Terjebak Cinta Rania

Terjebak Cinta Rania
gagal mencari informasi


__ADS_3

Layla pun mengetuk pintu terlebih dahulu.


Tok.. Tok.. Tok...


permisi pak Saya Layla"ucapnya berbicara dari luar. masuk kata Raka.


Layla pun masuk kedalam ruangan.


Layla masuk dengan wajah yang sedikit gugup kenapa ia bisa dipanggil oleh atasannya untuk keruangan tersebut.


Kamu Layla "tanya Raka... iya Pak saya Layla jawab nya dengan hati hati agar tidak terjadi kesalahan kenapa ya Bapak meminta saya keruangan Bapak" ucapnya bertanya. kamu tidak usah gugup begitu tidak usah takut saya tidak akan memarahi kamu. terus kenapa bapak memanggilku keruangan. saya meminta mu kemari ada yang ingin saya tanyakan.


mau bertanya soal apa Pak?"wajah Layla begitu heran dan dahi nya sedikit mengerut. apa temanmu yang bernama Rania Syailendra."tanya Raka serius. Ra-rania Syailendra tidak ada yang bernama Rania Syailendra Pak teman saya hanya bernama Rania Windy bapak salah orang mungkin."ujar Layla karena memang tidak ada yang bermarga Syailendra. jangan bohong kamu bos muda Gavin menyuruh saya mencari informasi tentang gadis yang dia lihat ketika di aula sewaktu perkumpulan tadi pagi"jawab Raka dengan tegas. Layla pun berubah menjadi ketakutan karena melihat ekspresi wajah Raka yang begitu menyeramkan menurutnya.


'b-benar pak tidak ada teman saya bernama Rani Windy"jawab Layla dengan jujur. yasudah kalau begitu kamu boleh keluar suruh Raka dan Layla sesegera pergi melangkahkan kaki nya menuju pintu keluar ruangan Raka atasannya.

__ADS_1


Layla sedari tadi selepas keluar dari ruangan Raka terlihat begitu kesal hingga ia mengumpat dalam hati nya. Salma yang baru saja kembali keruangan sehabis mengantarkan dokumen keruangan Lantai 12 begitu heran dengan sikap sahabatnya yang satu itu yang tak lain ialah Layla.


kenapa loe kok kaya nya kesal gitu. gue gak papa jawab Layla singkat. oh yaudah,, kata Salma karena ia tahu bahwa sahabatnya tidak akan memberitahukan sebelum ia sendiri yang berbicara.


Layla dan Salma pun fokus pada pekerjaan masing-masing. dan tiba waktunya jam pulang pun tiba Layla sudah berada diparkiran bawah bersama teman nya yang lain yang tak lain ialah Rania.


eh Ran gue mau nanya boleh tidak"tanya nya sembari berbisik ke telinga Rania. Rania pun begitu heran kenapa tiba-tiba Layla berbisik kepada nya. iya kenapa? "kata Rania tanpa berekspresi.


nama loe Rania Windy kan? ucap Layla dan mereka berempat pun tertawa yang tertawa lebih ngakak adalah Salma dan Dewi.


hahahaha.... hahahaha.......


Salma pun menggeplak kepala Layla dengan kuat sehingga sang pemilik kepala pun mengaduh kesakitan. pertanyaan lo ada-ada aja deh ya jelas lah nama Rania itu Rania Windy " sumpah loe aneh banget kata Salma ketika tawa nya mulai surut. tak berapa lama Rania pun menjawab yaiyalah nama gue Rania Windy kan lo tau sendiri "jawab Rania sembari ketawa kekeh.


ya gue tau sih,kata Layla dengan sedikit kesal. terus kalo loe udah tau kenapa nanya lagi goblok kata Rania. ya gue kan mau memastikan saja. yaudah lah kita pulang aja gue udah lelah banget ni kata Dewi mencairkan suasana.

__ADS_1


yaudah. eh Wi lo balek bareng gue, gue tidak menerima penolakan kata Rania dengan wajah yang dibuat segalak mungkin. iya Ran makasih yaudah gue balek bareng loe.


kemudian pun mereka pulang masing-masing, begitu pula dengan Rania yang harus mengantarkan Dewi.


diperjalanan Dewi pun tak henti-henti nya memuji Rania karena ia sudah salah sangka kepada Rania karena awal nya Dewi mengira kalau sekelompok dengan Rania ia akan dibully oleh Rania dan sahabat nya ternyata tidak dan bahkan Rania mau mengantarkan nya pulang


Rania pun menoleh ke arah Dewi.


kenapa loe senyum-senyum gak jelas gitu" Rania berkata tiba-tiba dan membuat Dewi berhenti tersenyum. hemm.. tidak apa Ran jawab Dewi singkat dan Rania pun kembali fokus pada jalanan.


dan tak lama mereka sudah tiba dirumah Dewi dan Dewi mengucapkan Terima kasih Rania pun membalas nya dan berlalu pergi meninggalkan pekarangan rumah Dewi.


***


ruangan Gavin.

__ADS_1


gimana? " tanya Gavin kepada Raka sahabat sekaligus orang kepercayaan nya di kantor. gimana apa nya jawab Raka. loe udah berhasil belum menemukan informasi tentang wanita cantik yang gue suruh tadi pagi." kata Gavin dengan wajah yang datar. belum... "jawab Raka santai.


terus kenapa lo tidak cari. gue mau cari dimana Vin gue saja tidak tau wajah nya aneh lo kata Raka. Gavin pun hanya menghembuskan nafas nya gusar...


__ADS_2