Teman Pacarku

Teman Pacarku
Eps. 9 Kejelasan


__ADS_3

Veli terdiam, memikirkan alasan apa lagi untuk Lita.


"Eh kok Veri sih, siapa itu temennya Devan yang tinggi, putih itu" Jelas Velis sambil terbata-bata.


"Oohh Rio, yang satu kosnya" Ungkap Lita.


"Kayanya sih Lit, soalnya gue baru ketemu orang itu tadi" Ucap Veli.


Veli memang biasa membuat alasan untuk menutupi masalahnya pada Rangga, jadi untuk hal seperti ini sangat mudah di hadapi Veli.


"Ya udah, gue masuk kamar dulu Vel" Ucap Lita.


"Iya Lit, selamat masak yaa" Jawab Veli sambil tertawa.


~


"Hampirr aja huft"


"Ada apa Vel?" Tanya Bela.


"Gara-gara Devan nih, gue disuruh tutup mulut" Jelas Veli.


"Bikin ulah apa lagi si playboy?"


"Devan ngelarang Lita ikut nongkrong bareng, karena mau ketemu cewek lain, anak Kampus 2 tuh, terus gue gak boleh bilang ke Lita soal ini, yaudah gue kepaksa bohong" Jelas Veli.


"Terus Lita percaya?" Tanya Bela.


"Ya percaya lah, alasan dari gue, mana yang gak meyakinkan coba?"


"Iya percaya lu kan badgirl"


"Yang lebih parah Bel, si Devan bawa cewek barunya itu nginep di kosannya"


"Gila banget Devan, bener-bener penjahat wanita"


"Ya tapi sebenernya Lita udah tau semua kelakuan Devan di luar sana gimana, Lita sih terima aja, makanya dia suka caper ke Rangga, pacarnya aja stres gitu" Ungkap Veli.


"Ohh .. semacam butuh perhatian dari pacar tapi pacarnya gila jadi caper ke cowok orang gitu? Hahah" Ledek Bela.


"Pura-pura gak tau aja gue" Ucap Veli


~


Siang hari.


Veli dan Bela bangun sangat siang, hari ini hari libur jadi Veli berniat untuk istirahat lebih lama.


Tok.. Tok.. Tok..


"Vel.. Kamu udah bangun?" Suara Lita dari luar kamar.


"Udah ini Lit, bentar aku bukain pintu" Jawab Veli.


..


"Ada apa Lit?" Tanya Veli.


"Kita main yuk bertiga, nanti kamu ajak Bela juga, gimana?"


"Bisa bisa, libur juga hari ini, nanti aku sampein ke Bela"


"Oke nanti aku kabarin kamu lagi ya" Ucap Lita.


"Oke, aku mau makan sama mandi dulu"


"Ya udah sana buruan"


Untuk mengisi libur Lita mengajak Veli dan Bela main, tanpa mengajak cowoknya masing-masing.

__ADS_1


"Bel, lu ikut gak? Tadi Lita ngajak kita main" Tanya Veli.


"Ikut lah, ngapain libur gini di kos mulu?" Jawab Bela sambil menguap.


"Ya udah, sana lu mandi duluan nanti kita langsung makan, laper nih gue"


"Kenapa gak lu dulu yang mandi sih Bel"


"Gue mau ngabarin bybyy kuu dulu dong"


"Lebay amatt, pergi tinggal pergi aja kalii Vel"


"Ah lu mah iri banget sih kaya Lita haha, oh ya nanti lu jangan berantem beneran, bawa-bawa mimpi ke dunia nyata"


"Aku bisa menahan ini semua" Jawab Bela dengan wajah lucunya.


Veli, Lita dan Bela, berangkat menggunakan mobil Lita, mereka pergi ke Wisata alam di Puncak yang lagi hits banget sekarang.


"Akhirnya.. bisa menghirup udara bebas" Cetus Bela.


"Lu perasaan cuma kuliah, bukan di penjara" Jawab Veli dengan ketawa.


"Gak jauh beda kok Vel haha" Ucap Lita.


" Nah tuh, gak jauh beda Vel"


Perjalanan menuju wisata alam di Puncak menempuh waktu 3 jam, di perjalanan mereka sangat menikmati alam sekitarnya, saking penatnya dengan tugas yang menumpuk, Veli benar-benar rileks saat menikmati keindahan alamnya.


"Kita berhenti makan dulu ya?" Tanya Lita.


"Iya bener nih, gue juga laper nih" Jawab Bela.


"Lu tadi udah makan paling banyak, sekarang udah laper lagi?" Sangkal Veli.


"Perjalanan ini membuat gue lapar Vel" Jawab Bela sambil tertawa.


~


Selesai makan Veli mencoba bertanya tentang hubungan Lita dengan Devan yang tidak jelas itu.


