Terjebak Cinta Rania

Terjebak Cinta Rania
Gavin Dan Rania ribut lagi


__ADS_3

tunggu sebentar!? teriak Rania!! kenapa kau bisa tahu nama gue kata Rania dengan tatapan tajam. hei nona apa kau sudah tidak mengenali aku kata Gavin. gue tidak perlu mengenal lo, yang gue tanya dari mana lo bisa tau nama gue kata Rania. jangan sok akrab lo sama gue karena Rania benar tidak ingat dengan sosok pria tampan yang dalam pikiran nya hanyalah pria sombong dan angkuh itu saja.


hei!! nona kau mengalah la saja biarkan ini buat saya, kau pergilah ambil yang lain atau aku yang akan membayar belanjaan mu Nona, "Gavin berkata dengan sombongnya.


dilain sisi dia senang bisa bertemu kembali dengan wanita yang ia ingin cari tau tentang nya namun ia sengaja ingin mengajak bertengkar dulu. tidak perlu kau saja yang pergi cari yang lain gue yang luan ambil dan pegang ini, dan kau tidak perlu membayar kan belanjaan ku " kata Rania sinis kau pikir aku tidak bisa membayar jangan sombong lo pria angkuh. perkataan Rania membuat Gavin seolah-olah ingin marah karena telah berani mengata-ngatai dirinya. kau tidak perlu menghina ku nona aku hanya ingin membayar kan saja dan kau merelakan snack ini"pungkas Gavin menahan amarahnya. terserah kau saja aku tidak perduli lebih baik kesini kan Rania merampas snack tersebut dan berlalu pergi meninggalkan Gavin begitu saja. Gavin mengumpat kesal, dasar wanita kurang ajar berani sekali dia mencari ribut dengan ku apa dia tidak mengetahui siapa diri ku ini.


"Gavin pergi menyusul Rania. namun Rania sudah selesai membayar belanjaan nya dan pergi namun Gavin tidak melihat keberadaan gadis itu.

__ADS_1


di dalam mobil Rania mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi karena hari ini dia begitu terlihat kesal sudah lah ban mobil nya bocor, ditambah lagi harus bertemu dengan pria sombong dan angkuh seperi itu.


Arghhhh!!!... Rania membanting stiur mobilnya. sehingga ia tidak memperdulikan panggilan masuk dari handphone genggam milik nya


kenapa gue harus sesial ini teriak Rania dari dalam mobil kemudi nya. Rania yang mengendarai mobil seperti itu hampir saja membahayakan diri nya dan keselamatan orang lain.


Gavin sangat puas sudah membuat gadis itu kesal pada nya walau dia pun juga merasa sangat marah akibat perkataan wanita itu.

__ADS_1


Gavin melaju kan mobil nya menuju kediaman rumah nya namun yang Gavin dapat adalah keluarga nya yang sengaja ingin menjodohkan diri nya kepada anak teman nya itu.


Gavin kamu sudah pulang, panggil sang bunda kepada anak pertama nya itu. iya kenapa bun?! tanya Gavin. sini duduk lah dulu bunda ingin mengenal kan diri mu kepada sahabat Bunda. Gavin lelah bund lain kali saja. Gavin pergi begitu saja tanpa menyalami tamu dan juga berpamitan kepada keluarganya.


dasar anak itu, teriak Bunda namun Gavin hanya terlihat cuek tidak memperdulikan nya. maafin putra Kami ya jeng Ayu dan pak Ferdy. tidak apa kok jeng kita juga maklum mungkin Gavin lelah karena seharian bekerja di kantor.


pak Arman Ayah nya Gavin pun begitu malu dengan sikap putra nya. iya bro maafin putra Kami ya. ayah Gavin dan papa Rania sudah lama bersahabat dari SMA dan sudah lama berniat ingin menjodohkan anak anak mereka nanti nya.

__ADS_1


Rania sudah tiba dirumah nya namun ia tidak mendapati keberadaan kedua orang tua nya yang ia lihat hanyalah kakak nya Adit yang sedang menonton TV diruang tamu.


assalamu'alaikum kak! Nia pulang Mamah sama Papah mana kok tidak ada? tanya Rania. lagi pergi keluar lo kok malam pulang apa kantor lo memang jam segini pulang nya"Adit bertanya kepada Rania. hem maaf kak tadi ban mobil ku pecah jadi harus nunggu montir memperbaiki nya oh iya nah ini makanan cemilan buat lo tadi gue mampir ke supermarket sekalian karna gue tidak mau lo mengganggu snack cemilan gue, Rani memberikan bungkus plastik berisikan beberapa makanan ringan kepada Adit dan pergi menuju kamarnya.


__ADS_2