Terjebak Cinta Rania

Terjebak Cinta Rania
Rania dihukum


__ADS_3

Rania akhir ya terbebas dari kemacetan dan mengemudikan kemudi mobil nya dengan laju yang begitu diatas Rata-rata. sekitar 15 menit ia sampai dikantor dan berjalan tergesa-gesa.


setiba nya di ruangan Rania mendapat tatapan tajam dari para karyawan tetap dikantor itu termasuk buk Novita yang hari ini memberikan pengarahan.


Rania menundukkan kepala nya tidak berani menatap manager tersebut.


Rania datang dengan keadaan tergesa-gesa dan raut wajah yang banyak dipenuhi peluh keringat, namun tidak sama sekali membuat kecantikan diwajah nya berkurang.


kenapa kamu telat anak magang? kamu tahu ini sudah jam berapa? "tanya buk Novita dengan tatapan tajam karena baru kali ini ada orang di bagian nya berani melanggar peraturan. iya Ma-maaf buk saya tau saya salah jawab Rania gugub dan terbata bata.


kalau kamu sudah tahu kenapa kamu berani melanggar aturan yang sudah saya buat, apa kamu tidak tahu peraturan apa saja di perusahaan ini, lagi lagi suara buk Novita terdengar menggelegar membara karena masih pagi diri nya sudah dirambati penuh emosi dan kekesalan.


maaf buk! Elsya membuka suara nya.


" Rania ini anak magang buk baru beberapa hari jadi dia belum begitu terlalu tahu."Kata ELsya membela Rania. loh mbak ELsya tidak usah membela saya nanti mbak kena masalah bisik Rania. kamu tidak usah khawatir saya tidak apa-apa.


"lalu kalau dia ini anak Magang kenapa dia tidak mengetahui nya kamu bilang baru beberapa hari saja kan pasti nya sebelum dirinya magang pasti sudah ada seseorang yang bersangkutan untuk menjaga dan mengajar kan yang terbaik buat mereka, pasti sebelum melakukan pekerjaan semua anak magang pasti diberi tahu apa yang harus di patuhi dan tidak boleh dilanggar" pungkas buk Novita masih dengan nada bicara nya yang tegas. iya buk saya minta maaf. kamu tidak perlu membela anak magang ini sekarang kalian kembali bekerja biar anak ini menjadi urusan saya.


Rania masih dengan pandangan wajahnya yang ditundukkan karena dirinya tahu bahwa dia bersalah. kamu ikut saya keruangan sekarang.


Bbb-baik buk! "jawab Rania.


Rania mengekori manager itu dari belakang hingga masuk keruangan manager tersebut.

__ADS_1


Rania berdiri didepan manager itu dengan masih menundukkan kepala nya karena manager Novita sudah duduk di kursi empuk milik nya yang disediakan oleh perusahaan ini.


sekarang karena kamu sudah melanggar peraturan kamu harus saya beri hukuman. " buk Novita berbicara dengan nada dingin nya. iya baik lah buk saya bersedia menerima hukuman itu.


yasudah sekarang kamu bersih kan halaman belakang kantor ini hingga bersih kalau belum bersih jangan coba coba pergi dari sana paham! teriak buk Novita. paham buk, Rania menganggukkan kepala nya. yasudah tunggu apa lagi kamu boleh pergi.


Rania pergi meninggalkan ruangan atasannya itu dengan cepat karena dia malas harus menahan emosi nya karena ketiduran asik begadang nonton drakor tadi malam membuat diri nya mendapatkan kesialan pagi ini.


semua karyawan beserta staff yang melihat Rania anak magang itu keluar dari ruangan manager pada sibuk menggosip kan diri nya.


udah keluar itu si Rania, pasti dia habis dimarahin habis-habisan sama buk Novita.


bener banget itu sudah pasti lah, baru anak magang saja sudah berani suka suka hati nya. ucap salah satu dari karyawan tersebut.


begitulah banyak omongan-omongan dari orang kantor tentang diri nya. hinga kejadian ini sampai di telinga Raka dan ruangan sahabat dan teman-temannya.


Rania mengumpat karena kekesalannya. sialan masak iya gue harus bersih kan halaman kantor seluas ini bisa mati gue kalau begini. dirumah saja Mama sama Papah tidak pernah menyuruh ku mengerjakan hal seberat ini. "lagi lagi Rania mengumpat kesal dasar manager sok iya itu ahh siaallll teriak nya.


Rania mulai menyapu dan mengutip sampah yang berada di tempat itu. hari ini terasa panas dan terik sehingga baru sebentar saja menyapu diri nya sudah berkeringat membasahi keningnya.


lalu petugas kebersihan pun heran kenapa bisa ada yang membersihkan pekerjaan yang seharusnya iya kerjakan.


maaf Nona, kenapa kau melakukan ini? " tanya pak Benu. melakukan apa lagi "jawab Rania kesal. ya melakukan ini, bukannya ini seharusnya saya yang kerja kan Nona. diam lah kau pak saya lagi menerima hukuman dari manager sombong diperusahaan ini ucap Rania kesal. buk Novita maksud anda Nona apa pak Rasya. Novita jawab nya. yasudah bapak kerjakan yang di sana biar ini saya yang kerjakan nanti saya bisa makin dimarahin sama manager itu.

__ADS_1


baik lah Nona, kalau Nona capek istirahat lah dulu. iya Pak jawab Rania sopan. petugas kebersihan itu pun pergi kesebelah timur membersihkan halaman dibagian sana.


Gavin yang baru saja datang dikantor karena Gavin memarkirkan mobil nya di parkiran halaman belakang pikirnya agar lebih dekat.


Gavin seperti mengenalnya wanita yang pernah ia lihat.


aku seperti nya pernah melihat wanita itu, ucap Gavin dalam hati nya. Gavin pun menghampiri dan mendekat mencoba memastikan.


Gavin datang bersama dengan Raka dibelakang nya. semakin dekat namun wanita itu memutar diri nya membelakangi Gavin karena Rania menyapu dibagian belakang.


hei kamu! tegur Gavin. Rania merasa dirinya seperti ada yang memanggilnya mencoba mendengar namun di hentikan oleh dirinya takut kalau dia malu ternyata orang yang dipanggil oleh seseorang itu bukan lah diri nya.


hei kau! panggil Gavin sekali lagi, namun kali ini ini Rania masih tidak memperdulikan panggilan itu dirinya terus menyapu agar cepat selesai karena dirinya sudah merasa lelah sejak dari tadi.


Gavin pun yang merasa kesal karena panggilannya tidak di gubris oleh wanita itu pun memukul pundak wanita itu pelan membuat Rania mati ketakutan karena yang dia pikir yang memanggilnya adalah buk Novita.


Rania pun mencoba rileks dan memberanikan diri memutar tubuh nya dan pandangan itu kearah orang yang memanggilnya.


ternyata benar dari tadi ada yang memanggilku"bathin Rania.


betapa terkejut nya Rania ternyata yang memukul pundak nya barusan ialah cowok yang kemarin membuat diri nya kesal. loe!! ucap Rania terkejut.


~ bersambung ~

__ADS_1


__ADS_2