
Veli mengerutkan keningnya setelah membaca pesan dari Devan.
"Kenapa Vel? Rangga?" Tanya Bela.
"Bukan Bel, ini Devan"
"Ngapain Devan ngechat lu?" Tanya Bela penasaran.
"Tuh baca" Sambil menodongkan ponselnya ke Bela.
"What... mau ngomong apa kepala keluarga satu ini, ada yang tidak beres nih"
"Positif aja lah Bel, pusing gue negatif mulu" Jawab Veli sambil tertawa.
Veli dan Bela bergegas menuju lift, takut Devan menunggu terlalu lama disana.
"Vell..." Panggil Devan.
"Eh iya Dev, mau ngomong apa?"
"Eh gue tunggu dibawah ya Vel, gue mau ketemu Noval dulu" Ucap Bela.
"Oke" Jawab Veli.
"Gue mau ngomong soal Lita" Jelas Devan.
"Soal Lita? Kenapa dia?"
"Iya gue sebenernya gak ada acara buat akhir bulan ini, tapi gue males aja nemenin acaranya Lita"
"Lah brarti lu bohong dong, kok lu gak bilang ke Rangga aja?"
"Rangga udah tau tadi, ini gue tinggal bilang ke lu, tapi jangan kasih tau Lita ya Vel"
"Emang kenapa sih Dev?"
"Lu tau sendiri kan gue pacaran sama Lita cuma main-main aja, tapi si Lita gak mau di putus"
"Jangan gitu Dev, sudahi Playboy mu, Lita juga sayang tulus sama kamu kok, dia juga sering curhat tentang kamu ke Rangga" Ucap Veli.
"Gak jelas tuh cewek, apa-apa dicurhatin ke semua temen gue"
"Terus gimana kalo kaya gini?" Tanya Veli.
"Gue ikut ngecamp bareng lu semua, tapi jangan sampe Lita tau"
"Emang boleh sama Rangga?"
"Boleh kok"
"Iiiihh kalian, menyakiti wanita"
~
Selesai bicara dengan Devan, Veli langsung turun menemui Bela yang sudah menunggu di bawah dari tadi.
"Udah Vel?" Tanya Bela.
"Udah Bel, aneh sih" Ucap Veli dengan muka bingung.
"Kenapa lagi Vel? gue kok jadi ikut mikir sih"
"Kita cerita di kos aja"
Veli dan Bela berjalan menuju ke kos, di gerbang kos mereka berpapasan dengan Lita.
"Hei kalian, baru pulang nih?" Sapa Lita.
"Iya nih, kamu mau kemana?" Tanya Veli.
"Aku ada rapat lagi nih Vel sampe malem"
"Oh.. Semangat ya Lit"
"Ya udah aku berangkat dulu ya, dah" Ucap Lita.
~
"Untung gue gak kebawa suasana mimpi Vel, bisa-bisa gue udah berantem beneran sama Lita" Cetus Bela.
"Haha, lu bisa emosi juga ya Bel"
Veli dan Bela langsung beristirahat di kamar, karena hari ini sangat melelahkan, mereka langsung tertidur tanpa merapikan tasnya.
~
__ADS_1
Malam hari
Kring... Kring...
Ada telfon dari Rangga.
"Byy... udah bangun? 1 jam lagi lagi aku jemput ya"
"Kemana byy?"
"Udah ayo ikut aja, besok libur kan?"
"Ya udah byy.. aku mandi dulu terus siap-siap"
Bela masih terlelap tidur dan Veli meninggalkan Bela sendirian di kos.
~
"Byy kita mau kemana?" Tanya Veli.
"Ke pemuda biasa byy".
" Siapa aja disana byy?".
"Ada Devan sama Veri disana, gak tau sama siapa lagi"
Sesampainya di Pemuda, Veli tak melihat ada Lita disana, Veli lupa kalau Lita sedang ada rapat sampai malam.
"Lita belum pulang Dev?" Tanya Veli.
"Belum sih kayanya, males pergi sama dia mulu" Ucap Devan.
"Gila lu mah, belum insyaf juga ya lu, pejahat wanita banget" Ujar Rangga.
"Lita kan buat seneng-seneng doang, eh malah ketagihan gak mau di putus".
"Lu jahat banget sih Dev, Lita tulus banget loh ke lu" Ucap Veli.
"Tapi gue masih pengin seneng-seneng dulu lah"
"Ya gak jadi penjahat wanita juga kali Dev" Ucap Veri.
"Eh lu beneran bohong ke Lita soal pergi ke luar kota?" Tanya Rangga.
"Ya di pikir aja lah masa iya gue, kan ada tuh kating ya deket sama Lita"
"Vel, lu gak marah cowok lu diminta buat kakak bohongannya Lita?" Tanya Veri.
"Gak heran sih, wajah tua Rangga kan emang cocok" Ucap Veli sambil tertawa.
"Gini aja kamu seneng kan byy" Tanya Rangga sambil menggoda Veli.
"Yaelah malah bucin disini" Ucap Devan.
