Terjebak Cinta Rania

Terjebak Cinta Rania
Ban mobil bocor


__ADS_3

Rania pun berada di parkiran bersama Dewi karena yang lainnya sudah pada pulang duluan setelah berpamitan tadi nya. namun Raka yang hendak pulang dan ingin memasuki mobilnya tak sengaja melihat wanita yang ia sukai


diperjalanan menuju pulang mobil yang dikemudikan oleh Rania pun mengalami kendala besar karena ban mobil nya yang tiba-tiba bocor begitu saja nampak raut wajah Dewi yang terlihat cemas karena merasa tidak enak dengan Rania.


lo kenapa? tanya Rania. tidak apa-apa kok Dewi menjawab simpul ucapan Rania. kalo lo tidak apa terus kenapa wajah lo seperti itu? Rania lagi-lagi melihat ekspresi Dewi yang begitu dilanda kepanikan jawab jujur? Rania mendesak Dewi untuk berkata jujur kepada nya. heum.. aku merasa tidak enak saja Ran maaf kata Dewi jujur. kenapa lo merasa tidak enak apa lo sakit tanya Rania dengan polos nya. bukan aku hanya saja merasa tidak enak karena kau mengantarkan aku pulang ban mobil nya jadi bocor "jawab Dewi dan Rania langsung memotong ucapan Dewi lo apaan sih gue kan cuma nganterin aja biar lo gak lama nunggu bis lama jadi gue tawarin lo pulang barengan sama gue! kalo soal mobil bocor lo tidak usah merasa tidak enak gue telpon Montir langganan gue dulu kita duduk saja di sana. hem baik lah " ujar Dewi merasa lega karena jawaban Rania yang begitu tulus.


kedua gadis ini pun duduk dideket warung tempat dimana mobil mereka bocor Dewi memesan kan minuman buat Rania sementara Rania menelpon montir. setelah selesai menelpon Rania mematikan sambungan telpon nya dan meletakkan kembali handphone nya di tas selempang nya yang ia gunakan setiap magang di kantor.


nah ini di minum dulu Ran lo pasti haus kan! tangan Dewi menyodorkan botol aku sedang dingin yang ia beli barusan tadi. oke Terima kasih "balas Rania.


Lagi-lagi Dewi dibuat kagum oleh sikap Rania yang begitu baik dan tulus kepada nya bahkan dia tidak seburuk perkataan pikiran nya.

__ADS_1


aku kira Rania ini orangnya sombong dan angkuh karena dia salah satu wanita pavorite di kampus Dewi kali ini berkata dalam hati.


bentar lagi montir nya datang lo mau kita pulang naik taksi aja atau nunggu montir datang saja" tanya Rania. nunggu saja lah Ran aku tidak enak jika harus meninggalkan lo di sini. tidak apa nanti lo dimarahin sama ibuk lo gimana karena pulang telat. tidak apa Ran soal ibuk gue yang urus nanti Dewi berkata pelan.


setelah mereka berbincang-bincang tidak berapa lama montir yang ditelpon Rania tadi pun datang dan langsung memperbaiki mobil milik Rania.


setelah ban mobil selesai diperbaiki Rania memberikan uang 2 lembar berwarna biru kepada sang montir dan montir pergi setelah mengucapkan Terima kasih kepada Rania.


setelah selesai mengantarkan Dewi Rania pergi ke sebuah supermarket untuk membeli beberapa cemilan karena ia akan menonton drakor nanti nya setelah tiba dirumah.


dan lagi lagi Rania bertemu dengan Gavin yang juga saat itu berada di supermarket Gavin sebenarnya sudah jatuh hati kepada Rania cuma kalah akan sikap gengsi nya sehingga membuat ia harus bertengkar jika bertemu dengan wanita cantik seperti Rania. harap maklum sajalah nama nya Gavin orang nya tampan namun yang membuat orang merasa kesal pada nya karena sikap sombongnya yang terlalu dingin bkepada siapapun.

__ADS_1


kejadian beberapa tahun lamanya Gavin berubah drastis karena ia ditinggal pergi oleh wanita yang sangat ia cintai bukan pergi karena meninggal namun pergi karena hati nya sudah di khianati eh wanita tersebut yang mengharuskan ia sedikit berubah, sangat disayang kan sekali.


***


ketika Rania akan mengambil coklat koko dari atas tempat dimana snack itu berada Gavin pun juga mengambil coklat yang sama sehingga membuat mereka tidak ada satu pun yang mengalah.


ini punya gue kata Rania. enak saja gue yang luan mengambil nya bantah Gavin lagi. tidakkkk!!! gue yang luan memegang nya kata Rania dengan nada dingin. tidak kau pergi ambillah yang lain karena coklat itu hanya tersisa satu saja. kau saja yang ambil biar ini buat gue Rania menjawab tidak Terima.


Rania Syailendra lo pergi saja ambil yang lain karena ini punya gue kata Gavin dengan angkuhnya. Rania pun melepaskan snack sereal koko nya dari tangan Gavin.


tunggu sebentar!? teriak Rania!! kenapa kau bisa tahu nama gue kata Rania dengan tatapan tajam. hei nona apa kau sudah tidak mengenali aku kata Gavin. gue tidak perlu mengenal lo, yang gue tanya dari mana lo bisa tau nama gue kata Rania. jangan sok akrab lo sama gue karena Rania benar tidak ingat dengan sosok pria tampan yang dalam pikiran nya hanyalah pria sombong dan angkuh itu saja.

__ADS_1


__ADS_2