TERJERAT CINTA OM DAVID

TERJERAT CINTA OM DAVID
Kamu cari ini sayang


__ADS_3

Amanda melihat alarm dari hanphone nya, sudah menunjukan pukul lima subuh, Amanda pelan pelan bangun dan jalan menuju kamar mandi, cuci muka dan siap siap untuk masak, Amanda melihat David belum keluar dari kamarnya, membuat Amanda membiarkan David untuk tidur, dan Amanda jalan ke dapur untuk melihat apa yang bisa dibuat untuk sarapan paginya.


" Astaga, bangun pagi pagi,lupa tidak bawa makanan sama sekali kesini, terus sarapan apa dong, tidak romantis sama sekali sih, padahal mumpung lagi nginap seperti ini, eh tidak jadi masak" Protes Amanda kesel, karena kemarin habis makan malam tapi tidak ingat bawa makanan sama sekali.


Amanda jalan pelan menuju kamarnya lagi, karena percuma lama lama di dapur tapi tidak ada makanan sama sekali, Saat Amanda buka pintu langsung dipanggil oleh David yang tiba tiba keluar dari kamarnya.


" Kamu cari ini sayang" Ucap David, kasih lihat kantong plastik berisi makanan, semalam David menahan nafsongnya cukup lama membuat David merasa lapar, akhirnya semalam David pergi turun kebawah dan ke supermarket untuk beli sarapan bersama Amanda.


" Kok bisa punya makanan sayang? memangnya semalam om beli makanan? kok tidak ajak aku sih untuk beli makanan." Protes Amanda kesel, karena ternyata semalam ditinggal sendirian walaupun cuman sebentar


" Maaf sayang, aku lapar malam malam, yah sudah aku turun sebentar ke supermarket untuk beli makan dan beli roti untuk sarapan pagi kita, sudah jangan cemberut lagi, sekarang kita sarapan dan setelah itu siap siap untuk berangkat kerja yah" Ucap David tidak mungkin bilang yang sebenarnya ke Amanda, bisa bisa Amanda minta pulang karena ketakutan, saat tahu semalam David tersiksa karena hayalannya sendiri.


" Baik lah, aku sebel sama om, karena tidak jujur sama aku, untungnya aku ditinggal sendirian di apatermen, masih aman bukan nya di rumah tentunya bahaya kan" Protes Amanda kesel, karena tidak biasa ditinggalin sendirian di rumah seperti ini.


" Iyah maaf sayang, sudah makan yuk, supaya saat kerja tidak lapar kita" Lanjut David langsung pegang tangannya Amanda, dan ajak Amanda jalan menuju dapur, untuk sarapan roti bersama, dan David juga beli susu untuk Amanda minum sambil makan roti.


Amanda pasrah ikut dengan David untuk sarapan bareng, walaupun kesel tapi tetep mau sarapan bareng, dan siapin sarapan untuk David, David yang melihat Amanda mau siapin sarapannya merasa bahagia sekali.

__ADS_1


Dilain sisi, Putri siapin baju kerja untuk Ilham, membiarkan Ilham mandi duluan untuk siap siap berangkat kerja.


" Bunda, tadi tidak jadi olahraga paginya tidak marah kan sayang?" Tanya dan goda Ilham, Ilham sadar selama Putri hamil, tidak berani memaksa Putri selama bukan Putri sendiri yang minta.


" Santai saja sayang, aku tidak paksa untuk tetep melakukan olahraga nya kok, justru terimakasih karena ayah lebih pentingkan anak kita, dari pada ego ayah sendiri." Ucap Putri memberikan seragam kerjanya Ilham


" Yah itu sih wajib sayang, aku tidak ingin paksa keadaan kok." Lanjut Ilham, sudah terbiasa mengalah, semenjak Ilham menyandang status ayah angkat untuk Putri, selalu berusaha untuk memahami Putri dan prioritas kan kebahagiaan Putri, sampai sekarang menjadi suaminya pun tidak pernah egois dalam bersikap maupun ucapan ke Putri.


