
Riyan mengumpat dalam hati berani sekali dia menolak ku. padahal semua wanita pada mengejar ku.
setelah berada di dalam perpus Rania terlihat berubah mood nya.
kenapa dia harus kembali sih dan kenapa dia harus satu kampus dengan ku. Rania mengumpat kesal karena sudah 5 tahun dia melupakan kejadian waktu itu.
tenang Ran lo harus fokus sama kuliah lo aja karna 3 hari lagi lo akan magang jadi lo harus tenang dan lo tidak akan bertemu dengan laki-laki brengsek seperti nya lagi selama 6 bulan.kata Rania dalam hati menenangkan diri nya.
Rania pun mengambil buku Manjamen bisnis untuk Ia baca dan pelajari. Rania hanya fokus pada buku nya sehingga dia tidak memperdulikan orang-orang menyapa nya.
'gara-gara dia kembali Gue jadi males buat berlama-lama dikampus ini. kemudian dia bangkit dari duduknya dan berjalan ke meja Buk Eda untuk meminjam buku dan Buk Eda pun menulis kan nama buku yang Rania pinjam.
Rania menuju ke parkiran dan masuk kedalam mobil nya kemudian meninggalkan tempat itu. Gue harus semangat Gue tidak perlu memikirkan tentang Riyan yang sudah kembali, Rania pun menepis pikiran buruk nya untuk membuat hati nya baik kembali.
***
__ADS_1
Rania pun tiba di pekarangan Rumahnya dan memarkirkan Mobil nya dan masuk kedalam rumah nya.
Selamat Sore, Mah Assalamu'alaikum ucap nya dan menyalami tangan wanita paruh baya itu. Wa'alaikum salam, jawab Mamahnya.
Maaf ya Mah Nia pulang Telat tadi Rania mampir ke perpustakaan terlebih dahulu meminjam Buku. iya tidak apa-apa Nak. Yasudah kamu ganti baju Terus istirahat ya. okey Mamah ku sayang.
~kamar~
Rania melemparkan Tas nya ke sembarang tempat dan merebahkan Tubuhnya dan kemudian tertidur hingga Malam.
tok.. tok.. tokkkkkkkk......
Rania bangun Sayang kita makan malam, kata Mamah nya dengan nada tinggi. ii-yah mah Rania bangun. Rania pun bangun dan membuka pintu kamar nya.
"ada apa! Mah. tanya Rania tanpa dosa. Astaga Rania jadi dari tadi sore Kamu belum berganti seragam dan belum mandi juga. tanya Mamahnya heran. Ii-yah Mah Nia ketiduran jadi tidak sempat berganti pakaian terlebih dahulu.jawab Rania menguap kembali.
__ADS_1
Yasudah kamu mandi dan cepat turun kebawah kita makan malam Papah sudah menunggu dibawah bersama kakak kamu.
iya Mah. " Rania mandi secepat kilat dengan waktu 15 menit dan sudah selesai dengan pakaian biasa.kemudian turun kebawah menghampiri keluarganya yang sudah menunggu dirinya.
~skip~ Gavin
sementara Gavin pun makan malam bersama Ayah dan juga Bundanya.
Vin, panggil Ayahnya. Hem, Gavin hanya menjawab dengan deheman saja. kamu kapan mau memberikan Bunda mantu kata Bunda nya tiba-tiba dan Gavin hanya melihat dengan tatapan Males. Hem nanti ya Bun."jawab Gavin.
kamu ini asal Ayah dan Bunda tanya selalu seperti itu emang kamu tidak mau memiliki pendamping hidup,"tanya Bunda.
Gavin belum menemukan yang pass aja Bun, Bunda sama Ayah tenang saja nanti Gavin pasti menikah kok tenang saja ya. jawabnya dengan senyuman kecut.
Makanya kamu jangan Galak-galak jangan bersikap dingin biar wanita mau sama kamu kata Ayah. Ayah ini apaan sih banyak yang mau sama Gavin cuma Gavin saja yang tidak mau.
__ADS_1