
Pagi hari
Veli sudah bangun, dan Veli masih bingung dengan keadaan yang sekarang, mata Veli yang bergerak ke kanan ke kiri, jarinya yang terus memegangi selang dan kabel yang ada di tubuhnya, seperti anak kecil yang ingin sekali bertemu dengan ibunya.
"Ya Tuhan gue pengen cepat keluar dari ruangan ini tempat ini sepi banget sih nggak ada orang yang sama sekali "ucap Veli
Satu jam kemudian perawat masuk menemui Veli.
"Pagi ini ini nona Veli dipindah ke ruang rawat inap ya "ucap perawat
"Alhamdulillah Mbak kalau gitu, Mbak tapi ini kabel sama selang di tubuh saya nggak dilepas dulu? " Tanya Veli.
"Dilepas nanti ya kalau udah di ruang rawat inap takutnya nanti ada keluhan lagi dari nona Veli"
Kabel monitor jantung masih menempel di dada Veli dan di tengkuk belakang Veli, dengan masih keadaan memakai baju medis Veli mulai dipindah ke ruang rawat inap, Veli tidak sabar ingin bertemu kedua orang tuanya dan Rangga yang sudah menunggu di luar.
Veli diangkat dipindahkan ke ranjang pasien inap, dan Veli baru menyadari rambutnya dipotong pendek, dan ada perban di bagian kepala, karena tadi malam Veli hanya bangun sebentar untuk makan, Veli tidak menyadari hal yang ada di kepalanya karena masih separuh sadar.
" Mbak ini kok di kepala saya ada perban ya dan rambut saya kok pendek? " Tanya Veli
"Nona Veli habis melakukan operasi 2 kali yang pertama operasi lambung dan yang kedua operasi saraf kepala, karena waktu selesai operasi lambung tiba-tiba kejang dan langsung masuk ruang ICU, dan besoknya nona Veli di operasi kembali yang ke dua , nanti lebih detailnya bisa dijelaskan di ruang inap ya " ucap Perawat
"Terima kasih Mbak "
Veli hanya bisa diam mendengar perkataan perawat tersebut, karena Veli pun masih bingung dengan keadaannya sekarang.
Setelah keluar dari ruang ICU, Feli melihat orang tuanya sudah menunggu di depan pintu tetapi belum terlihat Rangga di mana.
Ibu dan ayah mendekati ranjang Veli.
"Veli anak ibu yang paling cantik sekarang udah sehat yah, ibu kangen sama kamu " ucap Ibu.
"Jagoan ayah udah bangun nih dari tidurnya, mimpi apa aja nih? " Tanya Ayah
"Nggak mimpi apa-apa yah malahan Veli laper banget sekarang juga masih laper nanti Veli minta makanan yang enak-enak ya yah " ucap Veli
__ADS_1
"Iya nanti ayah belikan makanan yang enak-enak yang banyak tapi nunggu lambung kamu baikan dulu" ucap Ayah
"Oke deh yah, oh iya Rangga nggak ikut ke sini ya?" Tanya Veli.
"Menurut kamu gimana? "Tanya ayah
"Harusnya sih Rangga di sini pastinya nungguin Veli, tapi kok enggak kelihatan ya?"
"Udah ayo kita ke ruangan dulu biar ceritanya enak dan kamu juga bisa istirahat yang tenang" ucap Ibu.
Kebetulan kamar inap Veli adalah VIP jadi bisa lebih leluasa melakukan kegiatan di kamar, sesampainya di kamar Veli terkejut, melihat banyak bunga di kamarnya, ternyata ini semua dari Rangga.
