Tentang Waktu.

Tentang Waktu.
bab11:jadi teman


__ADS_3

zafran masih mematung di mobil,mencerna apa yang barusa jihan ucapkaan.ia bingung harus berbuat apa.hatinya masih tidak bisa melupakaan hasna,tapi ia juga tidak ingin melepaskaan jihan.saat ini ia benar benar tak mengerti harus mengambil keputusaan apa.melepaskaan atau belajar mencintai jihan.


zafran melajukaan mobilnya menemui firman dan dion,di kafe milik kakaknya.kedua sahabatnya sedang bermain game,di temani kopi di depannya.zafran segera menghampiri mereka dan duduk di sebelah dion.


"lo kenapa bro?"tanya firman yang langsung mematikaan hp nya.


"gue lagi ada masalah sama istri gue "jawab zafran .


"masalah gimana bro?"tanya dion,menatap zafran.


"istri gue mintak pisah!"jawab zafran sambil menundukan kepala.


" menurut gue kalau lo emang gak bisa nerima dia,mending lo pisah aja.tapi jangan sekarang!baru berapa hari lo nikah sama dia masa udah mau pisah aja,gak enak kan di omongin tetangga"ucap firman.


"eh kalau menurut gue, lo pikir yang mateng dulu deh..pisah itu bukan masalah kecil.lo harus berusaha menerima bini lo,dan melupakaan hasna!kalian udah di ikat oleh agama bro.. jihan adalah jodoh yang di kirim tuhan buat lo.jangan sampek nyesel waktu lo udah pisah sama jihan.gue lihat jihan gak kalah baik dan cantik ,di sini gue gak ada maksud belain jihan .lo pikirin gimana perasaan jihan sekarang,dia pasti tertekaan dan banyak pikiran sekarang.buktinya dia sampai sakit tadi malam."ucap dion.


"kok lo tau jihan tadi malam sakit,lo ngintip bini orang ya!"semprong firman.


"sembarangan lo.gue dikasih tau zafran,waktu di telepon tadi pagi."sahut dion membenarkaan.


"gue pikir pikir lagi deh!"jawab zafran.


hari semakin panas karna memang matahari sudah berada tepat di atas kepala


ketiga sahabat ini masih asik nongkrong di kafe ,ngobrol dan bermain game bersama.

__ADS_1


hari ini mereka sepakat mengadakaan cuti.zafran mengambil hp dan menghubungi seseorang.


panggilan terhubung...


zafran:assalamualaikum jihan,lo udah selesai ngampusnya..


jihan:waalaikum salam .udah selesai


zafran:jangan pulang dulu gue jemput.


jihan:ngapain di jemput segala gue bisa naik taksi atau nebeng megan.


zafran:katanya temen boleh dong..


jihan:yaudah terserah..


zafran segera pamit kepada ke dua sahabatnya dan langsung menjemput jihan.


zafran melihat jihan sedang mengobro di depan mushola bersama seorang pria,hatinya terasa panas saat ini.


jihan segera masuk kedalam mobil zafran.


setelah mengakhiri perbincangannya dengan rendy,teman sekelasnya.


di perjalanan....

__ADS_1


"lo udah makan siang?"tanya zafran dingin


"belum,gue laper banget sekarang karna tadi pagi lupa sarapan,gimana kalau mampir ke restoran di depan perempatan.


makanan disana enak banget, gak bakal nyesel deh pokoknya.gus zafran udah pernah nyoba belum?"tanya jihan semangat.


"restoran yang itu?"menunjuk ke arah restoran.jihan mengangguk,mengiyakaan.


"udah sampek,penasaran gue gimana rasa masakaan di sini kok sampek hiperbola gitu lo mujinya." ucap zafran dan segera turun dari mobil ,sedangkaan jihan menyusul zafran dan menyamakaan langkahnya.


di restoran...


pelayan menghampiri meja zafran dan jihan,membawakaan dua piring berisi nasi putih dan dua mangkok berisi sup buntut.


"eh .. pak zafran, jika anda berkenan silahkaan menempati ruang vip yang sudah tersedia"ucap orang paruh baya dengan setelan jas dan pakaian formal yang baru saja tiba.


"jihan lo mau di sini apa pindah ke ruang vip?"tanya zafran .


jihan mendekat kepada zafran dan membisikaan sesuatu ditelinga zafran tanpa bersentuhan.


"gak usah.ruang vip bayarnya mahal!"bisik jihan pelan,tapi zafran mendengarnya dan langsung tertawa.


"kok ketewa!"protes jihan kesal.


"restoran ini punya gue.."bisik zafran pada jihan.

__ADS_1


"hah "respon jihan kaget.


__ADS_2