Tentang Waktu.

Tentang Waktu.
bab23:kembali kerumah


__ADS_3

"oleh olehnya gue ambil besok aja di kafe,sekarang lo bawa aja dulu"ucap jihan sambil melangkah keluar dari mobil dan melambaikaan tangan kepada salsa yang kini tampak anggun dengan busana dan hijab senada yang ia kenakaan.


"oke..gue tunggu besok di kafe,gue pulang dulu ya..assalamualikum"sahut salsa dengan semangat


"waalaikumsalam"jawab jihan dan langsung masuk kedalam rumah setelah salsa melajukaan mobilnya.


"assalamualaikum..."salam jihan sambil menutup pintu.jihan segera menyeret kopernya menuju kamar kemudian membersihkaan diri dan sholat asar di kamarnya.jihan segera keluar kala mendengar zafran mengucapkaan salam dari pintu utama.


zafran menatap jihan yang baru saja keluar dari kamanya.selama jihan meninggalkaan rumah ada kekosongan di hatinya mungkin karna sudah terbiasa dengan kehadiraan jihan dalam hidupnya.


zafran segera duduk di meja makan,sambil menatap jihan yang berjalan ke arahnya.


zafran segera memalingkaan pandangannya kpd jihan saat gadis itu menatapnya heran.zafran membuang nafas kasar dan beralih menatap benda persegi yang ada di tangannya,bahkaan sebelum menyapa jihan.


"gus zafran baru pulang kerja?eh..dari tadi gue gak lihat mbok asih ...kemana ya?"jihan sambil menatap zafran yang sedang asik memainkaan ponselnya.

__ADS_1


"iya,mbok asih sama keluarganya pulang kampung lima hari yang lalu, karna ada sanak saudara yang meninggal."jawab zafran sambil menatap jihan yang kini tampak sedih.


"innalilahi..padahal gue kangen sama mbok asih"ucap jihan sambil memajukaan bibirnya sedangkaan zafran malah tersenyum melihat ekspresi jihan.


"muka lo tambah jelek"celetuk zafran pada jihan yang langsung menutup wajahnya dengan kerudung.


"biarin..jelek jelek kayak gini ..banyak yang naksir,"jawab jihan tak terima dan langsung membuang muka dari zafran.


"masak??gak percaya gue.."ucap zafran kepada jihan yang sudah cemberut dan terlihat menggemaskaan.


"gus zafran gak seru ...gue baru pulang liburan malah di bikin kesel.jihan pulang kerumah ibu aja deh!"sahut jihan sambil menatap zafran.


tukas zafran sambil meletakkan hp dan membuka tutup saji,dan ternyata kosong.


"gue gak sempet masak tadi!gue masak sebentar..gus zafran mandi dulu.maaf ya"ucap jihan langsung membuka kulkas yang ternyata tidak ada isinya.

__ADS_1


"lo gak usah masak"celetuk zafran sambil menutup kulkas yang di buka jihan.


"selama gue sama mbok asih gak ada gus zafran makan apa,kulkasnya dianggurin gini?"tanya jihan sambil memeriksa persedian beras di laci bawah.


"makan di restoran tapi lebih sering makan mie instan"jawab zafran sambil membuka laci atas yang penuh dengan mie instan anekah rasa.jihan membulatkaan matamya saat zafran memperlihatkaan puluhan mie instan yang sudah tersusun rapi di laci atas.


jihan segera mengeluarkaan mie instan tersebut.


"eh..eh..mau lo apain mie instan gue?"tanya zafran kepada jihan yang masih sibuk mengeluarkaan mie instan dari laci atas.


"gus zafran gak boleh makan mie istan terlalu banyak!gak baik buat kesehatan.jadi boleh ya...kalau disumbangin ke orang orang"usul jihan sambil memasukkan kepada kantong keresek.


"boleh aja kalau mau disumbangin tapi nantik gue makan apa kalau laper tengah malem,eh..gimana kalau yang ini di biarin disini.nantik kalau mau berbagi ke orang gue bakal beli lagi"jawab zafran sambil mengembalikaan mie instan yang jihan pegang ke laci atas.


"gue bakal masak buat gus zafran jadi mulai hari ini gak boleh makan mie intan lagi.kecuali kalau emang bener bener pengen.nanti kalau di konsumsi terus menerus gak baik buat kesehatan."tegas jihan pada zafran.

__ADS_1


"*ternyata jihan perhatian sama gue"bati zafran.


"kenapa gue jadi care sama zafran,gue kan mau jauhin dia...aneh nih otak.udah lama gak di serfis emang"batin jihan* .


__ADS_2