Terjebak Cinta Rania

Terjebak Cinta Rania
Sekretaris baru bos Gavin


__ADS_3

setelah mandi dan membersihkan diri nya Rania pun tertidur dan tidak terasa sudah waktu nya makan malam namun Rania juga tidak kunjung bangun Rania ketiduran hingga dari sore tadi sehabis mandi dan sehabis sholat ashar.


gimana Mah udah bangun si anak manja itu tanya Adit. belum Pah mungkin kelelahan, Adit kamu tidak boleh berkata seperti itu Rania itu kan adik kamu satu satu nya. iya Mah Adit tau kok jawab Adit singkat.


setelah keluarga nya selesai makan malam Rania pun tidak kunjung bangun karena ketiduran mungkin kecapekan kali.


author aja siiihhh kalau seperti itu sihh pasti sudah sangat lelah bisa aja besok baru bangun.. heheh.


***


pagi ini pukul 8:00 Rania sudah tiba dikantor. hari ini Rania emang berniat datang lebih awal pagi ini.


Rania masuk kedalam ruangan nya dan mulai membersihkan meja tempat nya dan tidak lupa juga membersihkan ruangan. ya walau dikantor pasti ada tukang bersih bersih ruangan.


Rania termasuk salah satu orang yang sangat suka menjaga kebersihan hingga tidak heran jika diri nya juga cantik rapih dan juga wangi.


sembari menunggu yang lain nya datang tidak lupa diri nya mengerjakan tugas kemarin siang yang belum sempat diselesaikan oleh nya karena sudah waktunya jam pulang.


Rania berada di ruangan nya dengan beberapa tumpukan kertas. karyawan serta pekerja lainnya sudah datang begitu juga dengan sahabat nya.


" Hai Ran!! ..


sapa Tari anak magang dari Universitas lain.


" Eh Hai juga!!! balas Rania dan kembali fokus. gue kemeja dulu ya kata Tara pada Rania. hem iya jawab Rania singkat.


sementara di ruangan kerja nya Gavin juga sudah datang dan Gavin duduk melamun entah apa yang sedang dirinya pikirkan. hanya Tuhan lah yang tahu.


Gavin pun teringat kejadian beberapa hari yang lalu dan juga bulan lalu. dimana Gavin pertama kali bertemu dengan Rania wanita yang sudah membuat dirinya melayang-layang memikirkan sosok wanita cantik itu.


Gavin terus saja duduk dalam lamunan nya hingga tidak menyadari kedatangan Raka yang tiba-tiba saja masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


hal itu sudah biasa terjadi pada Raka ketika akan memasuki ruangan kerja Gavin.


Raka berniat menjahili sahabat nya serta sekaligus atasannya itu. Raka berulang kali memanggil Gavin tapi tidak ada sahutan.


Vin.. Vin.. Gavin.....


teriak Raka membuat Gavin terhenti dari lamunan nya.


apaansih lo ganggu aja " jawab Gavin dengan sinis. lo yang apaan gue panggil panggil dari tadi tidak menyahut dasar lo. kenapa lo lamunin apa lo hayoo. "Raka bertanya sambil kepo.


kenapa gue rupa nya? tanya Gavin balik. dasar gila lo, yang gue tanya lo ngapain melamun aja masih pagi ni pak bos awas kerasukan jin lo ucap Raka ceplos sambil tertawa.


lagi lamunin siapa lo. jangan bilang lo udah punya cewek "Raka berkata dengan gaya sok tau nya.

__ADS_1


sok tau lo jawab Gavin datar. suka ati gue la bukan urusan blo juga. ngomong ngomong lo ngapain disini tanya Gavin.


ngapain ya gue kesini ucap Raka berpura-pura lupa. Gavin hanya mendengus kesal dan menatap sahabat nya ini dengan tatapan malas.


biasa aja lo liatnya gausa sok dibuat serem gitu udah hapal gue sama wajah wajah orang seperti lo. kata Raka songong..


oh iya ntar sekretaris lo jam 9 gue bawa keruangan lo. gue cuma mau bilang itu aja. kalok gitu gue permisi ya bos Gavin yang dingin dan muka datar."ucap Raka seloroh.


Gavin menatap Raka dengan tatapan horor membuat Raka buru buru berlari keluar dari ruangan sahabat nya.


setelah Raka keluar dari ruangan nya Gavin mengumpat dengan kesal. dasar sialan tu anak ganggu gue aja. ucap Gavin dalam hati.


