Tentang Waktu.

Tentang Waktu.
bab 13:saatnya


__ADS_3

sudah satu bulan berlalu ,zafran masih tidak bisa membuka hatinya untuk menerima jihan.setiap ada perkembangan didalam hubungan mereka,bayangan hasnah masih terniang di kepalanya.


semenjak zafran memberitahu bahwa dirinya sudah menikah dengan jihan,melalu telepon .hasna belum pernah mengabari zafran lagi,hatinya sangat sakit mengetahui kenyataan tersebut.zafran sendiri sudah meyakinkaan hasna bahwa pernikahaan ini


hanya karna keinginan terakhir kakeknya,dan tanpa ada rasa cinta di hatinya untuk jihan.tapi hasna masih memerlukaan waktu untuk menerima kenyataan pahit ini.


jihan sendiri masih sibuk mengerjakaan skripsinya,mengurusi kafe di indonesia dan di inggris dan memantau perkembangan restoran yang ada di inggris melalui sambungan telepon nya bersama dika.jihan sudah tidak bekerja di rumah sakit lagi sekarang.


jihan sudah memiliki perasaan pada zafran,tapi ia memilih diam tanpa ada niatan untuk memberitahu zafran.dia sadar bahwa hati zafran masih belum tergantikaan oleh gadis yang zafran sukai.


"sebenarnya salah gak sih..gue suka sama zafran,suami gue sendiri?saat ini gue bener bener gak ngerti kelanjutaan dari hubungan kita.zafran selalu ngelak kalau gue tanya kpn kita pisah.gue sendiri bingung maksudnya apa coba,kalau suka sama cewek lain seharusnya kita pisah aja,terus zafran nikah deh sama cewek itu.bukan kaya sekarang,gue gak mau makin hari perasaan ini makin gak terkendali.huh..."batin jihan sambil mengacak ngacak rambutnya.jihan segera turun dengan baju formalnya.rencananya hari ini,ia akan menghadiri reoni teman smanya dulu.


dia memang sedikit kecewa karna zafran tidak bisa ikut dengannya,ada klaien penting yang akan datang katanya.


jihan segeran berangkat ke sebuah kafe yang sengaja di boking menjadi tempat acara reoni.megan dan salsa juga ada di sana ,mereka datang bersama pacar masing masing.setengah jam kemudian acara tersebut dimulai,jihan hanya diam di samping megan, melihat ke dua sahabatnya yang sedang bahagia karna ke hadiran pacar mereka.satu jam kemudian jihan memutuskaan untuk meninggalkaan kafe,ia sudah tidak tahan karna acara tersebut begitu membosankan baginya.

__ADS_1


jihan segera ke luar dari kafe dan menuju ke mobilnya.tiba tiba perempuan berjihab coklat menyapanya.dan menghentikaan langkah jihan.


"lo ..jihan temen smp gue kan??...eh gue putri,temen lo yang paling imut itu loh..masa lo lupa!"ucapnya sambil tersenyum manis.


"ya ampun lo putri... gue inget kok.eh lo mau kemana?"tanya jihan.


"gue mau ke bandara,mau nganterin kalung bunga buat pelanggan maklum lah ,baru buka usaha kecil kecilan jadi gue harus turun tangan langsung.pegawai gue masih dua orang gak kayak lo yang udah puluhan!lo mau ikut?"tawar putri semangat.


"gue juga gak punya banyak karyawan sih,cuma beberapa.jadi jangan berlebihan mujinya,gue udah dilangit dan gak bisa turun nih...hah...hah...hah...gue mau ikut,tapi gue pingin naik montor,boleh kan ?


"boleh ..gue dapet bocoran dari yolan,katanya lo udah nikah sama gus zafran kok masih suka boring aja?"tanya putri sambil memakai helmnya.


"dasar yolan...huh... biasalah gus zafran kan sibuk,jadi sering gak dirumah.udah ayo"sahut jihan langsung duduk di belakang putri.ia memang sengaja menghidar ketika ada seseorang yang membicarakaan pernikahannya.


jihan dan putri kini sedang menyerahkaan kalung bunga tersebut pada wanita paruh baya.wajahnya tampak senang ketika menerima bunga dari putri.

__ADS_1


"ibu seneng banget kayaknya?"tanya jihan dengan senyum,memperlihatkaan gigi gingsul yang membuat dia terlihat manis.


"iya.. ibu seneng banget nak,hari ini anak ibu yang kuliah di turki pulang.ini kita mau nyambut.kalian mau ikut juga? anak ibu pasti senang karna banyak yang nyambut nanti saya transfer lebih deh,ongkos bunganya.mau ya..."ucap ibu tersebut senyum.


"boleh deh,bu"sahut putri dengan antusias.


jihan dan putri bergabung untuk menyambut kedatangan anak dari ibu pemesan bunga tersebut.seorang gadis cantik yang sudah di tunggu tunggu tersebut langsung memeluk ke dua orang tuanya sambil meneteskaan air mata.di lehernya sudah ada kalung bunga pemberian ibunya.


seorang cowok yang tak asing dimata jihan sedang menghampiri gadis tersebut dan menyerahkaan sebuah buket mawar.tanpa menyadari kehadiraan jihan.


"selamat datang di indonesia hasna"ucap zafran sembari tersenyum.


deg ... hasna??"diakan temen yang disukai gus zafran, ternyata ini orangnya..."batin jihan.hati jihan serasa di sangat perih saat ini.ia segera berlari menuju parkiraan dengan air mata yang masih bisa ia tahan.


"mungkin ini saatnya gue untuk membuang rasa cinta gue ke zafran"batin jihan sambil berlari menuju parkiran.

__ADS_1


__ADS_2