Veli membuat status sedang berada di Pemuda. Berapa jam kemudian Lita membalas statusnya itu.
"Vel kalian lagi di Pemuda?" Tanya Lita.
"Iya dini Lit, kamu udah pulang?"
"Aku baru selesai rapat nih, disitu ada Devan ya?"
"Ada ini Lit, kamu mau kesini?" Tanya Veli.
"Aku mau banget ke situ, tapi sama Devan gak boleh ikut, katanya suruh balik kos aja istirahat"
"Kan besok libur, ya gak papa kali Lit sini aja"
"Gak tau tuh Devan aku gak di bolehin ikut"
~
"Dev, lu gak ajak Lita kesini? Nih dia minta ikut nongkrong tapi katanya gak boleh sama kamu" Ucap Veli.
"Udah lah Vel biarin aja, gue males bawa dia, udah suruh balik kos aja" Jawab Devan.
"Stres lu Dev" Ujar Rangga.
~
"Ngga, temenin gue yuk, gue mau ketemu cewek di Kampus 2" Ucap Devan pada Rangga.
"Cewek siapa lagi sih Dev? yang kemaren itu?" Tanya Rangga.
"Bukan, ini beda lagi, lumayan buat nambah cewek haha"
__ADS_1
"Lama-lama satu Kampus jadi cewe lu kayanya Dev" Ucap veri.
"Harus itu harus banget Ver, kalo gue bosen disini pindah kesana gitu hahah"
"Stres beneran ya byy?" Tanya Veli pada Rangga
"Jangan heran ya byy, dan aku gak akan kaya gitu kok" Ucap Rangga.
"Hahah udah cocok lu mah bucin sama Veli" Ujar Devan.
Mereka semua pergi menuju Kampus 2 untuk menemani Devan yang hendak bertemu cewek lain.
"Vel, kalo Lita nanya tentang gue, jangan kasih tau kalo gue habis ketemu cewek lain di Kampus 2 ya" Ucap Devan.
"Hmm" Veli menjawab dengan muka polosnya.
"Ya cantik ya jangan kasih tauu" Rayu Devan.
"Lu ngajarin cewek gue bohong Dev?" Tanya Rangga.
"Iya biar bisa bohong ke lu nantinya haha"
"Engga lahh byy.. aku gak pernah bohong ke kamu dan gak akan pernah" Jawab Veli dengan senyum manjanya.
"Untung gue jomblo" Cetus Veri.
~
Waktu sudah sangat larut Devan membawa cewek barunya itu ke kosan. Rangga yang kasian melihat Veli sudah mengantuk, bergegas mengantarnya pulang ke kos.
"Ingat ya Vel" Jelas Devan untuk memastikan Veli bisa tutup mulut.
"Iya iyaa" Jawab Veli dengan wajah mengantuk.
~
Sampai di kos Veli benar-benar langsung masuk ke kos tanpa berpamitan lama pada Rangga dan Rangga pun langsung pulang.
"Lu baru pulang jam segini?" Ucap Bela.
"Gue pulang jam segini banyak dapet cerita rahasia Bel" Ujar Veli.
"Dapet rahasia apalagi lu?"
"Lu mah aneh, namanya aja rahasia lu minta gue bocorin ke lu"
"Palingan juga nanti cerita sendiri"
"Hahah tau aja lu, eh lu kok kaya habis pergi juga sih, yaellah diem-diem lu juga pergi sama Noval ya?" Ucap Veli menggoda.
"Gue juga baru pulang kali hahaha, emangnya lu doang yang bisa ngedate"
"Sialan, kenapa lu tadi marahin gue, padahak kita sama-sama baru pulang hahah"
"Udah sana lu cuci muka dulu terus tidur atau mau cerita nihh" Ucap Bela.
"Cerita lahh.. ya kali gue biarin gosip ini kadaluarsa, yaudah gue ke kamar mandi dulu"
~
"Vell.. Kamu baru pulang?" Tanya Lita.
"Iya ini Lit, kirain kamu udah tidur, lampu kamar kamu udah mati soalnya"
"Ini aku habis dari Indoapril beli mie soalnya laper hehe" Ucap Lita.
"Malem-malem jangan makan banyak loh Lit hahah"
"Trobos aja lah haha, oh iya tadi Devan naik motor bareng siapa Vel?" Tanya Lita.
Veli bingung harus menjawab apa karena tadi Devan sudah bilang tidak boleh kasih tau Lita tentang Devan malam ini.
"Sama Veri tadi Lit, kayanya sih Veri mau tidur di kosnya Devan, soalnya mereka pulang bareng" Jelas Veli dengan terbata-bata.
"Hah sama Veri, barusan aja aku liat Veri di parkiran"
"Hah.."
Veli kebingungan dengan pernyataan dari Lita barusan, karena memang sebenarnya Devan pergi bersama cewek lain.
..
..
Kira-kira Veli mau jawab apa yah? Yang penasaran sama kelanjutannya, yuk ikutin terus ceritanya, jangan lupa kasih like :).
__ADS_1