
"saya terimah nikahnya jihan permata sari dengan mahar uang 1 milyar di bayar tunai"ucap zafran dengan tegas.
"sah"sahut pak herman,ayah jihan.
jihan mendekat ke arah zafran mencium tangan laki2 yang kini sudah resmi menjadi suaminya.sedangkan zafran hanya diam ,pandangan mata nya menatap lekat ke arah kakeknya yang sedang tersenyum bahagia.
"terima kasih , sudah menuruti keinginan terakhir kakek .jaga isrimu baik2 ..ashaduallah.....illahailallah...wa .asyhaduanna muhammadan..rosul....lullah.."
ucap kakek yusuf kemudian menutup matanya.
"kakek......"teriak zafran sambil menggenggam erat tangan kakek nya.air matanya sudah tidak terbendung lagi.semua orang tampak sedih dan menangis.
suasana berduka amat terasa ketika memasuki sebuah gerbang megah pondok pesantren .para santri tampak sedang membaca tahlil dengan diiringi air mata .
melepas ke pergian sang guru tercinta.
setelah pemakaman selesai semua keluarga berkumpul di rung tamu rumah yang amat luas.jihan hanya diam ,memirkaan perasaannya yang tak karuan.pernikahan yang di inginkaan lenyap,menyisahkaan kenyataan yang saat ini ia rasakan.menjadi istri dari seorang zafran nabil yang menjadi impian semua santri wati.tapi entah kenapa allah malah mengirim dirinya untuk zafran.
gadis berprestasi ,mudah begaul ,manis dan juga humoris itulah jihan permata sari.
__ADS_1
dia tidak pecaya harus menikah dengan zafran yang baru ia temuai dua kali dalam hidupnya.itupun karna kebetulan.
cowok tampan ,dingin itulah zafran nabil dia merupakan cucu dari pemilik pondok pesantren .dia memiliki pacar yang amat cantik yang sedang menyelesaikan kuliahnya di turki.sedangkan ia malah menikah dengan jihan, orang asing di matanya.pernikahan tampa cinta dan di dasari keterpaksaan.
"nak jihan mau langsung nginep di sini atau pulang dulu? "tanya pak udin,ayah dari zafran.jihan tersadar dari lamunan nya setelah ibu nya menepuk pahanya.
"pulang dulu aja om"sahut jihan .
"yasudah gk pp mungkin besok atau lusa zafra biar jemput kamu,terimah kasih ya pak,buk,"lanjut pak udin sambil menyalami dan mengantar ke depan rumah.
"iya pak,kami pamit dulu .kapan2 silahkan berkunjung ke rumah!"jawab pak herman dan segera masuk ke dalam mobil.
jihan segera menuju kamar ia tak menyangkah bahwa hari ini ia sudah bersatatus sebagai istri orang.semendadak inikah ya allah!!..
fashback on..
"jihan ke rumah sakit kamu bekerja sekarang!"ucap ayah jihan dari sambungan telephon .jihan kaget mendengarnya,ia khawatir karna tiba2 ayahnya menyuruh ke rumah sakit.
"yah ..kenapa?"tanya jihan panik.sedangkan telepon dari ayahnya sudah tak tersambung lagi.
__ADS_1
jihan langsung keluar dari kelas dan menuju ke halte. tadi pagi ia memang sengaja tidak membawa motor karna dia akan berkumpul dengan teman teman nya seusai pulang dari kampus.
sesampainya dirumah sakit jihan langsung pergi ke ugd karna kekhawatirannya sudah tak dapat ia tahan lagi.seorang pria mendekatinya dan menepuk bahu jihan pelan.dia adalah riko teman sekaligus dokter.
"ayah aku .. dimana?"tanya jihan dengan nafas berat.air matanya tumpah seketika.
"jihan ..tenang. ayah kamu gak kenapa napa.dia nganterin korban kecelakaan tadi kesini tapi sekarang orang itu udah di pindah ke ruang rawat inap.ayo aq anter"jawab riko sambil merangkul jihan yang terlihat sangat panik
sesampainya diruangan tersebut ,sudah ada ayah ibu dan beberapa orang asing disana.seorang pria paruh baya sedang tertidur dengan infus yang sudah menempel di tangannya.ayah menarik tangan jihan dan mengajaknya keluar."nak ,kamu nurut sama ayah,kali ini!"ucap pak herman pada putri nya.jihan tersenyum,emang selama ini kapan ia tak pernah menuruti kata2 ayahnya.lalu mengangguk mantap.
"kamu harus nikah sekarang di rumah sakit ini dan calon suami kamu itu dia... !"ucap ayah seraya menunjuk orang yang sedang berada di dalam ruangan tersebut.jihan kaget mendengar permintaan ayahnya.jihan kira ayahnya akan menyuruh membelikaan kopi atau membayar biaya orang yang sedang berbaring lemah diatas kasur .tapi ternyata,menikah..
"ayah jihan masi kecil.."rengek jihan.ibu jihan keluar dari ruangan tersebut dan menghampiri anak dan suaminya.
"kamu nurut ya.."pintah ibu jihan.
jihan bingung "ayah ,ibu ini pernikahan bukan mainan!jadi jangan gegabah ngambil keputusan. jihan juga gk kenal sama calon suami jihan ,gimana kita bisa nikah kalau tidak di dasari cinta"ucap jihan memohon.
"kamu hrs percaya sama ayah dan ibu .dan gak ada bantahan!"ucap ayah tegas.kemudian masuk dan berbisik kearah pria paruh baya yang berdiri di samping pasien.
__ADS_1