
Dela, Vivi, dan Margaretha. akhirnya bisa menikmati lagi masakan bunda nya Amanda, Dela semanjak Deket dengan Amanda selama kerja bareng, jadi sering menikmati masakan bunda nya Amanda setiap main ke rumah.
" Masakan yang di rindukan kita nih, enak sekali rasanya bikin kangen terus bunda." Ucap Dela yang sudah lama tidak menikmati masakan bunda nya Amanda, semenjak pada kerjanya jauh jauh.
" Terimakasih Dela pujiannya, bisa saja Dela ini yah, oh yah sekarang kalian sudah punya pacar belum nih?" Tanya Bunda nya anda penasaran dengan kissah asmara temen temennya Amanda
" Vivi sih lagi Deket dengan cowok yang jualan cemilan, setiap hari ada saja modus Vivi untuk bisa ketemu bunda." Ucap Vivi malu lagi PDKT dengan cowok
" Margaretha sih belum ada bunda, masih setia jomblo." Ucap Margaretha yang belum merasakan jatuh cinta dengan siapapun
__ADS_1
" Dela lagi Deket dengan karyawan barunya Dela, yang sering Dela bantu bunda, lama lama mulai nyaman didekatnya. dari rasa tidak tega eh lama kelamaan jadi rasa suka bunda sampai sekarang." Ucap Dela malu karena mencintai karyawan sendiri, tentunya tidak lah mudah dilakukan oleh Dela karena menjadi bahan pembicaraan disekitar karyawan kantor.
" Bunda mengerti perasaan kamu Dela, memang untuk mencintai karyawan sendiri itu tidak mudah untuk dijalani, apa lagi ceweknya atasan cowoknya jelas jadi bahan pembicaraan karyawan karyawan kantor dan pembicaraan lebih banyak yang negatif nya." Lanjut Bunda nya Amanda, pacaran dengan atasan sendiri saja dibicarakan hal hal negatif untuk ceweknya, apa lagi karyawan cowok mencintai atasan cewek sama saja akan ada banyak ucapan negatif yang diterimanya.
" Kalo baik yah tidak ada salahnya kamu terima cintanya Dela, selama kalian saling mencintai, jangan malu dengan menjalani hubungan diantara kalian." Ucap Amanda yang ingin melihat sabatnya merasakan jatuh cinta dan saling mencintai.
" Apa lagi cowoknya cakep, jangan ditolak, dan duda lagi biarin saja dapat duda asal cowoknya baik, anak anaknya setuju dan penurut kenapa tidak membahagiakan anak yatim dengan hubungan orang tuanya bisa bersatu kan." Lanjut Vivi yang tidak keberatan jika Dela mendapatkan duda, yang penting bisa membuat Dela bahagia kenapa tidak dijalankan saja hubungannya.
" Iyah dia Amanda, saya tidak tega melihat anak anaknya yang masih kecil tapi membutuhkan bantuan dari orang lain. yah sudah saya bantuin terus, lama kelamaan saya nyaman didekat anak anaknya dan bapak nya." Lanjut Dela terus terang, Dela tidak pernah membayangkan mencintai orang yang baru dikenal, dan awalnya sekedar menolong tapi lama kelamaan perasaan itu berubah seiring berjalannya waktu.
__ADS_1
Amanda melihat temen temennya ada ada saja, Deket dengan cowok, yang baru dikenalnya. Amanda berharap temen temennya bisa diajak serius dan selalu diajak bahagia dengan laki laki pilihan hatinya.
Dilain sisi, Putri dan Ilham merasa merasa bahagia sekali, karena setelah melakukan cek kandungan, Putri minta ditemani beli banyak makanan.
" Bunda mau makan apa sayang? bilang saja ke ayah, mumpunng kita lagi dijalan sayang?" Tanya Ilham pelan, Ilham pegang perutnya Putri yang masih rata.
" Makan masakan Sunda ayah, bunda lapar sekali ayah, padahal baru dua jam yang lalu makan." Ucap Putri membiarkan Ilham pasangkan sabuk pengaman untuk Putri.
" Siap sayang, meluncur untuk cari restoran masakan Sunda." Lanjut Ilham Bahagia, karena moodnya Putri bener bener bikin tenang, karena Putri tidak emosi lagi saat ingat Putri tidak diajak ke rumahnya Amanda bersama temen temennya.
__ADS_1
" Alhamdulillah melihat Putri seperti ini, membuat saya ikut bahagia, dari pada melihat Putri sedih karena kesel tidak diajak pergi jadi kasihan lihatnya." Batin Arini ikut bahagia karena melihat Putri dan Ilham kembali romantis seperti sekarang
Ilham mencium keningnya Putri sebelum menjalankan mobilnya, untuk mencari restoran masakan Sunda, supaaya Putri bisa makan sampai kenyang.