"Rangga ini semua kamu yang nyiapin?" Tanya Veli
"Surprise.. ini untuk Veli yang telah melewati masa tidur cantik yang panjang banget, semoga setelah ini Veli jadi lebih kuat dan sehat dan jangan pernah masuk rumah sakit ini lagi ya" ucap Rangga
"Hahaha kamu bisa aja, makasih ya aku akan jadi lebih kuat seperti wonder woman"
" Calon menantu Ayah pintar juga bikin ketawa anak ayah yang cantik ini " ucap Ayah
"Yah gimana sih Ayah kok enggak pernah romantis ke ibu, tuh Ibu dah kodein biar dikasih bunga loh hahaha "ucap Veli
"Biasa Ibu kamu itu lebay data dari dulu aja sin dikasih bunga setaman, nggak diakuin banget usaha ayah"
"Hehe makasih Om tante ini buat support aja karena itu cantik semua orang kangen nungguin kadang kamu, oh ya kemarin juga Bella nungguin sayang tapi kamu nggak bangun-bangun katanya Bella kangen pengen tidur di kosan kamu lagi lagi, makanya cepetan yuk sehat nanti kita ke kampus bang lagi kita nongkrong di cafe katanya kamu jalan-jalan puncak kan sama Bella juga bareng-bareng? "
"Semua orang nungguin kamu bangun nak, sahabat kamu juga banyak yang dateng nungguin kamu "ucap ibu
"Kirain Rangga nggak dateng tapi nggak mungkin juga kalau orang nggak di sini "ucap Veli
"Nggak mungkin dong seorang Rangga nggak nungguin pacarnya setiap hari "ucap ayah
"Ah bisa aja Om hehehe"ucap Rangga
Perawat datang memberikan obat dan sarapan untuk Veli.
__ADS_1
Veli melanjutkan sarapan terlebih dahulu baru mencuci mukanya karena merasa badannya kotor setelah 3 hari tidur di ruang ICU. Setelah sarapan Veli menanyakan sesuatu yang telah terjadi pada dirinya.
"Rangga rambut jadi pendek aku jadi kelihatan jelek ya? "Tanya Veli
"Nggak kok kata siapa jelek, malah kayaknya lebih cantikan kamu rambut pendek deh lucu kayak anak kecil gemesin banget tahu "ucap Rangga
"Nggak mungkin Rangga nggak suka kamu dengan rambut pendek kayak gini karena Rangga kan suka sama kamu apa adanya "ucap ayah
"Bener banget, aku nerima kamu apa adanya mau kamu kamu nyampe Niki mau kamu botak kayak tuyul oke aku tetap suka sama kamu apa adanya yang penting kamu sehat jangan masuk rumah sakit lagi ya" ucap Rangga.
"Pertama aku sadar kemarin, kirain aku baru sadar dari operasi ternyata aku habis tidur selama 2 hari, pantesan bangun-bangun aku laper banget terus perawat bawain aku makan tadi malam" ucap Veli.
"Kamu itu udah koma selama 2 hari ya pasti laper lah, apalagi kamu kan doyan makan "ucap Rangga.
"Kamu nggak apa-apa Veli, waktu operasi pertama kamu kejang makanya langsung dilarikan ke ruang ICU untuk pemantauan lebih lanjut oleh dokter, tapi kamu belum sadar juga selama sehari jadi dokter manggil ibu sama ayah ke ruang dokter untuk menjelaskan kejadian yang sebenarnya, ternyata ada gangguan saraf di otak kamu tapi kamu nggak usah sedih sekarang karena kamu udah operasi sekarang kamu jadi bisa sehat untung penyakit kamu ini udah udah ketahuan lebih awal oleh dokter jadi tidak mengakibatkan fatal" ucap Ibu.
"Pantesan dari dulu Veli sering pusing yang sangat sakit di kepala, tapi kirain Veli itu cuma pusing karena tugas kuliah aja, semoga setelah kejadian ini Veli jadi lebih sehat ya, Veli gak mau kayak kemarin lagi mengganggu kuliah Veli banget" ucap Veli.
"Pastinya habis ini kamu jadi lebih sehat ya kayak wonder woman lebih kuat haha" ucap Rangga.
"Kirain kamu di kampus bareng Lita kan kemarin Lita ada kegiatan" ucap Veli.
"Lita jadinya sama Devan, kemaren juga mereka kesini berdua sekarang mereka makin lengket makin romantis gitu udah akur juga" ucap Rangga.
"Cepet banget akurnya padahal kemarin Devan ke sini dia bilang males banget mau ketemu Lita" ucap Veli.
"Pasti ada lemnya sih makanya cepet banget akurnya"
"Lem apa?"
..
..
..
__ADS_1