
Rangga sudah tiba di kos, Veli yang sedang duduk langsung beranjak berdiri mendekati Rangga.
"Byy kamu kenapa lagi? Wajahnya kesal gitu?" Tanya Rangga yang melihat Veli seperti marah lagi padanya.
"Liatt nih, Lita chat aku kaya gini" Veli menodongkan ponselnya ke Rangga untuk kasih tau isi pesannya.
...
...
"Hah apa-apaan sih Lita, males banget ikut acara kaya gitu apa lagi sama Lita, mending hari itu aku kabur lah" Tolak Rangga.
"Yaudah.. Aku suruh tanya langsung aja ke kamu, biar kamu yang nolak sendiri, kalo aku gak enak lah"
"Yaudah kita makan dulu yuk byy... Aku punya cara biar kita gak ada di sini waktu acara Lita"
"Hmm ... Oke"
Veli sudah bisa mengatur emosinya untuk tidak langsung marah melihat tingkah Lita yang semakin hari semakin caper.
~
Setelah Veli dan Rangga selesai makan mereka langsung pergi, Rangga mengajak Veli jalan-jalan untuk menyegarkan pikirannya yang sedang capek dengan tugas kuliahnya.
"Byy... Kok kamu baru ajak aku kesini sih? Nyesel banget baru datang kesini sekarang huhuhu" Ungkap Veli.
"Aku ngajak kesini kalo kamu udah mau depresi aja sama tugas hahah" Ejek Rangga.
"Oh ya byy tadi kamu mau bikin rencana apa?" Tanya Veli dengan penasaran.
"Emang acaranya Lita kapan sih byy?"
"Kayanya sih akhir bulan, Lita sih belum kasih tau ke aku, tapi aku tau dari Bela" Jelasnya.
"Yaudah akhir bulan kita ngecamp, nanti ajak Bela sama pacarnya, jadi kita ada acara pergi biar Lita gak ngajak aku byy"
"Okee nanti aku kabarin bela, tapi kamu yang bilang ke Lita ya"
~
Malam hari.
Veli mengajak Bela tidur di Kosnya untuk membahas rencana Rangga tadi siang.
"Bell, lu ke kos gue ya, tidur disini sekalian, ada yang mau gue bahas" Veli mengirim pesan pada Bella.
"Ashiyapp" Balas Bela.
..
...
"Assalamu'alaikum cantik"
"Wa'alaikum salam, tumben amat lu bel, biasanya main nyelonong aja"
"Kalo malem, memang gue ini seperti malaikat sedikit"
"Udah sini sini, tutup pintunya, mari bergosip bersamaku"
"Ada rencana apa sih?"
__ADS_1
"Tadi siang lu bilang kan katanya Hima jurusannya Lita mau ngadain acara, lu tau gak itu acara apa? Itu acara buat mengajak kakak, saudara atau kerabat gitu, dan Lita ngajak Rangga buat jadi kakaknya karena Devan gak bisa dia pergi keluar Kota"
"Haahh, Lita mau pinjem Rangga gitu, kaya gak ada cowo lain deh, emang harus banget sama Rangga?"
"Nah ituu, makanya tadi Rangga bikin rencana biar di hari itu aku sama Rangga pergi, dan Rangga ngajak kita ngecamp"
"Brarti gue ngajak Noval gitu?"
"Iyaa, sekali-kali kita liburan deh"
"Iya gue tau kok gimana numpuknya tugas lu, sampe Rangga kasian liat keadaan lu yang butuh refreshing"
"Hahah tau aja lu"
Bela sepakat untuk pergi camping di hari acara Lita, Veli tidak marah lagi seperti hari kemarin, karena bagaimana pun Lita adalah teman Rangga dan Veli.
~
Pagi hari.
Veli dan Bela berangkat ke Kampus bersama, dari Kos ke kampus hanya butuh waktu 5 menit, mereka berdua memilih berjalan kaki.
Di depan gerbang Veli melihat Devan sendirian seperti sedang menunggu seseorang, Veli mulai menyapa Devan yang sedang sendirian itu.
"Hei Devan, ngapain disini sendirian, nungguin Lita?" Tanya Veli.
