Tentang Waktu.

Tentang Waktu.
bab12:bimbang


__ADS_3

" kok gak bilang,restoran ini punya gus zafran!"ucap jihan .kini ia sedang asik dengan hp nya.


"lo nya gak tanya!"jawab zafran santai,sambil menyantap makanannya dengan lahap.


jihanengambil nafas panjang kemuadian mengeluarkaannya dengan kasar.wajahnya cemberut menatap zafran,sedankan zafran tersenyum ke arah jihan.wajah jihan tampak menggemaskaan sekarang.


pukul 14.oo


jihan dan zafran segera meninggalkaan restoran setelah usai makan.zafran masih menatap jihan yang sedang asik dengan hpnya.sedangkaan jihan sibuk membalas chat dari teman teman nya dan mengecek tugas kuliahnya.


"rencananya..gue mau pindah rumah,gimana lo setuju kan?"tanya zafran tanpa menatap jihan.


"gue ikut gus zafran aja"jawab jihan yang masih memainkaan hpnya.kini ia sedang merencakaan pembukaan restoran di inggris bersama dika.


"yaudah,besok kita pindah ke rumah baru"ucap zafran tegas,ia mulai risih melihat jihan yang terlalu fokus dengan hpnya dan mengabaikaannya.biasanya jihan selalu mengajak ngobrol ketika di perjalanan,menghilangkaan rasa bosan zafran dengan celotehan receh atau pembahasan tentang beberapa hal.


jihan memang memiliki kecerdasaan yang mampu mengikat lawan bicaranya.


"terserah gus zafran aja,gimana baiknya."sahut jihan sambil menatap zafran sekilas.

__ADS_1


keesokaan harinya..... di rumah baru


jihan duduk ,sambil menonton tv di ruang keluarga,sambil sesekali melihat hpnya.


mbok asih,pembantu di rumah zafran tersebut menghampiri jihan dengan membawakaan es jeruk dan camilaan.


"silahkaan dimakan neng!"ucapnya sambil menaruh gelas dan toples berisi nastar tersebut di hadapan jihan.


"makasih,mbok pekerjaannya udah selesai belum?kalau udah kita duduk di sini aja nonton tv sekalian ngemil"ajak jihan kepada pembantu tersebut dengan semangat.


"mbok udah selesai kerjanya.tapi mbok sungkaan kalau harus temenin neng disini,takutnya malah nganggu"jawab mbok asih dengan sopan.


"gak ganggu sama sekali,aku bosen mbok kalau harus sendirian,mbok udah lama kerja dirumah ini?"tanya jihan sambil mengambil nastar kemudian melahapnya.


zafran yang baru saja pulang dari kantor ,segera menghampiri jihan dan mbok asih yang sedang bersantai di ruang keluarga.


"eh...."ucap jihan,lumayan keras.stelah merasakaan nastar yang baru saja ia makan.zafran segera menghampiri jihan karna takut dia kenapa napa.sedangkan mbok asih kaget melihat ekspresi jihan saat ini,wajahnya seperti orang yang sedang merasakaan ngilu pada giginya.padahal bukan...ia sedang menikmati rasa nastar ter enak yang pernah ia rasakaan.


"neng...neng kenapa,mungkin gara gara nastar buatan saya ini...eh ..neng..neng gak papa kan?"tanya mbok asih panik.

__ADS_1


sedangkaan jihan tak menjawab sambil memejamkaan matanya..


"dramatis dikit boleh lah,ngelihat ekspresi mbok asih panik lucu juga.hah...ha..."batin jihan masih dengan mata tertutup dan memegang toples berisi nastar.


"jihan..lo kenapa?"tanya zafran panik, sambil menyentuh pipi jihan,sebenarnya ia ragu tapi melihat jihan seperti ini,membuat keraguannya sirna dan tergantikaan oleh rasa khawatir takut kenapa napa.


jihan membuka matanya perlahan,terkejut dengan keadaan zafran yang tiba tiba muncul dan langsung memegang pipinya.suara zafran yang sedang panik mampu membuat jantungnya berdebar.


"gus zafran jihan cuma mau ngeprank mbok asih aja, kenapa gus zafran ikutan.."ucap jihan dengan wajah polos.zafran segera menurunkaan tangannya dari pipi jihan.dia merasa sangat malu sekarang.


"lo pikir ini lucu.huh..."ucap zafran langsung duduk di sebelah jihan dengan wajah kesal.


"ya ampun!neng jihan...mbok panik banget lihat neng kayak tadi,eh ..taunya cuma mau ngerjain mbok aja"ucap mbok asih sambil mengelus kepala jihan lembut.


"hah..hah..maafin jihan mbok.habisnya nastar bikinan mbok enak banget!gus zafran maafin jihan juga ya...eh gus zafran cobain nastar bikinan mbok asih deh...enak banget"ucap jihan sambil menyodorkaan nastar ke dalam mulut zafran.


zafran menatap jihan,tangan nya ingin mengambil nastar yang diberikaan oleh jihan,tapi jihan malah menepis tangannya.


"gus zafran kan belum cuci tangan! udah ayo buka..mulut"ucap jihan ,memasukaan nastarnya ke dalam mulut zafran.

__ADS_1


"pinter!"celetuk jihan ,ketika zafran sedang mengunyah nastar yang di berikaan jihan untuknya.


"pada saat ini,gue masih bimbang buat belajar mencintai lo dan meneruskaan pernikahaan ,atau malah melepaskaan dan mengakhiri pernikahaan ini sama lo"batin zafran sambil melirik jihan.


__ADS_2