Teman Pacarku

Teman Pacarku
Eps. 4 Perusuh


__ADS_3

Suasana menjadi mencekam, Veli menatap tajam Rangga yang kedapatan mendapat pesan dari Lita si cewek genit itu.


..


...


Veli langsung lari masuk ke dalam Kos tanpa berbicara apapun pada Rangga.


"Byy... Tunggu bentarr, aku mau jelasin, aku juga gak tau apa-apa" Teriak Rangga memanggil Veli yang terlihat lebih marah dari sebelumnya.


"Sial.. Apa-apaan sih Lita ini, baru aja baikan udah rusak lagi" Keluh Rangga.


Rangga membuka pesan dari Lita, karena penasaran.


"Rangga, kamu udah selesai bantuin Veli? Kalo udah, sini kita nongkrong di samping GOR" Isi pesan Lita.


"Gak bisa, soalnya Veli udah pulang ke kos barusan" Balas Rangga.


"Ya udah gak papa, lu aja yang kesini" Balasan Lita membuat Rangga geram.


"Dih apaan sih ni cewek, udah ada Devan juga, kenapa gak milih berduaan aja malah minta bertiga" Ucap Rangga tanpa membalas lagi pesan dari Lita.


Rangga bergegas pulang ke Kos, dan berniat untuk menghubungi Veli untuk menyelesaikan lagi masalah ini.


~


Brugg...


Veli langsung melempar tasnya ke kasur bercampur kesal.


"Apaan sih Lita, kaya gak punya teman lain aja milih curhat ke pacar orang" Ucap kesal Veli.


Saking lelahnya marah-marah sendiri, Veli pun tertidur dan tidak mengetahui bahwa Rangga menghubunginya.


~


Pagi hari.


Veli bangun kesiangan, dia lupa kalau ada kelas pagi hari ini, Veli langsung bergegas mandi dan bersiap untuk berangkat ke Kampus.


Karena sangat terburu-buru dia sampai lupa membawa ponselnya.


"Vell...." Teriak Bela memanggil Veli.


"Huuhh... Bisa-bisanya lu gak bangunin gue" Ucap Veli dengan suara ngos-ngosan.


"Heeh, gue udah telfon lu berkali-kali tapi gak aktif" Jawab Bela.


" Yaudah, yuk masuk kelas"


Veli dan Bela berjalan menuju kelas, tak ketinggalan setiap pagi mereka selalu gosipin anak-anak lain.


Presentasi hari ini sudah berjalan sebagian, lanjut giliran presentasi dari kelompok Veli, ditengah presentasi, Veli melihat Rangga sudah menunggu di depan kelasnya, hari ini Veli memang hanya satu mata kuliah, jadi bisa selesai lebih awal.


"Eh tuh Rangga, udah nungguin lu dari tadi" Ucap Bela sambil menunjuk arah jendela.


"Iya tau" Jawab Veli ketus.


"Ciee, lagi marahan nih"


"Lagi gak mood aja"


"Kenapa sih? Sini cerita, apa masalah sama Lita lagi?" Tanya Bela.


"Iya gitu deh, nanti gue ceritain"


Perkuliahan pagi ini sudah selesai, Veli masih di dalam kelas dan Rangga langsung menemui Veli di kelas.


"Byy... Kamu masih marah? Tadi aku hubungin kamu kok gak aktif, kirain kamu gak masuk kuliah" Tanya Rangga dengan khawatir.

__ADS_1


"Gak marah sih, cuma lagi gak mood aja, iya maaf tadi belum sempet di aktifin" Jawab Veli.


"Kalian berantem mulu, yuk lah cari tempat buat ngobrol yang enak" Ajakan Bela untuk segera menyelesaikan masalah temannya itu.


Veli, Rangga dan Bela, menuju Caffe Kampus, dan tidak sengaja bertemu Lita yang hendak masuk ke kelas.


"Heyy kalian, udah selesai kelas hari ini?" Tanya Lita.


"Udah ini, kamu masuk kelas apa hari ini?" Ucap Veli.


"Aku masuk kelas siang, males banget, andai aku udah selesai kelas kan bisa main bareng kalian" Ungkap Lita.


"Ya udah sana masuk lu" Ucap Rangga.


"Ya udah deh, aku masuk kelas dulu ya dah" Lita bergegas lari menuju kelasnya.


~


"Dih apaan sih, beruntung banget malah gue gak ketemu lagi sama lu" Ucap Veli.


"Udah byy biarin aja lah" Jawab Rangga.


"Bener-bener ya si Lita, mau ngerebut Rangga, lewat jalur dalam haha" Ejek Bela.


Mata sinis Veli mengarah pada Bela, yang membuatnya merasa tambah kesal.


"Kompor lu merk apaan sih bel, panas amat" Ucap Rangga yang tidak kuat mendengar Bela yang selalu mengejek hubungannya.


~


Sampai di Caffe, Bela membuka percakapan lebih dulu, dan menanyakan masalahnya ke Rangga.


"Rangga, lu masih nanggepin cewe lain? Termasuk teman cewek mu itu?" Tanya Bela dengan penasaran.


"Ya gimana ya, kalau gue gak bales chatnya nanti dikira gue sombong, nanti Lita laporan lagi ke Devan"


Veli hanya terdiam mendengar penjelasan dari Rangga yang itu itu saja.