"Eh Veli, engga kok, ini lagi nunggu Dosen katanya sih mau datang hari ini tapi belum keliatan" Jawab Devan.
"Dosen kok di tunggu haha, Dosen harusnya di samperin baru ketemu"
"Iya bener banget, lu kuliah pagi hari ini Vell?"
"Iya ini, yaudah aku masuk dulu ya"
"Oh iya boleh ini"
"Makasih ya"
Veli memang tidak terlalu kenal dengan Devan, hanya sebatas kenal sebagai teman Rangga, jadi baru kali ini Veli dan Devan berbagi nomor WA.
"Hadehh gak ceweknya gak cowoknya sama aja" Cetus Bela.
"Udah lah Bel, sekarang berpikir positif aja, lagian mereka temen Rangga semua"
"Waww si canti Veli sudah bisa menerima keadaan ternyata hahah"
"Bisa kok gue bisa" Veli menjawab dengan wajah legowo.
~
Sore hari.
Setelah perkuliahan selesai, Veli sedang menunggu Rangga yang masih ada kelas, Veli menunggu sendirian karena Bela ada kegiatan sore hari.
"Kali ini gue harus bisa bersikap dewasa, gue gak mau berpikir macem-macem tentang Lita, tapi gue juga harus waspada sama kelakuan Lita yang genit itu"
"Tapi tadi Devan kok beda ya, biasanya cuek banget, ah palingan moodnya lagi baik aja tuh cowok, tapi kalo ke ceweknya bisa kaya kulkas, gue jadi penasaran sama hubungan mereka"
Karena Veli sendirian, dia lebih banyak bicara sendiri dan penasaran tentang hubungan Devan dan Veli yang terlihat tidak harmonis.
~
__ADS_1
Rangga sudah tiba dan dia sedang memesan minum.
"Maaf byy lama, tadi ada rapat sebentar"
"Iya byy gak papa, aku juga tadi habis ke basecamp ngembaliin flashdisk"
"Oh iya byy nanti malem temenin aku ke Kampus ya, ada acara nonton bareng di Aula"
"Bolehh, asik tuh, emangnya buat umum byy"
"Iya byy buat umum, tadi juga aku ajak Devan buat rame-rame"
"Brarti nanti Devan sama Lita ya"
"Iya byy.. Gak papa kan?"
"Iya gak papa lah kan buat umum"
Setelah lama berbincang di Kantin, Veli dan Rangga beranjak pulang, karena waktu sudah mulai petang, lalu Veli dan Rangga menuju parkiran.
Di parkiran, ponsel Veli berbunyi dan ada pesan masuk.
"Hai Vell, ini gue Devan, lu dimana?"
"Hai, ini gue mau pulang bareng Rangga, kenapa Dev? Nyariin Rangga ya?"
...
Devan tidak membalas pesannya lagi, Veli melanjutkan perjalanan pulangnya dengan mengendarai motor bersama Rangga.
"Byy....??"
"Iya byy... ada apa?"
"Engga papa..."
"Iiihh kok gitu, ada apa sih" Ucap Rangga sambil memegang tangan Veli.
"Gak jadi byy.. cuma manggil aja"
Veli belum berani bercerita tentang Devan yang tadi pagi meminta nomor WA nya, Veli takut kalau Devan akan marah padanya karena memberikan nomornya ke Devan, seperti dulu waktu temannya meminta nomor Veli, Rangga tidak suka jika teman-temannya meminta nomor WA Veli, karena Rangga merasa teman-temannya semua nakal, bisa saja teman-temannya menggagui Veli.
Sampai di kos, Rangga langsung bergegas pulang karena hari sudah mulai petang, karena nanti malam ada acara nobar di Aula Kampus.
"Aduhh, capek banget hari ini, kira-kira Bela nanti ikut gak ya?"
Kring...
Ponsel Veli berbunyi lagi, ternyata balasan pesan dari Devan.
"Engga kok, gue nyariin lu Vel hehe?".....
..
..
" Hah?".......
...
...
__ADS_1
Hufftt cewek cowok sama aja kelakuannya. Yang penasaran sama cerita selanjutnya, yuk ikutin terus ceritanya, bantu Veli menjawab pesan dari Devan.