli belum juga sadar dari komanya, karena durasi untuk bertemu dengan Veli sudah selesai, akhirnya Rangga keluar dari ruangan.


Hari sudah malam


Bela dan Noval berpamitan kembali ke kota karena besok ada perkuliahan.


"Om Tante kami pamit pulang dulu ya karena besok ada perkuliahan nanti kalau ada kabar baik dari Veli tolong kabarin ya" ucap Bela.


"Gue pulang dulu ya ngga, nanti kabarin aja kalau ada apa-apa " ucap Bela.


"Siap Bel" ucap Rangga.


Jam menunjukkan pukul 9 malam.


Tirai ruang ICU sudah ditutup karena sudah malam, tiba-tiba ada perawat jaga malam yang keluar memanggil keluarga Veli.


"Keluarga Veli" ucap Perawat.


"Iya ada apa Mbak, apa ada hal yang terjadi kepada anak saya Veli" ucap Ayah.


"Pasien saudari Veli telah sadar dan baru saja dicek oleh dokter, tetapi keluarga hanya bisa melihatkan dan Veli besok pagi karena kemungkinan besok pagi pasien Veli akan dipindahkan ke ruang rawat inap "ucap perawat


"Alhamdulillah ini beneran Mbak Veli anak saya sudah sadar?" ucap Ayah.


"Beneran Veli sudah sadar Mbak? Apakah keadaannya baik-baik saja? " Ucap Rangga.


"Tadi dokter sudah mengecek keadaan Veli dan katanya sudah baik-baik saja cuma mungkin bekas jahitan operasi nya masih meninggalkan rasa sakit di kepalanya dan tekanan darahnya belum stabil itu biasanya memicu terjadinya kejang kembali jadi harus selalu dipantau perkembangannya"

__ADS_1


"Apa mungkin besok tekanan darahnya Veli sudah stabil kembali?" tanya Rangga.


"Biasanya hanya butuh waktu 2-3 jam karena tekanan darah itu bisa berubah-ubah setiap beberapa jam sekali" ucap perawat


"Terima kasih Mbak informasinya" ucap ayah


Keluarga dan Rangga terlihat lebih lega mendengar kabar baik dari Veli, Rangga langsung menghubungi Bella sahabatnya yang dari kemarin selalu menunggu kabar dari Veli.


Malam ini Rangga lebih tidak bisa tidur karena ingin cepat-cepat bertemu dengan Veli.


Di dalam ruang ICU


Mata Veli masih terbuka sedikit dan Veli masih bingung dengan keadaannya sekarang.


"Kayaknya gue tadi operasi deh, kok sekarang udah pindah ruangan aja ini orang-orang pada kemana ya?" ucap Veli


Veli bertanya-tanya mencari ayah dan ibunya serta Rangga, melihat disekeliling hanya dikelilingi tirai warna hijau Veli semakin bingung dengan keadaan sekarang.


"Ini gue di mana sih sebenarnya kok sepi banget nih di tubuh gua apaan lagi banyak selang sama kabel gini risih banget"


"Aduh gue laper banget lagi udah dari pagi tadi gue puasa"


Perawat datang dan Veli banyak menanyakan sesuatu.


"Mbak ini saya dimana ya saya lapar banget, dan keluarga saya di mana ya?" tanya Veli.


"Nona Veli setelah operasi pertama kemarin, nona Veli mengalami kejang dan koma selama dua hari " ucap perawat


"Operasi pertama emangnya saya operasi berapa kali mbak kan saya hanya operasi 1 kali, saya koma berapa hari Mbak?" Tanya Veli.


"Besok bisa dijelaskan ya sekarang nona Veli istirahat dulu sampai keadaan membaik besok akan dipindahkan ke ruang rawat inap


"Istirahat gimana lagi Mbak saya merasa sangat capek tidur lama di kasur apalagi saya habis koma pasti saya tidur terus dari kemarin, saya lapar juga Mbak kalau bisa bawain makanan ya" ucap Veli.


"Kami sedang menyiapkan makanan untuk nona Veli ditunggu dulu ya "ucap perawat


Setelah makanan yang disiapkan oleh perawat datang Veli angsung melahap makanan itu.


"Alhamdulillah gue bisa makan hari ini, perutku rasanya kosong banget berasa udah seminggu enggak makan"


Setelah Veli makan malam, Veli lanjut istirahat dan ingin segera besok pagi, karena ingin bertemu orangtua dan Rangga.


"Boleh minta ponsel gue nggak ya ke perawat?" ucap Veli dalam hati sambil menatap perawat dari kejauhan


..

__ADS_1


..


..


__ADS_2