"Gini ya Bel, Lita itu curhat tentang Devan ke gue karena Lita tau Devan lebih deket sama gue" Jawab Rangga.


"Kamu nyadar gak sih, emangnya Lita gak punya temen cewek yang buat curhat tentang cowoknya?"


"Gue juga gak paham sama pikiran Lita, jujur gue aja kadang risih di tanyain mulu"


"Terus tadi malam Lita kirim pesan apa ke kamu?" Tanya Veli yang penasaran.


"Tadi malam Lita ngajak kita nongkrong lagi byy.. Tapi aku nolak karena kamu udah pulang ke kos byy" Jawab Rangga untuk meyakinkan Veli.


"Yakin itu doang" Ucap Veli dengan curiga.


" Terus Lita ngajak aku datang sendirian aja, tapi aku gak balas lagi pesannya byy, malas banget gak ada kamu" Ungkap Rangga.


"Tuh kan, mana ada cuma temen curhat sampe ngajak kaya gitu" Sangkal Bela.


"Iya gue aja risih sih Bel, makanya gue bales seadanya aja" Jawab Rangga.


" Yang penting kamu gak usah terlalu nanggepin Lita banget byy... Ya pura-pura aja jarang pegang hp gitu" Jelas Veli.


"Iya byy kali ini aku gak mau terlalu nanggepin Lita kaya kemarin, aku juga udah mulai risih" Ungkap Rangga.


Veli sudah mulai membaik hatinya dan Rangga mengantar Veli pulang ke Kos karena masih ada tugas yang harus di kerjakan, terlebih ponselnya yang tertinggal di Kos membuat Veli.tidak tenang.


"Byy.. Nanti kalo lapar bilang ya, nanti kita makan di luar" Ucap Rangga.


"Iyaa byy.. Nanti aku kabarin kalau cacing di perutku demo semua" Jawab Veli dengan tertawa.


"Aduhh gemesnyaa cantikku ini, semangat ngerjain tugasnya yah dahh"


"Kamu juga semangat kuliahnya byy" Veli sambil melambaikan tangan.

__ADS_1


~


Veli sibuk sekali mengerjakan tugasnya, karena kegiatan Makrab kemarin, semua tugas kuliahnya di pending dulu.


"Untung aja masalah hubungan gue udah selesai, kalau belum sih malas banget lah gue ngerjain tugas dengan hati yang sedang rusuh hahah"


Ping!!!


Ada pesan masuk dari Bela.


"Vel... Kamu di kos? Gue kesitu ya?" Isi pesan Bela.


"Sini aja kali, biasanya aja kaya maling lu" Jawab Veli.


~


Tok... Tok... Tok...


Ternyata Bela sudah di luar kos dari tadi.


"Gila lu bel, bisa-bisanya ngechat gue barusan, padahal lu udah di luar kos"


"Ya buat kejutan aja gitu haha, gue bosen banget di kos jadi main kesini"


"Ya udah nih bantuin tugas gue"


"Gue aja pusing, eh eh lu tau gak Vel... jurusannya Lita lagi mau ngadain acara tuh katanya" Ungkap Bela.


"Acara apaan? Kok lu tau?" Tanya Veli.


"Ya tau lah tadi gue di kasih tau temen kos yang satu jurusan sama Lita dan katanya sih acara Brother and Sister gitu"


"Acara apaan sih? Acara kakak adek gitu?" Tanya Veli sambil tertawa kecil.


"Ya gak tau lahh Vel, masa kakek nenek kan gak mungkin hahah" Jawab Bela yang suka melawak.


~


Sore hari.


Veli sudah menyelesaikan sebagian tugasnya, Bela pun sudah pulang ke Kosnya sendiri dan Veli segera menghubungi Rangga karena sudah janji untuk makan bersama di luar.


"Byy... Ayok kita keluar cari makan" Pesan Veli untuk Rangga.


"Okee byy.. Aku otw" Balas Rangga.


Veli sudah bersiap dan sedang menunggu Rangga di depan Kos.


Kring...


Ada pesan masuk dari Lita.


"Vell, aku mau minta tolong ke kamu boleh?" Pesan Lita.


"Minta tolong apa Lit?" Jawab Veli.


"Di Hima ku ada acara Brother and Sister jadi harus ajak Kakak atau keluarga lainnya untuk datang ke acara, niatnya sih mau ajak Devan, tapi Devan hari itu mau ke luar kota jadi gak bisa deh, kalo bisa aku ijin pinjam Rangga dulu boleh gak hehe?"


"Oh, Rangga kayanya gak mau deh ke acara kaya gitu soalnya dia gak suka Lit, emang gak ada kating yang kamu kenal buat di ajak?" Tanya Veli agak kesal.


"Ada sih cuma belum ada yang konfirmasi bisa, jadi kalo boleh aku pinjam Rangga bisa engga ya?"...........


.


.


.


Wah.. Lita sudah mulai melampaui batas nih, kira-kira Veli kasih ijin gak ya atau malah punya rencana lain untuk menanggapi Lita si cewek genit ini?, yang penasaran yuk ikutin terus ceritanya, bantu Veli mencari cara, agar Rangga tidak pergi bersama Lita.

__ADS_1


__ADS_2