Putri bantuin Ilham pakai kan dasinya Ilham, membuat Ilham merasa bahagia mendapat kan perhatian dari istri tercinta setiap kali berangkat kerja.


Dilain sisi, Vivi periksa kondisi mobilnya, sebelum berangkat ke kantor, supaya tidak mengganggu aktifitasnya hari ini.


Dilain sisi, Dela sebelum berangkat kerja datang ke rumahnya Adi, untuk memberikan sarapan buat anak anaknya Adi yang pasti pagi pagi tidak ada lagi yang membuat kannya sarapan.


" Ada Tante Dela, Tante Dela bawa apa?" Tanya Anak nya Adi bahagia melihat Dela pagi pagi datang ke rumahnya


" Bawa sarapan untuk kalian, apa kalian sudah makan?" Tanya Dela melihat anaknya Adi, yang terlihat bahagia dengan kehadiran Dela.

__ADS_1


" Belum Tante, ayah kita masih sibuk mandiin adik saya, yah sudah masuk kedalam yuk." Lanjut Anak nya Adi bahagia, karena ada yang mau memberikan perhatian untuk ayah nya dan anak anaknya juga.


Dela langsung melepas sepatunya dan ikut masuk kedalam rumahnya Adi, Dela minta anaknya Adi untuk sarapan di ruang tamu saja, karena tidak enak jika harus sarapan didalam rumah.


Dilain sisi, Amanda yang sudah siap berangkat kerja, pertama kalinya berangkat langsung bersama David membuat Amanda bahagia sekali, karena keluar dari apartemen di gandeng oleh David.


" Sayang, berarti pagi ini om langsung kebagian dewan pengawas?" Tanya Amanda melihat David


" Iyah sayang, aku sudah kirim chat karyawan disana, memang sengaja dewan pengawas tidak ada manajernya sama sekali, pengawasan perusahaan selama ini dipegang oleh HRD, jadi setiap aku ke sini yah sudah aku melakukan rapat dengan manajer HRD dan beberapa karyawan bagian dewan pengawas sayang. Dan Alhamdulillah disaat Ilham memberikan kepercayaan aku yah sudah dengan mudahnya aku bisa menjadi manajer dewan pengawas sayang." Penjelasan David terus terang, sampai sekarang Ilham pun belum mempercayai posisi penting bagi perusahaannya.


" Pantes saja sayang, pas aku ke bagian itu tidak ada yang bertanggung jawab, alasan mereka pun tidak jelas, dan sekarang aku baru mengerti. Memang betul posisi itu tidak mudah untuk diberikan ke orang lain, apa lagi om dan om Ilham jarang ke sini kan. Tapi Alhamdulillah semenjak ada aku dan om bisa langsung memantau jalannya perusahaan itu, dan Alhamdulillah tidak ada tikus berdasi om." Lanjut Amanda yang baru faham, kenapa posisi terpenting di kantornya Ilham tidak ada yang bertanggung jawab sama sekali.


David memang bersyukur karyawannya bersih semua, walaupun jarang diawasi secara langsung oleh David dan Ilham, David ngajak Amanda untuk masuk kedalam mobil duluan baru David nyusul jalan muter ke tempat duduknya.


Dilain sisi, Margaretha teriak dari dalam kamarnya, karena kesiangan untuk berangkat kerja, Margaretha langsung siap siap untuk berangkat kerja, Margaretha baru ingat jika kedua orang tuanya lagi tidak ada di rumah, jadi tidak ada yang bangunin Margaretha.


" Astaga, bangun kesiangan tapi lumayan sih tidak ada yang tegur secara langsung juga walaupun telat datang." Ucap Margaretha yang merasa bersyukur karena tidak ada yang negur jika kesiangan datang ke kantor, karena sekarang Margaretha atasan di kantornya.

__ADS_1


Margaretha sempet sempetnya makeup sebelum berangkat kerja, supaya terlihat cantik walaupun bangun kesiangan seperti ini. Setelah makeup Margaretha langsung siap siap berangkat kerja, dan memastikan penampilannya bersih dan rapih sebelum ketemu dengan karyawannya.


__ADS_2