
lalu Raka menoleh ke arah wanita cantik yang melihat kearah nya dan Raka pun berkata cantik sekali wanita ini pikir nya dalam hati melihat Rania kemudian mengalihkan pandangan nya takut sang pemilik wajah melihat nya.
"kemudian Raka pun kembali keruangan nya dan pergi keruangan Gavin Wijaya.
maaf tuan muda sudah Saya beritahukan ke pada mereka semua, kemudian Gavin hanya berdeham dan Raka langsung pergi dari ruangan Gavin sahabat nya dan juga salah seorang atasannya.
seperti yang dikatakan Raka tadi bahwa tuan muda anak dari bos pemilik perusahaan Wijaya akan melihat dan mengumpulkan seluruh karyawa, staff dan juga beserta anak magang lainnya karena ada yang akan disampaikan oleh tuan muda pemilik perusahaan Wijaya.
Gavin sudah terlihat memasuki ruangan aula yang berada di lantai 5 perusahaan Wijaya group dan semua yang melihat kedatangan seorang Gavin Wijaya pun begitu terpana dan pangling akan ketampanan dan kegagahan yang dimiliki nya tetapi tidak dengan Rania hanya duduk dan berdiri santai tanpa terlihat lebay seperti orang-orang yang berada diruang aula tersebut, bahkan Rania sendiri sudah lupa dengan sosok pria yang membuat nya kesal seharian karena telah mengambil KTP milik nya untuk jaminan ganti rugi.
tidak lama kemudian Gavin pun Berdehem dan membuat semua yang terpana dengan nya pun terlihat kembali duduk seperti semula ketika sudah memberikan hormat penyambutan kepada anak pemilik perusahaan sekaligus pimpinan Wijaya group.
Gavin pun membuka pembicaraan tentang maksud ia mengumpulkan mereka senua, semua pun terlihat fokus begitu juga dengan Rania dan ke empat temannya.
setelah selesai Gavin pun menoleh kan pandangan nya kearah sosok wanita yang tak lain iyalah Rania namun ada perempuan entah itu karyawan atau anak magang merasa senang karena pemuda tampan alias Tuan Muda Gavin tengah memperhatikan nya padahal yang diperhatikan oleh Gavin adalah Rania yang sudah membuat nya jatuh hati kepada nya sejak kejadian beberapa hari yang lalu.
__ADS_1
perempuan itu pun berbisik kepada teman disebelah nya,, hei lihat deh bos Gavin memperhatikan ku"ujarnya dengan bangga nya kepada temannya. namun Rania yang mendengar nya pun terlihat tidak perduli dan cuek saja.
setelah itu Rania pun sadar ternyata wanita yang di perhatikan oleh Gavin iyalah dirinya dan membuat Rania begitu risih katanya. lalu kemudian Rania pun Berdehem membuat Gavin pun berhenti menatapnya
baik lah itu saja pengarahan dari saya semoga kalian bisa bekerja dengan baik diperusahaan ini tanpa mengecewakan perusahaan"ucap nya dengan lantang. dan Raka pun mengambil alih mikropon dari tangan Gavin.
baiklah semua setelah mendengar apa yang bos muda ucapkan kalian boleh bubar dan kembali bekerja.
seluruh karyawan staf dan juga anak magang pun sudah kembali keruangan masing-masing.
lalu Raka pun terdiam selama beberapa menit...
apa wanita itu yang dimaksud oleh Gavin"kata nya dalam hati.
Raka pun mengiyakan ucapan Gavin dan berlalu pergi dari ruangan Gavin dan pergi menemui salah seorang anak magang bernama Layla karena Layla dan Salma lah yang berada diruangan dirinya. Raka meminta kepada sekretaris nya untuk memanggilkan wanita bernama Layla. kemudian sekretaris nya pun mengiyakan dan pergi memanggilkan Layla anak magang yang dimaksud oleh Raka atasan nya.
__ADS_1
Layla kamu dipanggil pak Raka keruangan nya sekarang"ujar Mita sekretaris Raka. baik buk"jawab Layla.
kenapa loe Lay tiba-tiba dipanggil pak Raka tanya Salma. gue juga tidak tahu apa gue ada melakukan kesalahan ya"jawab nya gugup. entahlah yaudah gih lo pergi sebelum lo kenak sembur nantinya. iya yaudah gue pergi dulu ya Assalamu'alaikum ucapnya memberi salam kepada Salma dan Salma pun menjawab Wa'alaikumussalam.
Layla pun pergi keruangan Raka dengan keadaan gemeteran karena takut kena marah karena ini masih hari kedua iya bekerja magang diperusahaan yang cukup terkenal itu.
Layla pun mengetuk pintu terlebih dahulu.
Tok.. Tok.. Tok...
permisi pak Saya Layla"ucapnya berbicara dari luar. masuk kata Raka.
Layla pun masuk kedalam ruangan.
.....
__ADS_1