TERJERAT CINTA OM DAVID

TERJERAT CINTA OM DAVID
Yes, dengan senang hati sayang rapat ditemani om kesayangan aku.


__ADS_3

David ngajak Amanda untuk menghadiri rapat, membuat Amanda langsung siapin documents yang akan dibutuhkan nanti.


" Aku saja yah yang temani kamu ketemu cline, tidak usah Iis yah" Ucap David melihat Amanda merapih kan dokumen yang dibutuhkan


" Yes, dengan senang hati sayang rapat ditemani om kesayangan aku."Ucap Amanda langsung jalan menuju David yang sudah siap jalan


" Sayang, yuk jalan" Lanjut David gandeng tangannya Amanda untuk jalan menuju depan kantor


Dilain sisi, Sejujurnya Putri merasa malu dan tidak enak hati, lagi enak enaknya kerja harus istirahat karena sudah merasa lelah.


" Bunda istirahat saja ditemani Arini dan Freya, jika kondisi Bunda sudah membaik baru bisa kembali kerja yah" Ucap Ilham yang tidak ingin protes, apa lagi sekarang Putri lagi hamil tentunya akan lebih mudah cape, dibandingkan biasa saja.


" Maaf yah ayah, padahal lagi tanggung padahal pekerjaan bunda nya, tapi badan yang tidak bisa diajak kompromi sama sekali, jadi merepotkan ayah jadinya" Ucap Putri sedih, padahal tidak setiap hari Ilham memberikan kesempatan kerja di kantor, sekali kerja sudah tidak bisa berlama lama membuat desai.


" Sudah jangan bicara yang tidak tidak sayang, sekarang ke kamar dan istirahat jangan ngobrol bersama Arini yah" Tegas Ilham, yang ingin memastikan Putri bener bener tidur


' Iyah iyah" Lanjut Putri pasrah, Putri langsung jalan ke ruang istirahatnya Ilham, dan meninggalkan Ilham kerja sendirian.


Ilham melihat Putri jalan ke kamar untuk istirahat, merasa lega karena tidak tega jika paksain Putri untuk bekerja padahal kondisinya mulai tidak sehat, Ilham melanjutkan pekerjaannya

__ADS_1


Dilain sisi, Dela melihat anaknya Adi di pinggir jalan, membuat Dela langsung meminggirkan mobilnya, dan  langsung keluar dari mobil jalan menuju anaknya Adi.


" Loh kamu ada disini? bukannya disuruh naik taxi online?" Tanya  Dela melihat anaknya Adi yang masih ada di jalan seperti ini


" Eh tante baik, iyah tadi ayah memang suruh naik taxi online, tapi kan uang ongkosnya tidak ada, sedangkan uang jajan cukup buat angkutan umum saja" Ucap anak nya Adi terus terang


" Astaga, terus kaka dan adik kamu mana?" Tanya Dela tidak tega melihat anaknya Adi masih dijalan seperti ini


" Mereka sudah pulang duluan tante, mereka naik angkutan umum, sekolah saya kan beda dengan saudara saya" Lanjut Anak nya Adi, yang terpaksa pulang sendirian, selama ini Adi yang sering jemput walaupun masih jam kerja tapi diijin kan untuk jemput anaknya sekolah, walaupun membuat Adi pulang kerja jam tujuh malam, karena mengganti jam kerja.


" Astaga, yah sudah kamu sekarang bareng tante saja yah, kamu sudah makan?" Tanya Dela, Dela melihat jam di tangannya, sudah mau jam dua siang


" Ya sudah, sekarang masuk kedalam mobil tante, dan kita beli makan yah, kita bungkus juga untuk kaka dan adik kamu di rumah" Lanjut Dela tidak tega membiarkan anak kecil, harus menahan lapar karena harus memilih naik angkutan umum dari pada beli makan


" Mau tante, terimakasih yah atas bantuannya" Lanjut anaknya Adi merasa bahagia, karena lagi lagi Dela memberikan bantuan makanan untuk anaknya Adi


Dela langsung jalan menuju  mobilnya dan diikuti anaknya Adi langsung masuk kedalam mobil dan beli makanan untuk anak anaknya Adi di rumah, sebelum kembali ke kantor.


Dilain sisi, Amanda merasa bahagia sekali, karena desain yang dibuatnya diterima oleh cline nya, David melihat Amanda mendapatkn proyek besar merasa bangga melihatnya, David tidak ragu lagi dengan kemampuan Amanda dalam hal pekerjaannya.

__ADS_1


" Proyek kesekian kalinya kamu dapatkan sayang, aku bangga sekali sayang, dengan prestasi yang kamu buat, selalu berhasil" Ucap David bangga melihat kemajuan Amanda dalam hal pekerjaannya, selalu ada peningkatan yang dilakukannya


" Iyah sayang, alhamdulillah sekali, karena aku suka membuat desain bangunan membuat aku termotifasi untuk harus selalu berhasil dalam pekerjaan sayang, karena perjuangan membuatnya tidak lah mudah sayang." Ucap Amanda bahagia, karena mendapatkan pujian dari David langsung dan selalu bisa membuat David bangga dengan hasil yang dikerjakannya selalu berhasil.


" Aku selalu bangga dengan perkembangan prestasi kamu, dalam hal pekerjaan kamu sayang, sebagai pemimpin memang harus seperti ini sayang, harus ada peningkatan dalam hal pekerjaannya sayang." Lanjut David, David pun sama seperti Amanda selalu merasa bangga setiap proyek yang dikerjakan dan diterima clien nya,


" Terimakasih sayang" Lanjut Amanda bahagia, mendapatkan pujian langsung dari David, Amanda langsung ajak David untuk kembali ke kantor untuk menjalan kan pekerjaan lagi.


David langsung pegang tangannya Amanda untuk jalan bareng menuju  mobil dan langsung kembali ke kantor.


Dilain sisi, Vivi kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaannya, setelah makan sendirian di cafe, melihat pengunjung cafe kebanyakan bersama pasangannya masing masing.


" Seperti nonton film romantis selama ada di cafe ini, kesal sekali melihatnya" Protes Vivi kesal, Vivi langsung menjalan kan mobilnya meninggalkan cafe yang kebanyakan anak muda yang nongkrong bersama pasangan masing masing.


Dilain sisi, David melihat Amanda langsung fokus bekerja, diam diam mengambil fotonya Amanda saat Amanda melihat komputernya di meja kerjanya.


" Melihat Amanda fokus seperti ini, kok jadi tidak tega yah membiarkan Amanda tidak melanjutkan pekerjaannya, karena menikah dengan saya. astaga kenapa jadi labil seperti ini sih" Batin David jadi bimbang, antara membiarkan Amanda tetep bekerja, atau menginginkan Amanda jadi ibu rumah tangga biasa setelah menikah.


David kembali bekerja setelah ambil fotonya Amanda, supaya tidak labil karena fikirannya sendiri, dan tidak merusak fokusnya David dalam mengerjakan pekerjaannya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2