Raka pergi keruangan manajemen untuk menemui Rania karena Raka sudah memilih Rania sebagai sekretaris buat Gavin. Raka memilih Rania karena menurut nya Rania mampu menangani sikap Gavin yang cuek dan dingin itu.


permisi Nona Rania, eh maksud saya kamu Rania. Rania yang merasa dirinya disebut pun menoleh kan pandangan kedepan tepat berada di hadapan nya.


yang sudah berdiri Raka di depannya.


hem iya Pak Raka. bapak memangil saya. ada apa ya pak? tanya Rania.


begini saya meminta kamu mulai hari ini untuk menjadi sekretaris bos muda selama kamu magang disini.


Ttt-tapi pak."ucap Rania terbata-bata karena heran.


saya kan bukan jurusan sekretaris jadi saya tidak akan mampu dan saya juga tidak pantas " jawab nya sambil menundukkan kepala nya.


Iiya pak jawab nya lesuh.


Rania pun mengerjakan tugas nya dengan sangat cepat mungkin dan membuat ELsya bingung. kamu kok semangat sekali hari ini. tanya ELsya.


" eh mbak ELsya. iya mbak soalnya tadi pak Raka meminta saya menyelesaikan pekerjaan saya dan saya akan ditempatkan di ruangan baru.


loh kenapa. saya juga juga tidak tahu. tapi tadi pak Raka bilang saya akan jadi sekretaris bos muda. saya tidak tahu siapa bos muda di kantor ini "ucapnya jujur.


loh kamu serius. iya mbak saya serius.


ya kita tidak bisa se ruangan lagi dong. tapi kan kita bisa bertemu mbak.


' oh iya Ran. nanti kalau kamu jadi sekretaris bos pesan saya cuma satu. jangan buat bos marah karena bos muda itu terkenal cuek dan dingin dia tidak suka dengan orang yang tidak disiplin.'


iya Mbak Terima kasih sudah memberi tahu saya.


sama-sama.


tepat seperti yang Raka katakan tadi kepada Rania jam 9 dia akan kembali. Raka datang keruangan Rania dan mengajak nya untuk berberes.

__ADS_1


Nona Rania apa sudah selesai dengan pekerjaan nya.


sudah pak jawab Rania pelan


yasudah bereskan barang barang kamu dan ikut dengan saya.


iya Pak


Rania membereskan barang-barangnya dan setelah itu pergi mengikuti Raka dari belakang setelah berpamitan izin kepada Elsya.


Riska adalah anak magang dari Universitas Brawijaya yang sudah menyukai Gavin. melihat Rania keluar dari ruangan dan masuk kedalam ruangan bos.


Riska tertawa karena mengira bahwa Rania akan dikeluarkan.


yes anak sok kecantikan itu akhirnya di keluarkan dari perusahaan ini.


siapa suruh sok cantik dan menebar pesona dikantor ini. ucap nya sambil tertawa pelan.


Rania sudah berada di dalam ruangan Gavin bersama Raka.


sementara Raka masih duduk di kursi besar nya menghadap belakang memunggungi Raka dan Rania.


bos ini saya sudah membawa kan sekretaris pengganti buat bos ucap Raka sopan. iya jawab Gavin dan kemudian memutar kursi nya menghadap kearah Raka dan Rania.


Gavin terkejut orang yang dibawakan oleh sahabat sekaligus orang kepercayaan nya ternyata adalah wanita yang sudah membuat nya jatuh hati.


ini orang nya ucap Gavin dingin. iya Vin.


Rania pun betapa terkejut ternyata dirinya akan menjadi Sekretaris pribadi Gavin.


sosok pria sombong dan angkuh menurut nya.


Rania kaget dan terkejut bukan karena apa, tetapi dirinya terkejut karena bos nya adalah Gavin. karena kemarin dirinya mengatai Gavin sebagai pekerja biasa diperusahaan ini.


aduh cowok ini. mampus gue bisa diberi nilai jelek nih gue ucap nya dalam hati.


Nona Rania mulai hari ini dan seterusnya anda lah sekretaris pribadi bos Gavin saya harap Nona bisa bekerja dengan baik.


iya Pak jawab Rania sopan.


Gavin merasa heran dengan sikap Rania. karena tidak biasa nya.


hem baiklah kalau gitu saya tinggal keluar selamat bekerja dan semangat ucap Raka sambil memegang pundak Rania.


dan Rania hanya membalas dengan senyuman saja.

__ADS_1


setelah Raka keluar tinggallah Rania dan Gavin.


......Bersamabung......


__ADS_2