"Lita, dulu waktu kamu awal pacaran sama Devan emang udah kenal lama atau cuma sebatas kenal?" Tanya Veli.


"Sebatas kenal sih, eh ternyata satu kampus, terus kenalan deh, sekarang jadi pacar haha" Jawab Lita dengan tertawa.


"Keliatannya Devan itu playboy ya Lit?"


"Itu sih udah gak heran Vel, Rangga juga pernah bilang ke aku kalo Devan sering ketemu cewek lain, aku sih pasrah aja yang penting jangan putus" Jelas Lita.


"Kalo aku punya pacar kaya Devan mending milih putus deh Lit" Ungkap Veli.


"Ada yang gak bisa buat aku pisah dari Devan Lit" Jawab Lita dengan wajah sedih"


"Something??"


"Ya gitu lah vel, mau gimana pun kelakuan Devan, aku gak mau putus dari Devan" Ungkap Lita.


"Oke aku tau kok Vel, tapi lu pernah tau gak kalo Devan juga sering kaya gitu ke cewek lain?"


"Belum sih, semoga aja Devan gak sejahat itu ke aku"


"Hmm, ya udah yuk lanjut jalan" Ucap Veli.


Mereka melanjutkan perjalanannya, Veli sekarang menjadi diam tidak seperti tadi, Veli banyak bertanya dipikirannya tentang hubungan yang di jalani Lita dan Devan.


"Oh ternyata gitu, pantas aja Lita kuat pacaran sama cowok nakal kaya Devan itu" Suara dalam hati Veli.


~


Sudah sampai di tempat wisata, mereka langsung mencari tempat yang nyaman untuk istirahat dan bersantai.

__ADS_1


Mereka juga sibuk foto sana sini.


"Vel..?"


"Iya Lit kenapa?"


"Pasti kamu jadi jijik ya temenan sama aku karena ceritaku tadi" Tanya Lita.


"Eh engga kok Lit, yang penting jangan berlangsung lama aja, sekarang kamu harus berubah" Ungkap Veli.


"Mau berubah gimana, Devan itu penjahat wanita banget, tapi kenapa aku cinta banget sama Devan ya"


"Ya itu lah cinta Lit membuat buta"


"Kadang aku juga pengin putus, tapi karena udah terlanjur gini mau gimana keadaannya aku harus bertahan"


"Devan itu udah cuek, dingin, playboy lagi gila banget sih"


"Iya makanya aku seneng kalo liat kamu sama Rangga, Rangga memperlakukan kamu baik banget ya"


"Haha kamu liatnya yang baik-baik aja sih, gak tau aja kalo kita sering berantem"


"Tapi Rangga beda Vel, dia dewasa banget kalo nyelesein masalah, beda sama Devan, cewek mulu yang di pikir"


"Iya sih aku bersukur dapet Rangga, perlakuannya emang tulus banget, semoga seterusnya seperti itu lah" Ungkap Veli.


"Aku yakin Rangga bakal kaya gitu selamanya"


~


Mereka lanjut bersenang-senang menikmati alam, semakin malam semakin indah pemandangan kota dari atas puncak, lampu kerlap kerlip yang menghiasi kota, membuat Veli rindu pada Rangga.


"Tiba-tiba gue kangen Rangga sih huhuhu" Ucap Veli dengan wajah sedih.


"Sadar Vel, lu cuma main bukan putus sama Rangga, kayanya bener lu di pelet Rangga deh"


"Haha yang bener aja Vel?" Tanya Lita.


"Engga lahh, masa iya di pelet" Sangkal Veli.


Hahahha (semua)


Tiba-tiba Veli melihat seseorang yang sepertinya dia kenal, Veli mulai berjalan mendekati orang tersebut.


"Gue kaya kenal sama modelan cowok begitu, tapi siapa ya"


"Lu mau kemana?" Tanya Bela


"Lu paham gak itu yang pake jaket hitam siapa? gue kaya kenal?"


"Yang mana sih Vel?" Tanya Lita.


"Itu tuh yang deket lampu pohon, yang sama ceweknya" Ucap Veli sambil menunjuk pohon tersebut.


"Kok mirip Devan ya? tapi kok sama cewek sih" Ungkap Bela.


"Oh iya itu Devan, kok sama cewek sih, katanya hari ini mau ada rapat di kampus" Jelas Lita dengan wajah kesal.


~


"Itu kan cewek yang tadi malem dibawa Devan ke kos?" Ungkap Veli dalam hatinya.


........


..


..


Kira-kira Devan ngapain ya disitu? Yang penasaran sama kelanjutannya, yuk ikutin terus ceritanya, jangan lupa di like ya. :)

__ADS_1


__ADS_2