
"kenapa gue kawatir banget sama jihan.dia kan cuma demam biasa.eh.. jangan jangan gue udah mulai suka sama jihan.
gak mungkin...!gue suka ama jihan.
gue cuma kawatir ajak kali lihat dia kayak gini"batin zafran sambil berjalan menuju ke dapur,mengembalikaan wadah yang ia gunakaan untuk mengompres jihan.karna suhu tubuh jihan sudah kembali normal.
jam 06.30
jihan segera mandi dan bergegas keluar kamar karna ia harus kuliah.zafran sudah duduk dengan keluarganya di meja makan.menikmati sarapan yang di buat oleh umi nya.jihan turun dari lantai atas dan menuju ke meja makan.
"nak jihan ,ayo sarapan dulu.gimana keadaan kamu kata zafran tadi malam kamu demam?"tanya umi zafran.
"udah baikan tante.eh.. jihan udah terlambat mau berangkat ke kampus,sarapannya nanti aja."jawab jihan
"yaudah,biar zafran yang nganterin kamu.
__ADS_1
ingat ya,jangan lupa sarapan nanti di kampus"sahut umi ramah.
"iya .. tante.yaudah jihan berangkat dulu assalamualaikum."ucap jihan sambil mencium tangan umi dan seluruh keluarga dengan sopan.
"jihan jangan panggil om sama tante.panggil umi sama abi aja mulai sekarang!"ucap pak udin.
"iya abi,umi jihan berangkat sekarang ya!"sahut jihan kemudian melambaikaan tangan nya,dan segera menuju mobil zafran.
di perjalanan....
"gus zafran makasih tadi malam udah ngompres gue.."ucap jihan sambil menatap zafran.
"kalau bangun malah pusing."jawab jihan jujur.zafran ber"o"ria mendengar jawaban jihan.
"eh.. gus zafran..pacar gus zafran udah tau belum kalau ...kita udah nikah"tanya jihan ragu ragu .
__ADS_1
"udah.. sebenarnya dia tuh bukan pacar gue. kita temen deket dari dulu waktu kecil sampai sekarang.seiring bertambahnya waktu gue udah mulai suka sama dia.gue juga udah pernah nglamar dia,tapi dia bilang mau kasih jawabannya setelah dia lulus kuliah! tapi gue malah nikah sama lo sekarang."jawab zafran tanpa menatap jihan.ada rasa bersalah ketika mengungkapkaan tentang perasaannya sekarang,tapi jika zafran tidak mengatakaannya sekarang, jihan malah akan tersakiti dikemudian hari.zafran takut jika jihan mencintainya sedangkaan zafran masih menginginkaan hati hasna.
"sekarang guz zafran masih suka?"tanya jihan memberanikaan diri.
zafran hanya diam dia tak mau menyakiti hati jihan.karna sejujurna dia masih menyimpan rasa pada hasna.
"kalau gus zafran masih suka,gue bakalan menghindar dari pernikahan ini.kita cari waktu yang pas buat bilang ke orang tua kita ,alasan kita buat pisah.kita udah sama sama dewasa,dan berhak mengambil keputusaan untuk masa depan kita.gus zafran berhak bahagia dengan cewek yang gus zafran cintai,begitu juga sebaliknya.gue gak mau kalut dalam masalah lawan jenis karna yang pasti, jodoh gue sesungguhnya adalah kematian.gue bener bener mau cari petner buat ke syuga .silahkan tentuin kapan waktu yang tepat buat ngomong ke orang tua kita.
satu lagi,kita bisa jadi temen selama menunggu waktunya tiba."ucap jihan tegas.
kini hatinya sudah lega setelah menyampaikaan segala hal pada zafran.
jihan tau bahwa zafran masih memiliki rasa pada teman dekatnya tersebut.jihan sudah tidak mau menanggung masalahnya dengan zafran,ada rasa perih ketika suaminya berkata bahwa dia menyukai gadis lain.
jihan fikir walau pernikahannya dengan zafran adalah sebuah keterpaksaan,lambat laun akan ada cinta di antara mereka berdua.tapi ternyata tidak!
__ADS_1
jihan bisa saja belajar mencintai zafran ,seiring berjalannya waktu.tapi di tampar kenyataan bahwa zafran sudah mencintai gadis lain membuat nyalinya menciut.kini dada jihan tersa amat berat,hatinya perih dan matanya mulai berkaca kaca.jihan segera melepas sabuk pengamannya karna mobil mereka sudah berada di depan kampus.
"gus zafran,gue berangkat dulu.assalamualaikum"ucap jihan yang lansung keluar dari pintu mobil.ia melihat jam tangannya.dan segera berlari menuju kelas karna memang di sudah terlambat.